Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

Kamis, 31 Januari 2019

Lima Pertimbangan Memilih Smartphone Andalan

23.02 33 Comments

Membeli smartphone itu tidak seperti membeli baju, begitu ada yang eyecacthing lansung ambil. Namun ada banyak hal yang harus ditelisik terlebih dahulu. Enggak mau kan sudah beli baru eh enggak tahunya cuma bisa download sedikit aplikasi karena RAMnya kecil. Atau malahan desainnya sudah kece badai eh cepat habis baterai, bisa bikin mati gaya kalau begini.

Makanya membeli barang yang satu ini tuh sudah ibarat kayak memilih jodoh, Harus dipertimbangkan bibit, bebet dan bobotnya agar mendapatkan yang terbaik. Kalau smartphone ya enggak segitunya juga ya. Namun kita tetap harus menetapkan standar smartphone yang akan menjadi gadget andalan kita.

Ngomong-ngomong soal standar saya juga memiliki pertimbangan tersendiri sebelum membeli smartphone. Nggak banyak sih cuma lima saja.

  1. RAM
Hari gini Ram satau atau dua GB itu sudah uzur. Coba deh lihat lagi gawai lama yang RAM nya segitu. Bisa download apa? Pasti banyak aplikasi yang sudah tidak tersisa, palingan tiga sampai lima aplikasi saja. Makanya saya selalu ngecek RAM yang minimal 3GB agar bisa senang menyusuri playstore dan mendownload aplikasi pilihan yang sekarang makin ciamik.

2.            Kamera
Zaman now kamera smartphone sudah menjadi andalan untuk selfie. Kamera menjadi pertimbangan tersendiri. Yah nggak usah tinggi-tinggi banget lah. Minimal 13 MP kamera belakang dan 5 MP untuk kamera depan.

3.            Baterai
Kami sekeluarga memiliki hobi jalan-jalan. Makanya untuk pilihan baterai sebisa mungkin memiliki daya yang besar. Jadi pas sampai di tempat tujuan jangan sampai baterai malah ngedrop kalau kayak gini gimana mau mengabadikan momen seru ya…. Nah untuk yang satu ini cobain deh pilih smartphone yang memiliki daya minimal 4000 mAh.

4.            Speaker
Saya termasuk yang suka menonton video baik yang lucu maupun demo masak. Nah agar bisa lebih dimanjakan dengan tontonan video tentu smartphone juga harus ditopang dengan speaker yang mumpuni. Supaya tidak sakit telinga ketika mendengarnya berbunyi hehehe.

5.            Harga
Jadi tidaknya membeli sebuah barang tergantung pada satu hal ini. Jadi tetapkan budget sebelum membeli. Namun tetap harus rasional dalam menetapkannya, jangan mau fitur yang high class tapi harganya terlalu rendah. Kalau saya sih untuk sementara ini budget tertinggi adalah 3 juta rupiah. Nggak ketinggian dong ya karena dua tahun lalu saya sudah membeli gawai dengan harga di kisaran 2,5 juta rupiah boleh dong kali ini naik kelas.



Nah ngomong-ngomong soal fitur tadi saya jadi kesengsem dengan sebuah smartphone yang masuk dalam kriteria saya. Yaitu Asus Zenfone Max M2. Memangnya apa saja kelebihannya sampai bisa dibuat kesengsem?

  1. RAM
Seperti yang sudah saya sebutkan tadi, RAM minimal 3GB adalah batas standar. Nah Asus Zenfone Max M2 ini memiliki dua macam RAM. Ada yang 3GB dengan memori internal 32 GB dan 4 GB dengan memori internal 64GB. Masuk ya…

2.            Kamera
Kalau kamera Asus Zenfone Max M2 ini sebenarnya bukan fitur unggulan. Hanya saja bagi saya sudah cukup masuk kriteria. Yaitu kamera belakang 13 MP dan kamera depannya 8 MP. Istimewanya lagi baik kamera depan maupun kamera belakang dilengkapi dengan lampu blitz.

