Jumat, 14 Mei 2021

Terima Kasih 30 Day BPN Ramadan Challenge 2021

17.51 0 Comments

 

 

Salah satu kegiatan rutin Blogger Perempuan Network (BPN) adalah mengadakan writing challenge di bulan Ramadan. Salah satu event yang saya nantikan sepanjang tahun. Dan Alhamdulillah tahun ini saya berhasil menaklukkan tantangan ini.

 

Mengikuti 30 Day BPN Ramadan Challenge 2021 memberikan banyak manfaat untuk saya. Ada lima manfaat yang saya peroleh dari mengikuti event ini.

 

1. Tidak Pusing Memikirkan Tema

Ketika tidak ada tantangan untuk menulis, biasanya kita pusing memikirkan ide apa yang akan ditulis. Namun dengan mengikuti kegiatan 30 Day BPN Ramadan Challenge 2021 ini tema sudah disediakan. Kita tinggal mengumpulkan bahan dan menulis. Temanya juga cukup ringan dan mudah jadi tidak menambah pusing kepala.

 

2. Blog Jadi Rutin Update

Tahun ini saya sudah berniat untuk kembali aktif ngeblog. Dengan adanya 30 Day BPN Ramadan Challenge 2021 ini blog jadi rutin terupdate. Karena sudah ada tema jadi lebih update, lumayan kan nambah 30 postingan selama April-Mei. Padahal setahun paling banyak sekitar 50-an postingan saja. Duh kemana aja saya ya.

 

3. Lebih Produktif

Yup dengan mengikuti 30 Day BPN Ramadan Challenge 2021 Ramadan saya tahun ini lebih produktif. Tidak ada kata malas untuk menyelesaikan challenge, tetap semangat dan memutar otak untuk merangkai kata-kata.

 

4. Menambah Wawasan

Beberapa postingan yang mungkin saya kesulitan membuatnya, mewajibkan saya untuk menambah referensi bacaan lagi, sehingga menambah wawasan bagi saya. Kadang intip-intip juga postingan teman-teman yang lain, jadi lebih paham deh dengan tema yang dimaksud.

 

5. Menambah List Blog Walking

Interaksi adalah kunci, begitu mentor saya selalu bilang. Baiklah di ajang ini saya juga tidak ingin menyiaka-nyiakan kesempatan. Mengunjungi blog teman sekitar lima atau sepuluh per hari sudah lumayan kan, tidak random tapi sudah ada di inlink yang ada di web BPN.

 

Terima kasih BPN untuk challenge tahunannya. Pokoknya akan terus dinanti deh event yang satu ini.


Kamis, 13 Mei 2021

Dibalik Layar Ucapan Selamat Hari Raya

17.12 0 Comments

 



 

Jadi ceritanya saya lagi kesenengan untuk edit video. Gegara ikutan kelas LAAF dimana salah satu materinya adalah editing video. Awalnya saya membuat video tutorial dan saya suka hasilnya, meski tidak menang challenge.

 

Nah agar tahun ini lebaran lebih istimewa, terbersit ide untuk membuat video ucapan selamat hari raya. Jadi masing-masing orang memiliki beberapa kata untuk diucapkan. Saya sudah menyusun skenario dan tugas masing-masing orang.

 

Bapak anak-anak: Kami sekeluarga mengucapka

Saya: Selamat Hari Raya

Sulung: Idul Fitri

Tengah: Mohon Maaf

Bungsu : Lahir dan Batin

 

Anak-anak saya beritahu sejak pagi, karena sepagian itu saya sibuk menyetrika dan membenahi baju yang kepanjangan. Anak-anak setuju, yang membuat saya ragu adalah bapaknya anak-anak. Dan benar saja dia tidak mau.

 

Akhirnya syuting ditunda. Sampai buka puasa dia masih belum mau juga. Akhirnya saya ambil video anak-anak terlebih dahulu dan baru membujuk bapaknya anak-anak. Dengan perjuangan dan rayuan yang cukup panjang akhirnya doi mau juga.

 

Proses pembuatan videonya masih terbilang kurang persiapan seperti kostum dan pemilihan tempat. Editing video juga tidak terlalu lama. Tapi kemudian saya tidak pede untuk menyebarkannya kemana-mana. Pertama karena kostum yang tidak memadai. Kami masih memakai baju rumahan. Si tengah pakai mukena dan si bungsu pakau baju tidur.

 

Akhirnya video tersebut hanya saya kirimkan ke keluarga dan orang-orang terdekat saja. Malu hihihi. Yang penasaran ini videonya ya.




Rabu, 12 Mei 2021

Momen Lebaran Yang Paling Berkesan

16.54 0 Comments

 



 

Setiap momen lebaran merupakan momen special. Terutama ketika momen sungkeman. Betapa kita sebagai anak telah banyak menyusahkan dan berbuat salah kepada kedua orang tua. Hal itulah yang membuat kita, sebagai anak tidak akan pernah bisa membalas jasa kedua orang tua.

