Minggu, 07 November 2021

# Cerita # Corona

Begini Rasanya Habis Vaksin Covid




Ada yang takut vaksin covid? Sama saya juga. Makanya ketika tidak ada panggilan vaksin saya lega pakai banget. Apalagi dibarengi dengan pro dan kontra yang membuat hati ini ragu. 

Selain berita miring di berbagai media, ada pengalaman teman dekat yang melakukan vaksin sebelum hari pernikahannya. Hal ini dilakukannya karena waktu itu persyaratan untuk melakukan perjalanan udara salah satunya adalah dengan vaksin. Sampai di kampung halaman teman ini malah positif covid, terpapar dari orang tuanya dan akhirnya sekeluarga semua positif. Yang paling menyedihkan adalah pernikahannya diundur dan akhirnya selenggarakan secafa virtual. Duh sedih banget, ambyar semua rencana. Dan yang jeas bikin saya takut.

Selain saya ternyata banyak teman yang juga takut vaksin. Tahu sendirilah banyak berita pro dan kontra yang belum jelas kebenarannya. Ah pokoknya bikin yang takut makin takut deh. Hingga akhirnya beberapa teman kantor sudah pada vaksin lengkap secara mandiri baik di puskesmas maupun di kantor-kantor yang menyelanggarakan vaksin.
Tim yang mau vaksin, cuma saya yang perempuan


Pucuk dicinta ulampun tiba. Hari itu ada jadwal vaksin, kebetulan Pak Bos juga ikut. Ya wes lah akhirnya saya ikutan juga daripada di entar-entarin malah gak punya temen lagi. Dan seperti biasanya saya satunya perempuan dalam tim kali itu. 

Awalnya kami menuju puskesmas. Disana lumayan antri tapi katanya blankonya habis dan kami malah disuruh fotocopy sendiri wkwkwk. Duh kok gini amat ya. Ya wes lha kami mundur saja dan pergi ke kantor camat yang kebetulan juga sedang menyelenggarakan vaksin.

Check Up Sebelum Vaksin

Sebelum divaksin kita akan di skrinning dulu mengenai beberapa gangguan kesehatan. Seperti apakah kita memiliki riwayat penyakit jantung, mengkonsumsi obat-obatan teretentu setiap hari. Jika lolos skrining ini akan dilanjutkan dengan cek gula dan tekanan darah.

Untuk cek gula darah harus dibawah batas ambang normal, lebih sedikit sepertinya masih ditoleransi. Soalnya  Pak Bos yang gula darahnya 224 mg/dl diizinkan tetap vaksin. Sedangkan untuk tekanan darah tidak boleh melebihi 180mmHg. 

Jika kita memiliki alergi obat sebaiknya diinfokan juga ke dokter ya, nanti sebelum divaksin akan dites dulu apakah kita alergi terhadap vaksin tersebut.

Rileks Saat Disuntik


Jangan tegang saat disuntik ya, karena ini bisa menyebabkan pendarahan. Santai dan rileks saja hal ini selain memudahkan tenaga kesehatan menyuntik juga tidak akan menimbulkan sakit dan pendarahan. Kalau misalnya kita takut sebaiknya jangan melihat saat disuntik, pejamkan mata saja dan cus selesai deh hehehe. 

Berada Di Tempat Sampai Dengan 15 Menit

Setelah disuntik kita akan dianjurkan untuk berada di lokasi vaksin selama lima belas menit. Hal ini untuk melihat apakah kita mengalami efek samping yang cukup berat atau tidak. Jika efek yang ditimbullkan cukup berat maka dokter akan segera menangani kita. Tapi jika efek yang ditimbulkan ringan maka kita diperbolehkan pulang.