3.            Baterai

Baterainya tak dinyana memilki daya 4000mAh. Dilansir dari situs resmi asus, Asus Zenfone Max M2 ini bisa tahan hingga tiga hari dalam kondisi standby, dan bahkan tahan hinga 8 jam untuk memainkan game Free Fire, game bawan dari gawai ini. Wah asyik banget dong kalau baterai bisa tahan lama. Gak bakala mati gaya saat bepergian jauh ataupun tidak perlu repot menenteng powerbank kemana-mana saat plesiran.

4.            Speaker
Audio Asus Zenfone Max M2 ini bakalan memanjakan telinga kita karena sudah menggunakan 5 magnet speaker dengan lapisan metal dan amplifier NXP dengan distorsi rendah. Gak bakalan malu-maluin deh karena suaranya

5.            Harga
Ternyata eh ternyata, gawai ini memiliki harga yang terjangkau lho dengan kedahsyatannya itu. Soalnya dari budget yang saya tetapkan masih ada kembaliannya. Itu artinya harganya enggak sampai 3 jutaan. Wuih menang banyak nih.

Tapi bukan hanya itu lho kelebihannya masih banyak yang mau saya ulas mengenai Asus Zenfone Max M2 ini.

  1. Prosesor
Smartphone yang satu ini mengusung prosesor Quacomm Snapdragon 632. Prosesor ini merupakan upgrade dari Qualcomm Snapdragon 625 yang terkenal memiliki performa tinggi namun hemat daya dan tidak panas. Jelas sangat mumpuni dan merupakan kolaborasi yang pas dengan baterai yang besar.Pantas aja daya tahannya cukup lama ya. 

Oya handphone ini juga sudah didukung fast charging untuk pengisian dayanya. Jadi cukup charge selama 2 jam dan baterai 4000 mAh itu akan penuh. Selain itu sistem androidnya yang sudah menggunkan andorid oreo atau 8.0 sangat ringan untuk bermain game. Wah klop banget nih.

2.            Layar
Layar Asus Zenfone Max M2 memiliki lebar layar 6,3 inch. Cukup lebar ya, namun meskipun demikian tetap nyaman digenggam karena memiliki rasio 19:9. Layarnya juga didukung HD+ lho jadi bakalan memanjakan mata saat video streaming maupun bermain game.

3.            Desain

Desain Zenfone Max M2 ini cukup tipis hanya 7,7 mm saa ketebalannya. Wah enggak bakalan bikin saku membesar ya. Selain itu bagian belakangnya merupakan metal body yang berkesan kokoh. Ada tiga pilihan warna yang dapat dipilih yaitu Hitam, Biru dan Silver.

4.            Triple Slot

Nah yang ini kita bakalan lebih dimanjakan lagi. Ada triple slot dimana terdapat satu slot untuk kartu Micro SD hingga 2TB dan dua slot untuk kartu SIM yang bisa digunakan sekaligus.

5.            Kemananan
Kini Asus Zenfone Max M2 sudah memiliki sistem pengenalan wajah yang memungkinkan untuk membuka smartphone hanya dengan melihatnya saja.  Selain itu sensor sidik jari juga dipasang pada gawai ini yang hanya memerlukan waktu 0,3 detik untuk membukanya. GPL ya Gak Pake Lemot hehehe.