 

Momen itu ketika kami semua bisa berkumpul bersama di tahun 2015. Tahun itu saya baru punya anak satu kakak dan adik saya masing-masing sudah dua. Ibu masih sehat, nenek yang mengasuh adik saya juga masih sehat dan bisa berkumpul bersama kami. Dan ini merupakan lebaran terakhir kami bersama dengan formasi lengkap.

 

Ketika bisa berkumpul dengan formasi lengkap begitu kami bisa bernostalgia. Bisa kembali mengenang masa lalu yang kadang indah, menyebalkan atau bahkan sedih. Kami berasa remaja lagi dan seru. Sedangkan bapak dan ibu meski kadang menganggap kami sudah besar tapi sering juga menganggap kami anak kecil, kadang kena marah.

 

Tahun 2016 kami berkumpul lagi tapi tanpa ibu. Karena pada bulan Ramadan Allah telah memanggilnya. Memang cara yang indah beliau mengumpulkan kami kembali, namun dengan cara yang sangat menyedihkan. Padahal saya sangat berharap ibu bisa hadir ketika saya melahirkan anak ketiga nanti, tapi ternyata tak bisa.

 

Hal yang sangat menyedihan karena lebaran hanya tinggal beberapa hari. Bapak bahkan sempat tidak mau lebaran. Ketika lebaran tiba Bapak selalu menangis menceritakan kepergian ibu yang mendadak. Apalagi kami anak-anak yang tidak bisa selalu bersama ibu, lebih sedih dan kaget dengan kepergian beliau yang sangat mendadak.

 

Ibu memang sudah tidak ada, namun beliau selalu hidup dengan nasehat-nasehatnya. Setelah ibu pergi kami berencana untuk selang seling pulang lebaran. Tahun 2018 adalah kepulangan terakhir kami saat lebaran, karena tahun 2020 dan tahun 2021 pemerintah melarang warganya untuk mudik karena pandemi.

 

Besar harapan kami pandemi segera berlalu dan kami bisa berkumpul kembali saat lebaran. Meski tanpa ibu saya juga masih memilik Bapak yang selalu saya rindukan.

 

 

 

 

Selasa, 11 Mei 2021

5 Kue Lebaran Yang Wajib Ada Di Rumah

16.32 2 Comments

 



 

Kue lebaran itu sebenarnya antara wajib dan enggak wajib. Soalnya saya juga tidak memiliki tamu. Namun kue-kue biasanya masih membeli sih karena tidak ada cukup waktu untuk membuat sendiri. Apalagi libur sebelum lebaran hanya satu hari. Ini kue yang biasanya ada di rumah.

 

1. Coklat

Baik anak-anak maupun orang dewasa biasanya menyukai coklat. Untuk itu kami selalu sedia coklat saat lebaran. Coklat yang kami beli biasanya Koko Jelly yang isi kismis atau kacang. Selain itu kami juga membeli Bonibol, biskuit lapis coklat. Meskipun tidak tergolong kue namun coklat-coklat ini selalu tersedia di toples kami saat lebaran, dan habis oleh kami sendiri.

 

2. Peyek

Yang satu ini sebenarnya juga tidak termasuk golongan kue, tapi karena bisa dicemil maupun dijadikan penggembira saat makan besar, maka saya masukkan ke daftar ini. Peyek ini sendiri terdiri dari dua macam, yaitu peyek kacang dan peyek teri. Citarasanya begitu ngangenin, serasa pulang ke kampung halaman.

 

3. Onde-Onde

Waktu saya kecil ibu saya rutin membuat onde-onde alias kue ketawa. Kadang sampai saya merasa bosan memakannya. Nah pas saya sudah berumah tangga, mertua saya juga suka bikin kue yang satu ini. Wah kebetulan sekali ya…. Memakannya berasa kembali bisa ke pelukan ibu. Semoga ibu dilapangkan kuburnya. Amiin.

 

4. Kacang Goreng

Makanan klasik ini selalu ada dimana-mana, bahkan di toples saya. Tidak peduli asam urat yang penting kalau ada kacang selalu ngegas makannya. Yang belum saya tahu bagaimana membuat kacang goreng yang nikmat, selama ini yang nikmat itu ya kacang rebus.

 

5. Kripik Pisang

Kripik pisang juga selalu ada setiap lebaran. Rasanya yang renyah dan gurih membuat kita merindukan kehadirannya. Kebetulan baik kripik pisang, kacang goreng, onde-onde dan peyek adalah buatan mertua saya yang selalu enak hehehe.

 

Itulah lima kue yang selalu ada setiap lebaran. Kalau tidak habis kami makan ya tinggal bawa ke kantor saja dimakan barengan lebih nikmat.