Perawatan Pasca Vaksin


Sebenarnya pasca vaksin kita dianjurkan untuk beristirahat dan menghindari kerumunan. Namun mungkin tidak semua orang bisa izin atau cuti setelah vaksin ya maka ada beberapa hal yang bisa diterapkan di rumah pasca vaksin, kalau pengalaman saya sebagai berikut:

1. Kompres bagian lengan yang disuntik
Karena setelah disuntik bagian lengan akan terasa tegang dan kaku maka perlu dikompres untu mengurangi nyerinya. Selain kompres bisa juga dengan lebih banyak menggerakkan tangan agar lemas dan tidak kaku.

2. Sedia obat-obatan ringan
Akan timbul gejala setelah vaksin seperti demam, badan pegal-pegal, mengantuk, lelah dan sebagainya. Untuk beberapa keluhan bisa kita atasi dengan obat-obatan ringan misalnya parasetamol.

3. Istirahat Cukup
Walaupun tidak bisa izin atau cuti kita tetap harus memastikan bahwa istirahat kita cukup ya. Jangan begadang dulu soalnya kasihan badannya. Karena efek samping pada tubuh ini bisa berjalan hingga dua minggu meski berbeda pada tiap orang.

Mengenal Vaksin Pfizer
Saya mendapatkan vaksin Pfizer kali ini. Vaksin ini merupakan hasil kerjasama BioNTech Jerman dengan perusahaan farmasi Amerika Serikat Pfizer. Vaksin ini tidak mengandung virus Covid namun merupakan vaksin mRNA. Jadi cara kerja vaksin ini adalah dengan mengirim pesan kepada sistem sel untuk membentuk protein unik bagi virus corona sehingga bisa membentuk kekebalan tubuh terhadap virus tersebut. Tingkat efektivitas vaksin ini cukup tinggi yaitu 95 persen.

Vaksin ini juga aman untuk ibu hamil dan menyusui, dimana untuk ibu hamil usia kehamilannya sudah diatas 12 minggu dan paling lambat 33 minggu. Untuk remaja vaksin ini bisa diberikan untuk anak usia diatas 16 tahun. Pemberian vaksin ini juga sebanyak dua kali dimana jarak antara pemberian vaksin pertama dan kedua adalah 21 hari.

Efek samping setelah vaksin Pfizer bagi saya cukup lumayan, karena tiga puluh menit setelah divaksin saya mengantuk hebat. Besoknya badan meriang dan sakit-sakit semua. Malamnya juga tidak bisa tidur nyenyak karena badan sakit. Beda orang bisa beda efek sampingnya ya, berikut efek samping yang bisa dialami:
  • Nyeri, kemerahan, atau bengkak di tempat bekas suntikan
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot atau nyeri sendi
  • Menggigil
  • Demam ringan
  • Mual atau merasa tidak enak badan
  • Bengkak di kelenjar getah bening
Sertifikat Vaksin


Sehari setelah vaksin kita akan diberitahu melalui sms supaya bisa mendapatkan sertifikat vaksin. Kita bisa mendownload di web peduli lindungi atau mendownload terlebih dahulu aplikasinya di playstore. Sebelum bisa mengakses sertifikat vaksin kita harus mendaftar di akun tersebut terlebih dahulu. Jadi sewaktu daftar vaksin berikan nomor hape yang aktif ya agar sms pemberitahuannya enggak nyasar.

Jadi masih takut buat vaksin covid? Kembali ke pilihan masing-masing sih ya hehehe.

2 komentar:

  1. Aku juga awalnya ragu mba pas mau ikut vaksin, kebetulan aku lagi hamil juga. apalagi pas awal2 muncul vaksin gosipnya kan ibu hamil dan menyusui bebas vaksin karena belum ada penelitiannya. Ehh di usia hamil 27 weeks pas periksa rutin hamil disuruh vaksin dulu, efek yg aku rasain cuma nyeri di area bekas suntikan aja sih. Selebihnya aman. Sekarang udah komplit vaksin 2 dosis, alhamdulillah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah dah komplit ya mbak dan gak banyak efek yang timbul

      Hapus