Nah itu dia keunggulan yang ada pada Asus Zenfone Max M2 yang menurut saya sudah menjadi smartphone idaman. Meskipun saya sekarang sudah tidak getol nge-game lagi namun performa baterai dan prosesornya cukup mumpuni dan harganya itu lho cukup terjangkau. Apalagi buat emak-emak ASN seperti saya yang senang jualan dan hobi jalan-jalan ini





Nah ini dia spesifikasinya.
Prosesor
CPU:Qualcomm® Snapdragon™ 632 Mobile Platform with 14nm, 64-bit Octa-core Processor
GPU:Qualcomm® Adreno™ 506
RAM
 LPDDR3 3GB / 4GB
Ruang Simpan
32GB / 64GB
Layar
6.3-inch HD+ (1520 by 720) IPS display
88% screen-to-body ratio
Front 2.5D curved glass
Capacitive touch panel with 10 points multi-touch
Slot
Triple slots: Dual SIM & one microSD card
Slot 1: 2G/3G/4G Nano SIM Card
Slot 2: 2G/3G/4G Nano SIM card
Slot 3: Supports up to 2TB microSD card
Kamera Belakang
13MP
F1.8 aperture
26mm equivalent focal length in 35mm film camera
Phase-detection autofocus
LED flash
AI Photography:
AI Scene Detection in 13 types: people, food, dog, cat, sunset, sky, green field, ocean, flower, plant, snow, stage, text
Camera modes:
Auto
Beauty
Portrait
Pro
HDR
Sports
Night
9 various filters

2nd Camera:
2MP
Depth sensing
Kamera Depan
8MP
F2.0 aperture
26mm equivalent focal length in 35mm film camera
Softlight LED Flash
Face recognition unlock
Camera modes:
Auto
Beauty
Sports
Night
9 various filters
Navigasi
GPS, AGPS, GLONASS
Sensor
Rear fingerprint sensor (0.3 seconds unlock, supports 5 fingerprints), Accelerator, E-Compass, Gyroscope, Proximity sensor, Ambient light sensor
Baterai
4000 mAh
Sumber Gambar: Website resmi ASUS

Rabu, 16 Januari 2019

Liburan Tapi Tetap Kerja? Lakukan Lima Hal Ini Agar Tetap Asyik

10.22 17 Comments
Liburan memang selalu dinanti. Kapan lagi bisa jalan ramai-ramai dan menikmati suasana baru. Namun yang namanya pekerjaan tidak pernah ada habisnya. Apalagi pekerjaan online yang bisa dikerjakan dimana saja. Agar liburan tetap asyik meski ada pekerjaan saya melakukan lima hal ini.

1. Tidak Melakukan Perjalanan Malam
sumber gambar:pixabay

Yang namanya liburan itu nggak afdol kalau tempat yang dikunjungi dekat rumah. Inginnya ya yang lebih jauh walaupun kadang kalau dipikir-pikir objek wisatanya mirip sih hihihi. Dulu kami sering melakukan perjalanan di malam hari, namun perjalanan malam hari ternyata banyak ruginya.
Pertama tidak bisa menikmati pemandangan alam di sekitar, kedua badan lebih lelah karena tidur dalam posisi duduk, lebih-lebih suami yang nyopir malah nggak tidur dan ketiga saya nggak bisa nulis.

Gimana mau nulis ya, di mobil memang Si Bungsu yang baru 2 tahun sambil elus-elus Si Tengah yang masih 4 tahun. Yah jadinya nggak bisa megang smartphone maupun laptop.
Berdasarkan pengalaman ini sekarang dalam membuat perencanaan liburan kami berusaha menghindari perjalanan di malam hari. Meskipun menyebabkan perjalanan lebih lama namun tetap santai dan tidak terlalu capai. Sayapun bisa kerja plus nulis di malam hari hihihi.

2. Siapkan Paket Data

Kita tidak pernah tahu akan mendapatkan wifi  dimana, ya kalau ada, kalau enggak? Bisa mati gaya. Makanya usahakan selalu menyediakan paket data sebelum bepergian. Jadi ketika pekerjaan itu datang sewaktu-waktu kita akan selalu update.

Jika di rumah atau di kantor memang sudah ada wifi membeli paket data secukupnya saja. Tidak perlu membeli yang terlalu besar karena biasanya ada batas waktu pemakaian data. Daripada mubazir mending dibelikan yang lain

3. Alokasikan Jam Kerja
sumber gambar:pixabay

Ingat kita saat ini sedang liburan. Butuh fisik yang kuat sehingga memerlukan asupan gizi dan istirahat yang cukup. Jangan sampai gara-gara pekerjaan kita menyepelekan istirahat. Bisa tekor badan. Harusnya senang-senang malah jadi meriang.