Senin, 10 Mei 2021

5 Rutinitas Asyik Saat Menunggu Buka Puasa

16.08 0 Comments

 


 

Saat buka puasa merupakan hal yang paling dinantikan saat berpuasa. Nah untuk membunuh waktu hingga jelang berbuka ada beberapa kegiatan yang bisa dilakukan. Apa saja itu?

 

1. Jalan-jalan Sore

Jalan-jalan sore bisa sambil mencari menu takjil atau berbuka bisa sekaligus refreshing. Yang penting selalu menerapkan protocol kesehatan agar aman. Meski kadang tidak membawa apa-apa saat pulang, mendapatkan angina sore rasanya sudah cukup membuatn badan segar.

 

2. Mengaji dan Hafalan

Target mengaji atau hafalan belum tercapai hari ini? Bisa dikejar sambil menunggu waktu berbuka datang. Tidak terasa nanti tahu-tahu waktu berbuka sudah masuk. Tidak ada alasan perut sedang kosong saat hafalan ya, yang penting ikhlas menjalankan insya Allah dimudahkan oleh Allah.

 

3. Browsing Menu Takjil

Ini sih kerjaan emak-emak banget ya, termasuk saya. Memang asyik sih dan kadang tidak terasa waktu berbuka sudah datang. Biasanya kalau menemukan resep yang menarik dan mudah akan saya catat atau simpan videonya untuk dipraktekkan pas weekend.

 

4. Menulis

Menulis jelang berbuka juga bisa membunuh waktu. Yang penting idenya sudah ada, outlinenya sudah ada tinggal ketak ketik saja. Dijamin masih asyik nulis eh waktu berbuka sudah tiba. Jadi tidak tersa kan menunggunya.

 

5. Optimasi Facebook dan Whatsapp

Ini sih kerjaan emak olshop model saya. Daripada bengong kan mending salam dan sapa calon pelanggan atau pelanggan lama. Melakukannya asyik dan kadang bisa menghasilkan, bahkan belum selesai sapa-sapa waktu buka sudah tiba.

 

 

Hal-hal sederhana menunggu buka tiba memang beraneka ragam. Usahakan kegiatan tersebut bermanfaat baik bagi diri sendiri maupun orang lain.


Minggu, 09 Mei 2021

5 Menu Favorit Saat Sahur

15.50 0 Comments

 



 

Saat sahur memang kadang ada timbul rasa malas, bahkan kadang terlambat bangun sahur sementara belum masak nasi. Menu saat sahurpun biasanya menu yang praktis, mengingat waktunya yang singkat, tidak seperti saat buka yang menunya beraneka ragam. Namun jika ditanya apa menu favorit saat sahur mungkin lima ini yang jadi andalan saya.

 

1. Telur Dadar

Telur wajib ada dan wajib stok di rumah, sebab menu dengan telur biasanya lebih praktis. Contohnya telur balado, telur ceplok dan telur dadar. Saya sendiri paling senang makan dengan telur dadar sejak kecil, tinggal ditambah sambal korek atau sambal terasi nikmatnya sudah luar biasa. Beda sama anak dengan suami yang lebih suka telur ceplok. Dan ini jadi menu dominan selama sahur tahun ini.

 

2. Tumis Buncis

Tiap makan tumis buncis itu ingatan saya selalu melayang ke kampung halaman. Tumis buncis dengan rasa pedas manis beraroma daun salam dan lengkuas begitu nikmat disantap. Meski saya pernah dilarang makan buncis karena ada keluhan di pinggang namun menu satu ini tetap favorit bagi saya.

 

3. Mi Goreng

Ketika mentok tidak tahu mau masak apa atau imsak sudah dekat, menu ini jadi andalan saya. Daripada tidak sahur sih, kan mending sahur. Dan menu ini citarasanya jangan ditanya lagi, pasti nikmat. Tinggal tambah telur dadar atau telur ceplok sudah bisa buat makan. Mau pakai nasi boleh kalau enggak tambah dengan minum susu dan madu biar puasa lancar dan kuat.

 

4. Kurma

Kurma merupakan makanan yang disunnahkan untuk berbuka, namun bagi saya sahur juga perlu makan kurma. Kurma banyak mengandung gula dan bisa membuat puasa lebih lancar karena biasanya saya tidak merasakan lemas atau lapar yang berlebihan, sehingga ketika buka tidak akan terlalu kalap.

 

5. Madu

Sama halnya dengan kurma, madu juga membuat puasa jadi lancar. Madu selain meningkatkan daya tahan tubuh juga membuat kita tidak lemas. Sehingga puasa aman meski banyak aktivitas. Biasanya saya merasa lebih berenergi ketika makan kurma dan madu.

 

Itu dia lima menu favorit saya saat sahur. Yang penting menu tersebut bisa membuat kita lancar manjalankan puasa daripada menuruti selera lidah.

