Sabtu, 06 November 2021

# film # review

Review Film: Kimchi Untuk Awak




Awalnya tahu film ini dari tik tok. Film ini bukan film baru, film asal negeri Jiran ini diproduksi tahun 2017. Mengisahkan tentang kisah cinta antara Daniel Lee dan Salsabila yang berawal dari benci. Film ini diadaptasi dari novel berjudul sama karya Suri Ryana. 

Alur Cerita


Salsabila alias Bella adalah mahasiswa asal Malaysia yang mengambil studi di Soeul. Suatu ketika saat liburan semester Bella mendapatkan tiket pulang kelas bisnis. Di bandara dia bertemu dengan pria menyebalkan bernama Daniel. Bella menyangka itu adala pertemuan pertama dan terakhirnya dengan pria tersebut.  Namun ternyata suatu ketika Kak Long, kakak Bella mengajaknya ke rumah bosnya untuk membuat Kimchi. Tak disangka bosnya adalah Daniel, pertengkaranpun tak dapat dielakkan. Dan pertemuan demi pertemuan selalu dihiasi dengan pertengkaran antara Bella dan Daniel.

Hingga suatu ketika Bella menemukan surat kakak mereka yang telah meninggal, Sumayang, wanita yang sangat dicintai Daniel. Dalam surat tersebut Sumayang atau Kak Nga meminta Daniel untuk menikahi Bella. Bella yang menemukan surat itu pertama kali mencoba menghapus namanya dan membuang suratnya. Namun ternyata ketahuan oleh Daniel. Daniel meminta Bella menikah dengan Faris, laki-laki yang tergila-gila pada Bella. Namun Bella menolaknya dan malah menikah dengan Daniel.

Apakah hubungan mereka berjalan langgeng? Yah bisa ditebak ya tidak akan semudah itu hubungan romantis tercipta. Apalagi tidak didasari dengan cinta, terlebih Daniel belum bisa move on  dari Kak Nga. 

Seperti Nonton Ipin Upin



Hihihi, baru kali ini dapat film Malaysia jadi rasanya seperti nonton Upin Ipin. Apalagi banyak adegan Bella yang selalu ngomel macam Kak Ros. Mencari subtitle nya kebetulan susah banget jadi dinikmati saja deh. Ada tiga bahasa yang digunakan dalam film ini, ada Bahasa Korea, Bahasa Inggris dan Bahasa Melayu Malaysia. Jadi malah lebih paham bahasa Inggris nya daripada bahasa Melayunya. Kalau bahasa Koreanya yang umum saja seperti terima kasih atau permintaan maaf. Kalau buat drakor lovers gak susah deh memahaminya hehehe.

Kurangnya Adegan Greget



Buat yang suka nonton drama Korea pasti merasakan banyak adegan yang kurang greget disini. Gak ada adegan yang bikin kita deg-degan atau menahan nafas kecuali pas Bella tercebur di kolam renang rumah Daniel. Tapi bukan menjadi adegan romantis ya misalnya Bella tenggelam terus ditolong Daniel malah sebaliknya, Bella gak mau ditolong Daniel karena ternyata kolamnya cetek saudara-saudara, dan beranggapan bahwa pria itu cuma cari kesempatan saja. Ah mengecewakan hihihi.

Adegan yang kurang greget lainnya adalah ketika Bella menemukan surat Kak Nga, yang meminta Daniel untuk menikahi adik bungsunya tersebut. Disitu Daniel sudah berpesan pada Bella bahwa jika dia tidak menikah dengan laki-laki lain maka mereka akan dinikahkan. Ternyata oh ternyata Minggu depannya cuma perayaan biasa. Malah Faris yang datang hendak melamar namun keduluan oleh Daniel, atas permintaan Bella juga sih karena dia tidak mau menikah dengan laki-laki yang mengejarnya itu.


Setelah menikahpun tak ada hal yang bikin penonton ser seran hihihi. Maunya ya .... Tapi mungkin di Malaysia gak boleh kali ya ada adegan-adegan yang bikin baper. Karena tahu-tahu di skip beberapa bulan kemudian dan menemukan adegan Bella mau masak Kimchi dan malah dimarahi oleh Daniel. Bukannya mencoba menenangkan istrinya Daniel malah pelukan sama cewek lain. Duh ya kabur lha istrinya hahaha. Jujur deh bagian ini tu ngeselin banget. 

Karena perlu waktu lama buat Daniel meyakinkan si Bella bahwa itu hanya kesalahpahaman. Walau akhirnya mereka hidup bersama dan saling mencinta tapi masih ada satu halangan yaitu Zahra. Wanita yang sangat terobsesi pada Daniel. Pas bagian ini adegannya sudah mirip seperti sinetron Indonesia hehehe.

Akting Yang Apik

Di film ini saya sangat suka dengan akting para pemainnya. Kelihatan sangat natural, terutama para orang tuanya. Nampak seperti interaksi sehari-hari. Yang agak janggal cuma interaksi Zahra dan adik sesusuan Daniel yang pernah dicemburui oleh Bella.

Tapi ya agak aneh nggak sih kalau kamu tiba-tiba menikah dengan mantan kakakmu? Hihihi tapi kalau sudah jodoh ya mau diapain ya .... Sayangnya Kak Nga cuma ditampilkan dalam bentuk foto saja. Jadi penonton tidak tahu seperti apa kedekatan si Kakak ini sengan Daniel. 

Rating




Untuk film ini saya kasih rating 3,5 karena alur ceritanya masih kurang greget hehehe. Yah memang kalau film diadaptasi dari novel suka banyak yang miss. Kayaknya perlu baca novelnya juga biar jelas alur ceritanya kali ya.

3 komentar:

  1. Aku nonton ini pas di pesawat waktu mau ke Jepang :D. Kebetulan naik Malaysian airlines, jadi film2nya ada sebagian film Malaysia 😁. Tapi memang mbak, film Malaysia itu kurang greget dibanding film Indonesia. Adegan kissing atau yg terlalu berani ga bisa ditampilin Krn memang dilarang. Apalagi kalo pemainnya Melayu .

    Aku 4 tahun kuliah di sana, rasanya ga pernah nonton film2 mereka yg greget :D.

    Tapi aku sukaaa Ama pemain2nya, karena sebenernya good looking juga kan 😄. Daniel Lee ini favoritkuu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang gitu ya mbak hehehe. Kalau masalah akting saya suka sih kelihatan natural banget. Padahal judul film Malaysia itu bagus-bagus lho, tapi kalau kurang greget kayak makan sayur tanpa garam wkwkwkwk

      Hapus
  2. aku nonton ini berkali-kali hahaha. ceritanya simple tapi ya lumayan bagus
    awalnya karena nggak sengaja, gara-gara postingan temen di FB, lahh kok penasaran, aku coba liat dan baguss hahaha. bolehlah buat nonton santai ini film

    BalasHapus