Agar hal tersebut tak terjadi kita harus memiliki alokasi waktu kerja saat liburan. Misalnya jam 3-4 dini hari untuk kerja, jam 9 malam sudah mulai tidur bersama anak-anak. Sehingga waktu istirahat tetap terpenuhi meski sedang liburan sambil bekerja.

Usahakan dalam waktu satu jam pekerjaan kita sudah selesai atau minimal 50 persen. Jadi besoknya bisa selesai. Karena kalau tidak dijadwal dan ditargetkan biasanya kita akan menghabiskan malam untuk kerja dan tidak memikirkan kesehatan diri.

4. Konsumsi Suplemen
sumber gambar: pixabay

Bagi yang tidak biasa traveling, bisa saja kelelahan karena seharian digunakan untuk beraktivitas di luar ruangan. Ditambah bangun pagi-pagi untuk menyelesaikan pekerjaan. Tentu menambah berat beban tubuh kita.

Untuk itu kita perlu mengonsumsi suplemen untuk menambah daya tahan tubuh. Suplemen ini ada banyak dan dijual di apotek. Tinggal pilih saja mana yang cocok.

5. Jangan Lupa Bawa Laptop

Namanya juga kerja online, kemana-mana ya harus bawa gadget termasuk yang satu ini. Laptop wajib dibawa karena bekerja di laptop kadang lebih leluasa daripada bekerja melalui smartphone. Meskipun kadang laptop membuat barang bawaan lebih banyak, tapi tak mengapa kan daripada pekerjaan tidak dapat diselesaikan.

Nah itu dia lima tips liburan tetap asyik meski sambil bekerja semoga bermanfaat.


Sabtu, 12 Januari 2019

Manajemen Hutang, Resolusi 2020 Bebas Hutang

23.46 0 Comments

Dua tahun silam saya mengikuti sebuah kelas bayar suka-suka yang diadakan oleh Indscript. Judulnya The Power of Celengan. Kelasnya langsung dipandu mentor kece The Indari Mastuti. Waktu itu saya masih kondisi cuti setelah melahirkan anak ketiga. Dan alhamdulillah materi langsung bisa dipraktekkan.

Dalam training tersebut dibahas bagaimana sebuah celengan bisa untuk memenuhi kebutuhan masa depan, melunasi hutang, memotivasi kita untuk bekerja lebih keras dan cerdas. Hah?! Bagaimana bisa sebuah celengan dapat melakukan banyak hal untuk perbaikan diri?

Jadi begini sodara-sodara, uang yang akan kita masukkan celengen itu sudah ada alokasinya untuk apa. Misalnya biaya anak sekolah, perkirakan berapa biaya pembangunan untuk masuk sekolah beberapa tahun ke depan, breakdown keperluan tersebut boleh dalam hari, minggu atau bulan. Misalnya anak saya yang mau masuk SD uang pembangunannya 4 juta. Maka dalam setahun saya harus menabung kurang lebih 350 ribu rupiah per bulan selama 12 bulan.

Keperluan kita kadang kan nggak cuma satu, misalnya yang satu lagi beli lemari seharga 3 juta dalam waktu 6 bulan ke depan. Maka saya harus menabung 500 ribu per bulan. Dan keduanya disimpan dalam celengan yang berbeda. Celengan tersebut harus ditulisi ya, celengan pertama biaya anak sekolah, celengan kedua beli lemari.

Contoh di atas saya buat per bulan karena saya adalah seorang karyawati yang gajiannya tiap bulan. Beda sama ibu-ibu yang punya bisnis gajiannya kan tiap hari, jadi nabungnya juga bisa di breakdown per hari.