Sabtu, 08 Mei 2021

Resep Takjil Praktis Kesukaan Keluarga

14.39 0 Comments

 



 

Menu andalan saat Ramadan adalah menu yang praktis dan anti ribet. Kali ini saya akan berbagi resep tajil yang praktis yaitu tempe goreng dan tahu isi.

 

Tempe Goreng

 

Bahan:

1 buah Tempe iris tipis (menjadi 10 bagian)

5 sdm Tepung Bumbu

Air secukupnya

Daun bawang iris tipis

Minyak untuk menggoreng

 

Cara membuat:

1. Campurkan tepung dan air, aduk sampai larut. Masukkan daun bawang dan aduk kembali.

2. Panaskan minyak.

3. Celupkan tempe dalam adonan dan langsung goreng hingga kuning keemasan.

4. Angkat dan tiriskan.

 

Tahu Isi

 

Bahan :

5 buah tahu, masing-masing potong segitiga menjadi dua bagian

5 sdm tepung bumbu

Air secukupnya

Minyak untuk menggoreng

 

Bumbu dan bahan isi:

1 siung bawang putih

Garam secukupnya

Penyedap rasa secukupnya

Wortel iris korek api

Daun kol iris tipis

Daun bawang iris tipis.

 

Cara membuat:

1. Cara membuat isian: haluskan bawang putih, garam dan penyedap rasa, beri air sedikit. Masukkan sayuran yang sudah diiris ratakan bumbunya.

2. Goreng kering tahu.

3. Setelah tahu dingin, belah pada pertengahan tahu, masukkan isian ke dalam tahu.

4. Baluri tahu dengan tepung.

5. Goreng tahu dalam minyak panas hingga kuning keemasan

6. Angkat dan tiriskan.

 

Praktis bukan? Daripada membeli gorengan yang kadang tidak menjamin minyaknya lebih baik membuat gorengan sendiri ya. Gorengan ini bisa dicocol dengan sambal kecap atau dengan tambahan cabai rawit biar makin semangat makannya.

 

Selamay mencoba.

 

Jumat, 07 Mei 2021

5 Tips Meningkatkan Produktivitas Saat Ramadan

14.33 0 Comments


 


Sekali lagi bulan Ramadan bukanlah ajang untuk mager, untuk bersantai atau hanya tidur-tiduran. Namun bulan Ramadan harus bisa menjadikan kita lebih produktif di berbagai sisi.Bagaimana cara meningkatkan produktivitas saat Ramadan? Berikut yang saya lakukan agar lebih produktif selama Ramadan.

 

1. Tidak Tidur Setelah Salat Subuh

Saya menghindari tidur setelah sahur dan salat subuh. Hal ini karena saya akan merasa lemas dan tidak bersemangat kalau tidur setelah salat subuh. Jadi saya sangat menghindari hal ini. Tidur saya alihkan jam siang antara jam 12.00 sampai jam 13.00. Di kantorpun bisa kok tidur sebentar. Tapi tidur siang juga jangan terlalu lama ya, karena kelamaan tidur siang juga menyebabkan lemas dan lesu juga.

 

2. Olahraga

Olahraga akan membantu melancarkan peredaran darah. Sehingga membuat kita akan lebih fokus dan tidak mudah lesu. Olahraga saat puasa juga tidak perlu yang terlalu berat. Cukup olahraga ringan yang penting tubuh banyak bergerak.

 

3. Memiliki Jadwal Khusus

Agar tidak bingung akan melakukan kegiatan apa saja, saya biasa memilik to do list. To do list ini memudahkan saya dalam memanajemen waktu. Jadi jam berapa saya mesti ngapain sudah ada jadwalnya. Seperti pagi setelah tahajud saya biasanya sempatkan untuk menulis walau hanya lima belas menit. Habis subuh saya sapa grup jam lima, jam enam saya mulai beberes rumah dan seterusnya. Hal ini jadi memudahkan kita dalam mengontrol waktu.

 

4. Nambah Ilmu

Meuntut ilmu adalah wajib hukumnya selama kita hidup. Tidak perlu yang berat sih, yang ringan-ringan seperti ikut kultum setelah salat tarawih juga merupakan salah satu sarana menambah ilmu. Dengan menambah ilmu ide-ide baru akan mengalir, menjadikan kita lebih semangat dan lebih produktif.

 

5. Mengikuti Komunitas Positif

Kadang-kadang melakukan sesuatu sendirian itu lebih susah konsisten disbanding melakukannya bersama-sama. Contohnya konsisten baca quran, maka kita bisa ikut ODOJ atau ODALF. Mau konsisten mengurusi facebook bisa ikut komunitas OLOC facebook. Mau konsisten nulis di blog bisa ikut 30 Day BPN Ramadan Challenge 2021.