Di akhir materi kami dapat bonus materi manajemen hutang. Bagaimana melunasi hutang-hutang yang sudah ada dengan baik. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.

1. Catat Semua Hutang

Catat semua hutang yang kita miliki dengan rinci. Mulai dari jumlah hutang, hutang kepada siap dan kapan ingin dilunasi. Nah waktu ini akan menentukan berapa jumlah tabungan per hari.

2. Tentukan Jumlah Tabungan Per Hari

Misalnya kita ada hutang 4 juta di tempat si A. Mau dilunasi dalam waktu 200 hari maka per hari harus menabung sebanyak 20 ribu rupiah.

3. Tulis di Celengan

Celengan yang digunakan bukan sekedar celengan. Agar lebih greget maka tulisi celengan sesuai dengan tujuan, yaitu melunasi hutang A, jumlah hutang yaitu 4 juta, dan jangka waktu pelunasan yaitu misalnya 13 Januari sampai 31 Juli.

4. Buka Celengan Pada Hari H
Setiap celengan sudah memiliki masanya, baik untuk keperluan hutang maupun yang lainnya. Maka buka celengan pada hari H, sesuai dengan yang sudah kita tuliskan.

Itulah langkah-langkah sederhana memanajemen hutang. Alhamdulillah walaupun berat di awal, namun meniatkan melunasi hutang saja rezeki sudah lumayan mengalir. Dan berdasakan hitungan kami Insya Allah bebas hutang tahun 2020. Semoga tercapai. Amiin.

            

Jumat, 04 Januari 2019

Tips Mudah Membuat Kripik Pisang Anti Gagal

09.40 7 Comments
Mertua saya itu kalau masak apa-apa pasti enak. Apalagi kalau dibawa ke kantor, dalam hitungan menit langsung ludes. Jadi penasaran dong, gimana sih membuat makanan yang enak dan digandrungi orang. Kebetulan beberapa waktu lalu mertua saya membuat kripik pisang. Kripik pisangnya tuh renyah banget dan nggak terlalu manis. Setelah saya intip ini tipsnya biar kripik pisang kita jadinya renyah dan gurih.

1. Pemilihan pisang

Pisang yang dipakai bisa pisang kapok atau pisang tanduk. Kalau pisang kapok biasanya memiliki tekstur yang lebih keras, sedangkan pisang tanduk walaupun renyah tapi rapuh dan tidak sekeras pisang kapok kalau digigit. Yang perlu diperhatikan adalah pisang yang akan digunakan untuk kripik haruslah sudah tua namun belum matang. Kalau saya perhatikan kulit buahnya benar-benar masih hijau sebelum dibuat kripik.

2. Goreng Menggunakan Mentega

Agar mendapatkan rasa yang gurih, minyak untuk menggoreng dicampur mentega. Perbandingannya mungkin satu banding satu. Oya selama menggoreng ketika kripik hampir matang diperciki dengan air gula agar rasanya gurih mantap, asin dan manis gitu. Setelah diperciki ini tunggu hingga minyak tak bersuara lagi lalu angkat. Oya untuk memercikkan air gula ini cukup dengan daun yang telah disobek-sobek kemudian diikat sehingga menyerupai kuas, kalau mau pakai alat yang lain boleh juga sih, tapi jangan pakai sendok hehehe.

Untuk takaran minyak dan mentega perbandinganya 1 banding 1. Iya memang perlu banyak mentega untuk memberikan rasa pada pisangnya.

3. Langsung Di Potong Di Atas Wajan

Memotong pisangnya dadakan ya… Jadi setelah pisang dikupas dan dicuci tidak langsung dipotong. Melainkan dipotong langsung di atas wajan. Jadi si penggoreng sekaligus berperan sebagai pemotong. Kebayang kan? Ambil satu pisang potong-potong menggunakan alat pemotong tapi yang langsung masuk ke wajan. Mungkin untuk menghindari warna pisang yang biasanya kecoklatan kalau lama terkena udara.