 

Nah kelima hal tersebut merupakan cara yang saya lakukan agar tetap produktif selama Ramadan. Puasa bukan alasan untuk malas-malasan, justru sebaliknya harus lebih semangat agar puasa makin banyak pahala. Aamiin.

Kamis, 06 Mei 2021

5 Tips Olahraga Saat Puasa

19.46 0 Comments

 



 

Saat puasa kita juga tetap harus berolahraga untuk menjaga kebugaran tubuh. Meskipun tidur adalah ibadah pada bulan Ramadan namun jangan terus pada mager ya, tetap harus bergerak. Apalagi Covid terus mengintai jadi salah satu cara meningkatkan daya tahan tubuh adalah dengan olahraga. Jadi biar puasa tetap fit meski berolahraga ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

 

1. Asupan Makanan

Saat puasa itu ya tetap harus memperhatikan asupan makanan ya, sekali lagi tidak boleh menurutkan keinginan saja. Pola makan tetap harus seimbang seperti hari-hari biasa. Tetap harus ada unsur karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Dengan nutrisi yang seimbang maka puasa

 

2. Asupan Air Harus Cukup

Asupan air putih dalam tubuh juga tidak boleh kurang dari delapan gelas sehari. Hal ini dimaksudkan agar tubuh tetap bugar dan terhidrasi selama puasa sehingga bisa menjalankan ibadah ini dengan lancar. Selain itu dengan cukup asupan air maka olahraga saat puasa tidak akan menjadi masalah.

 

3. Istirahat Cukup

Perubahan jam makan saat puasa juga sering mengakibatkan perubahan jam tidur. Sehingga siang sering malas beraktivitas. Sebaiknya memang tetap istirahat dengan cukup saat puasa, namun pilih waktunya juga ya, misalnya siang hari dan sebaiknya tidak tidur lagi setelah subuh. Istirahat yang cukup akan menghindarkan kita dari rasa lemas saat puasa, namun kebanyakan tidur juga malah membuat tubuh lemas lho.

 

4. Pilih Waktu Yang Tepat

Ketika akan melakukan olahraga pilih waktu yang tepat sesuai dengan kemampuan kita. Bisa sebelum buka, sehabis sahur atau sehabis subuh. Sebaiknya tidak memilih waktu siang saat lapar karena  bisa membuat kita tidak fokus untuk berpuasa.

 

5. Pilih Olahraga Yang Tepat

Olahraga yang dipilih saat puasa juga jangan yang terlau berat dan menghabiskan energi. Sebaiknya pilih olahraga ringan yang tidak akan mengganggu puasa, misalnya jalan kaki pagi hari sehabis sholat subuh. Cukup sepuluh sampai lima belas menit saja. Selain itu yoga atau bersepeda juga bisa menjadi pilihan.

 

Meski bulan puasa, tidak seharusnya kita bermalas-malasan. Semoga dengan melaksanakan olahraga selama bulan puasa kita bisa tetap sehat dan bugar.

Rabu, 05 Mei 2021

4 Kegiatan Favorit Saat Ramadan Bersama Keluarga

14.22 0 Comments

 





 

Ramadan bulan spesial, dan yang dilakukan bersama keluargapun jadi terasa spesial meski di hari biasa sebenarnya juga biasa saja. Nah berikut ada empat kegiatan favorit saat Ramadan bersama keluarga.

 

1. Sahur Bersama

Sahur di saat Ramadan memang beda suasana ya, apalagi kalau sahur bersama keluarga besar. Rasanya makin beda dan makin semangat. Beda dengan hari-hari biasa yang kadang krik krik kalau sahur sendirian. Malahan kalau sudah malas tingkat dewa sudah tidak sahur lagi deh.

 

Sayur di bulan Ramadan juga memiliki menu spesial, soalnya orang serumah ikut makan jadi menu juga harus disiapkan dengan matang. Kalau khawatir nggak terkejar masaknya habis salat tarawih saja jadi pas sahur tinggal manasin.

 

2. Ngabuburit

Kegiatan menjelang berbuka ini memang asyik dilakukan. Tapi kalau sudah dekat dengan jam buka saya sudah ogah jalan soalnya jalan macet penuh dengan orang dan kendaraan, jadi tidak bisa jaga jarak lagi. Tapi kalau masih jam limaan oke lah bisa cuci mata sebentar. Seringnya kalau saya jalan gak ada beli apa-apa juga hehehe. Soalnya lihat beraneka makanan sudah eneg saja bawaannya.

 

Kalau anak-anak andalannya ayam, mau ayam bakar, ayam goring, ayam gulai pokoknya ayam saja. Kalau suami biasanya es tebu, beli sari tebunya saja es nya dari rumah biar dapat lebih banyak. Cerdik kan? Nah kalau bapak mertua biasanya cukup dibelikan risol seplastik.