Wah sederhana banget ya ternyata, sayapun takjub melihatnya. Dan hasilnya jangan ditanya, nggak cuma saya tapi anak-anak juga suka. Apalagi ini cemilan sehat ya homemade pula. Hahaha kapan-kapan kalau ke pasar beli pisang mentah ah….


Selamat praktek ya, semoga tips sederhana ini bermanfaat. 

Jumat, 31 Agustus 2018

3 Cara Melawan Penjajahan Produk Impor

22.44 0 Comments


Banyak yang bilang sebenarnya negara kita belum merdeka.

Ah masak iya sih? Kan sudah nggak ada perang lagi, kan kita sudah bisa bebas upacara merayakan kemerdekaan. Kok dibilang belum merdeka?

Kenyataan memang pahit, sepertinya kita sudah merdeka tapi pada kenyataannya belum. Kita masih terjajah namun dalam hal ekonomi dan budaya. Hayo ngaku siapa disini yang tergila-gila sama drakor (drama korea), atau yang demen sama K-POP. Pasti banyak kaaaannnn? Apalagi untuk anak remaja saat ini. Meskipun kita tidak bisa menampik tontonan lokal memang masih kalah jauh dibanding tayangan dari luar negeri.

Apakah hal demikian juga terjadi pada produk-produk kita sehingga menghambat pertumbuhan ekonomi? Bisa ya bisa tidak. Ada tiga alasan kenapa produk-produk tersebut perlu diimpor dari luar negeri. Pertama tidak dapat diproduksi di dalam negeri, biasanya barang-barang modal untuk industri. Kedua produksi di dalam negeri ada tapi tidak mencukupi, seperti impor bahan makanan. Dan ketiga barang tersebut bisa diproduksi di dalam negeri namun memerlukan biaya yang mahal, jadi impor justru lebih menekan biaya produksi dan dianggap lebih murah.

Impor sendiri ada tiga jenis yaitu impor barang modal, impor bahan baku/penolong dan impor barang konsumsi. Berdasarkan data dari BPS, pada bulan Juli 2018 impor bahan baku/penolong mendominasi impor negara kita yaitu sebesar 75,02 %. Impor barang modal menduduki peringkat kedua yaitu sebesar 15,75 % dan impor barang konsumsi di posisi terakhir dengan porsi 9,23 % dari total impor.

Meskipun impor barang konsumsi ini porsinya paling kecil namun mengalami lonjakan cukup  tinggi jika dibandingkan dengan impor barang konsumsi selama Juni 2018 yaitu 70,50 %. Wah ngeri juga ya dalam sebulan lonjakannya sudah segini besarnya. Sementara itu dari e-commerce tercatat bahwa selama 2017 transaksi yang dicacat oleh BI sebesar 85 triliun. Sayangnya dari total produk yang dijual secara online di Indonesia hanya ada 6-7 % yang merupakan produk lokal. Sisanya 93-93 % merupakan produk impor.

Wah ternyata produk kita masih kalah saing dengan produk luar negeri. Buktinya dari e-commerce kita kalah jauh. Duh syediiihhh.

Memang sih bukannya tanpa alasan lebih banyak orang menyukai barang-barang impor. Alasan yang sering ditemui antara lain:
1. Kualitas
    Seringnya kualitas barang impor memang jauh lebih baik daripada produk lokal. Tapi ya tidak semua ya, masih ada juga kok barang yang kualitasnya sama atau bahkan lebih baik dari produk impor.

2. Kemasan produk yang kurang menarik

Biasanya konsumen itu suka kemasan yang menarik walaupun kualitasnya kurang bagus. Nah kemasan ini kadang masih belum “menjual” sehingga tidak diminati pasar.

3. Gengsi
         
Nah alasan yang satu ini sebenarnya sering ditemui namun jarang diakui. Membeli barang impor biasanyameningkatkan prestise pembelinya. Apalagi barang branded yang harganya bikin geleng-geleng kepala. Padahal kualitas serupa namun harga bersahabat masih banyak ditemui di dalam negeri. Tapi ya itu tadi gengsi masih mengalahkan isi dompet.