 

3. Buka Bersama

Ini adalah waktu yang paling ditunggu saar Ramadan. Kegiatan berbuka ini juga tak kalah istimewa dengan sahur. Lihat saja dari variasi menunya pasti lebih dari tiga menu. Juara emang permenuan saat puasa.

 

Nah nikmatnya kegiatan ini adalah saat membatalkan puasa. Minum minuman yang seger dan rasanya energi langsung kembali. Yang penting jangan berlebihan dalam mengkonsumsi makanan saat berbuka dan perhatikan asupan nutrisinya.

 

4. Salat Tarawih

Moment salat tarawih merupakan momen yang tidak ada di bulan lain. Maka sayang sekali meninggalkannya jika tidak ada uzur yang mendesak. Anak-anak juga senang mengikuti kegiatan ini , karena selain ramai juga anak-anak bisa dapat jajan. Meski saya kurang setuju untuk hal ini.

 

Keriuhan anak-anak saat persiapan salat tarawih juga menjadi pemandangan yang lucu, apalagi si bungsu yang sangat antusias. Meski nanti di tengah salat mereka kecapekan namun semangat awal selalu membara.

 

Itulah empat kegiatan favorit saat Ramadan bersama keluarga. Kegiatan sederhana namun penuh makna. Semoga kelak mereka menjadi orang-orang yang selalu merindukan bulan Ramadan.

Selasa, 04 Mei 2021

Tentang Puasa Saat Pandemi

13.42 0 Comments

 





 

Tahun 2021 merupakan kali kedua Ramadan di tengan pandemi. Meskipun puasanya tetap biasa asaja namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar puasa di masa pandemi ini lebih lancar, karena nyatanya beberapa teman malah positif Covic-19 jelang lebaran.

 

1. Perhatikan Asupan Gizi

Terkadang dalam buka dan sahur kita tidak memperhatikan asupan gizi. Buka minum es hingga kenyang, sahur kadang malas bangun. Duh kalau seperti ini dibiasakan bisa-bisa tubuh protes dan malah bikin sakit. Jadi meski puasa tidak lantas pas buka kita menurutkan keinginan saja tetap penuhi asupan gizi seimbang. Tetap makan karbohidrat, protein, vitamin dan mineral.

 

2. Konsumsi Suplemen Penambah Daya Tahan Tubuh

Menjaga daya tahan tubuh sangat penting dalam masa pandemi ini terutama saat puasa. Makanya jangan lupa untuk mengkonsumsi suplemen penambah daya tahan tubuh agar kondisi badan tetap fit dan bugar. Contohnya konsumsi madu, kurma, vitamin dan lain-lain.

 

3. Olahraga Secara Teratur

Puasa bukan alasan untuk bermalas-malasan, tetap lakukan olahraga meski saat puasa. Tidak usah yang terlalu berat dan menguras energi. Olahraga ringan sekita 10-15 menit sudah cukup agar tubuh tidak kaku. Dan pastinya olahraga bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

 

4. Konsumsi Air Putih 8 Gelas Sehari

Ini juga sering diabaikan saat puasa, padahal sangat penting mengkonsumsi air putih delapan gelas sehari agar tubuh terhidrasi. Sayangnya sebagian orang merasa tak sanggup melakukannya. Padahal delapan gelas ini bisa kita cukupi dengan mudah yaitu:

- satu gelas sebelum buka

- satu gelas setelah buka

- satu gelas sebelum sholat isya

- satu gelas setelah tarawih

- satu gelas sebelum tidur

- satu gelas saat bangun tidur sahur

- satu gelas sebelum sahur

- satu gelas setelah sahur

 

5. Hindari Kerumunan

Saat ini berkerumun sangat tidak disarankan karena dikhawatirkan akan menularkan Covid-19. Jadi baik saat puasa maupun tidak tetaplah menjaga jarak agar tetap aman dan tidak terular virus yang sedang mewabah ini.

 

 

Itulah lima hal tentang puasa saat pandemi. Semoga pandemi segera berlalu dan kita dapat bersilaturahmi seperti dahulu. Aamiin.

Senin, 03 Mei 2021

3 Hal Yang Dirindukan Saat Ramadan

20.39 0 Comments




 


 

Bulan Ramadan memang bulan istimewa, terutama bagi umat muslim karena banyak keistimewaan di dalamnya. Keistimewaan tersebut adalah karena di bulan Ramadan, setan dibelenggu, setiap kegiatan baik dinilai ibadah walau hanya tidur dan pahala yang berlipat ganda. Karena itulah Ramadan harus disambut dengan sebaik-baiknya.

 

Disisi lain, ada kebiasaan bulan Ramadan yang selalu dirindukan kehadirannya. Hal ini dikarenakan pada saat bulan biasa kita tidak akan mendapatkannya. Atau kalaupun mendapatkannya suasananya akan berbeda.

 

1. Tarawih

Salat tarawih merupakan sholat yang khusus dilaksanakan pada bulan suci Ramadan. Salat ini biasanya dilakukan berjamaah di masjid-masjid meskipun bisa juga dilakukan sendiri. Namun tentu saja karena pahalanya yang berlipat-lipat di bulan Ramadan maka orang berbondong-bondong melaksanakannya secara berjamaah.

 

Fakta uniknya adalah biasanya jamaah penuh hanya pada 10 malam pertama saja, selanjutnya biasanya jamaah sudah mulai berkurang. Kadang memang di akhir godaannya lebih berat. Salat ini juga bisa menjadi ajang melatih anak salat meski kadang mereka malah asyik bermain karena banyak teman. Namun dengan memberi pengertian insya Allah mereka mau dan rajin menjalankan ibadah salat.

 

2. Sahur

Meskipun ada puasa sunnah yang dilaksanakan di luar bulan Ramadan, sahur di bulan Ramadan selalu istimewa. Karena lebih ramai apalagi kalau kumpul dengan keluarga dan juga biasanya ada yang membangunkan sahur. Meski semenjak pandemi ini tidak ada yang berkeliling membangunkan sahur. Padahal saya menantikan itu lho, sayang tidak ada.

 

Sahur di bulan Ramadan biasanya juga memiliki menu yang istimewa daripada sahur di bulan lain. Entah hanya mitos atau memang sudah menjadi tradisi, sahur di bulan ini pokoknya istimewa.

 

3. Buka Puasa

Hal apa yang paling dinantikan orang yang sedang berpuasa selain buka puasa? Menantikan detik-detik berbuka puasa di bulan Ramadan begitu meriah. Ada banyak menu masakan yang dapat kita pilih. Sayangnya kalau tidak pilih-pilih bisa-bisa hanya memenuhi tuntutan lapar mata saja.

 

Itulah tiga hal yang sangat saya rindukan ketika bulan Ramadan tiba. Saya tidak pernah mengajarkan anak untuk bermain kembang api atau sejenisnya karena memang itu bukan budaya Ramadan. Semoga kita dipertemukan dengan Ramadan berikutnya. Amiin

Minggu, 02 Mei 2021

5 Kegiatan Yang Dilakukan Saat Libur

20.21 0 Comments



 


 

Liburan di masa pandemi bagi sebagian orang mungkin sia-sia. Bayangkan kita tidak bisa kemana-mana. Bolehnya hanya di rumah saja. Kalau mau kemana-mana wajib rapid test yang kadang ngebayanginnya saja sudah bikin ngilu.

 

Tapi tidak bagi saya. Liburan di rumah saja itu justru lebih nikmat, karena tidak perlu merasakan kecapekan di jalan. Lalu apa yang saya lakukan biar tidak merasa bosan?

 

1. Bebenah Rumah

Libur merupakan kesempatan untuk bebenah rumah. Soalnya saya yang masih ngantor jarang berada di rumah jadi kesempatan untuk membenahi rumah dengan focus itu jarang didapat. Jadi kalau libur begini bisa dimanfaatkan.

 

2. Berkebun

Saya senang berkebun sejak remaja, jadi sudah punya anakpun masih juga suka berkebun. Apalagi menanam tanaman yang menghasilkan bunga, buah maupun sayur. Ada saat membahagiakan ketika mulai panen. Nah saat liburan merupakan saatnya memanjakan tanaman, seperti menyiram dengan lebih intens, memupuk, dan menyiangi.

 

3. Memasak

Kapan lagi bisa praktekkin resep-resep yang sudah ditonton kalau bukan di hari libur. Jadi libur juga bisa me time dengan memasak. Kadang direcokin sama bocah sih, tapi enggak apa-apa biar mereka sambil belajar di dapur.

 

4. Menghabiskan Waktu Bersama Bocah

Liburan memang harus dimanfaatkan betul-betul untuk lebih dekat dengan anak. Kadang tingkah polah mereka yang lucu dan manja merupakan kenangan yang mungkin tidak akan didapatkan lagi kelak. Kadang belajar bersama, kadang berantakin mainan yang bikin emak sia-sia beberes rumah.

 

5. Tidur Siang

Tidur siang sampai puas itu tidak bisa didapat kalau bukan di hari libur. Bisa tidur hingga sore bareng anak-anak itu juga suatu kepuasan tersendiri. Soalnya kalau hari kerja paling bisa tidur siang lima belas menit saja dan tidak bisa tidur bareng anak.

 

Nah itu dia hal yang saya lakukan ketika libur tiba. Hal receh tapi membuat hati bahagia. Meski di rumah saja tapi tetap bermanfaat dan bahagia.