Padahal kebanyakan melakukan impor barang konsumsi memiliki dampak yang kurang baik bagi perekonomian di dalam negeri. Yang paling besar dampaknya adalah melambatnya pertumbuhan ekonomi. Nah kalau pertumbuhan ekonomi melambat biasanya akan berdampak terhadap masalah sosial seperti pengangguran dan kemiskinan. Belum lagi hutang negara yang menggunung akibat devisa tak lagi di dapat karena neraca perdagangan yang negatif. Duh ngeri banget ya?

Makanya kita belum bisa merdeka kalau ternyata perekonomian dan budaya kita justru berkiblat kepada negara tetangga. Nah bagaimana caranya melawan jajahan produk impor ini?

1. Perbaikan kualitas produk dalam negeri

    Agar konsumen tidak lari ke produk impor sudah seharusnya produsen mulai memperbaiki kualitas produknya. Namun ini bukan hanya tanggung jawab dari produsen itu sendiri tapi juga pemerintah. Pemerintah perlu mendukung dengan memberikan pelatihan dan edukasi terutama untuk produsen UMKM agar bisa lebih maju dan berdaya saing tinggi.

2. Dukungan pemerintah melalui program cinta produk dalam negeri dan pembatasan impor.

            Pemerintah juga memiliki peran dalam mengurangi produk impor yang membanjiri pasar dalam negeri. Selain membatasi impor pemerintah juga bisa mengeluarkan program cinta produk Indonesia seperti yang pernah dilakukan ketika krisi moneter melanda negara kita

3. Konsumen melek terhadap produk local

            Selain produsen dan pemerintah, konsumen juga memiliki peran yang penting dalam melawan penjajahan produk asing ini. Memang sebagai seorang konsumen kita bebas memilih produk mana saja yang kita kehendaki. Namun bijak dalam berbelanja mungkin sangat diperlukan untuk melindungi industri di dalam negeri terutama dari produsen yang merupakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah.

Memang tidak dapat dipungkiri bahwa produk impor tetap kita perlukan. Namun untuk barang-barang tertentu saja. Mungkin barang-barang lain seperti tas, sepatu dan barang lain yang sudah banyak di produksi di dalam negeri sebaiknya memang kita beli dari pengrajin lokal.

Tapi kan kalau belanja di marketplace susah nyarinya.

Hihihi iya sih saya dulu juga begitu. Asal beli saja mana yang dirasa cocok tanpa memerhatikan tentang ekonomi bangsa. Namun ketika impor begitu mengancam maka pilihan untuk membeli produk-produk lokalpun menjadi prioritas. Untung saja ketemu Qlapa yang memang hanya menjual barang-barang lokal.

Mau cari apa? Baju, tas, sepatu sampai peralatan dapur semua tersedia di Qlapa. Pasti bergengsi deh kalau untuk gaya-gayaan nggak akan kalah sama tetangga sebelah #ups. Nggak hanya itu barang-barang yang ada di Qlapa juga bisa dijadikan hadiah lho. Soalnya ada menu inspirasi kadonya.

Mau nyari kado ultah, kado anniversary, kado pernikahan juga kado valentine. Misalnya kayak saya yang lagi nyari kado buat adik saya yang bentar lagi ulang tahun. Tinggal klik menu inspirasi kado dari halaman utama, kemudian klik inspirasi kado ulang tahun maka keluarlah berbagai pilihan kado yang bisa dipilih. Mulai dari aksesoris, sepatu dan lainnya.

Selain barangnya yang merupakan produk lokal salah satu keunggulan belanja di Qlapa adalah bisa meng-customize pesanan kita karena di Qlapa kita langsung  membeli dari pembuatnya.

Ah ternyata mudah ya mencintai produk lokal dan menggunakannya. Menurutmu gimana? Apakah kita sudah merdeka?