Resep Brambang Asem Alias Sambal Plencing

07.08 0 Comments


Namanya brambang asem, rasanya manis, asem, pedas. Makanan favorit saya dulu. Tiap ada yang jual pasti beli atau merayu simbah buat bikinin hihihi. Makanan ini mirip pecel, sayur dicampur dengan sambal. Bedanya kalau brambang asem ini biasanya sayurnya daun ubi rambat kalau ditempat saya namanya lung. Selain dengan lung makan brambang asem dikombinasikan dengan tempe gembus juga makin nikmat.

Semenjak tinggal di Riau saya tidak pernah menemukan makanan ini lagi. Beruntung dulu suka lihat simbah masak brambang asem dan juga punya mbak yang bisa ditanyain resep-resep pengobat rindu hihihi. Karena pulang kampung selalu sulit akhirnya saya mencoba membuat sendiri deh brambang asem ini.

Kali ini saya mau share resepnya ya, bagi yang ngiler dan kepengen bisa bikin sendiri di rumah.

Bumbu:

5 buah cabai rawit setan / cabai lain , jumlahnya bisa diseuaikan selera

5-8 siung bawang merah, pas bikin ini saya pakai 5 siung saja karena bamernya besar-besar

2 gr terasi (1/2 bungkus terasi kemasan bungkus kecil)

garam secukupnya

1/4 bagian gula jawa/gula merah bulat

asam jawa , karena disini sudah dibungkus kecil-kecil saya pakai 1/3 nya saja


Cara membuat:

1. Goreng cabai rawit dan bawang merah, setelah masak uleg hingga halus

2. Goreng terasi kemudian uleg bersama cabai rawit dan bawang merah

3. Tambahkan garam, uleg lagi

4. Tambahkan asam jawa, uleg

5. Tambahkan gula jawa/gula merah uleg sampai tercampur rata.

6. Brambang asem siap dihidangkan.


Nah beberapa resep yang saya temui bahan-bahan tersebut dibakar, namun saya lebih suka digoreng lebih praktis hehehe. Karena daun lung tidak saya dapatkan disini, saya mengganti sayurnya dengan kangkung. Gorengannya saya ganti dengan tempe mendoan. Endes banget pokoknya, bisa banyak menghabiskan sayuran.

Demikian sharing dari saya, semoga bermanfaat.





Sabtu, 01 Mei 2021

5 Channel Akun Resep Masakan Favorit

16.33 0 Comments



 


 

Sebagai ibu rumah tangga biasa saya juga suka memasak. Meski kadang masaknya ya cuma itu-itu saja hehehe. Namun anak-anak nih suka ngasih inspirasi dengan menyodorkan channel yang memasak reseo kesukaan bocah. Kadang saya sendiri yang cari resepnya saat merasa weekend nanti bakalan longgar. Dan inilah 5 channel akun resep masakan favorit saya.

 

1. Resep Hernis

Berkunjung ke channel ini duh mata dimanjain banget sama postingan-postingan beliau yang menarik mata. Resepnya juga mudah diduplikasi, dijamin berhasil deh kalau mengikuti resep di channel ini. Saya pertama kali nyobain resep donut empuknya dan jadi. Bocah jadi nagih tiap hari  minta dibikinin donat hehe.

 

2. Dapur Mamika

Disini kita juga bakalan disuguhin berbagai resep dari yang mudah banget kayak mie instan sampai yang rumit kayak empek-empek hehehe. Saya pakai resep empek-empek ikan teri disini dan sukses. Malahan pas nikahan adek resep ini kepake buat bikin 5 kg empek-empek, waktu itu sih dikombinasi sama resep adik sepupu juga.

 

3. Uli’s Kitchen

Pertama mampir kesini waktu nyari resep setup roti tawar. Entah kenapa dari banyak pilihan, saya jatuh hati sama Uli’s Kitchen ini. Mungkin karena tampilannya menarik kali ya. Dan coba deh main ke channelnya dijamin ngiler sampai netes-netes hihihi. Lupa deh sama diet soalnya enak-enak semua resep cemilannya.

 

4. Dapur Kreasiku

Mau bikin kue kering tapi nggak punya oven? Bisa banget coba deh main ke channel satu ini dijamin bakalan langsung pinter bikin kue kering tanpa oven. Dan surganya cemilan ya disini, bikinnya mudah dan antigagal pastinya.

 

5. Mama Akshara

Mama yang satu ini juga kreasinya luar biasa. Pasti emak-emak auto nyobain semua resepnya. Habisnya gampang sih dan hasilnya pasti nikmat. Bolu-boluan yang biasanya susah buat saya, disini jadi simple bebikinannya. Kan jadi seneng akutuh. Makanya kalau mau bikin bolu buat mertua bisa pakai respnya Mama Akshara ini.

 

Itu dia lima channel resep masakan favorit. Kebanyakan sih cemilan ya soalnya memang biar anak-anak gak bosen selama di rumah saja. Tapi resep masakan yang lain ada juga kok tinggal di eksplore aja channelnya. Semoga bermanfaat ya …