Selasa, 19 Mei 2020

5 Menu Praktis Untuk Buka dan Sahur


Bulan Ramadhan memang bulan istimewa bagu umat muslim. Bagaimana tidak? Di bulan ini dosa-dosa banyak diampuni dan pahala banyak dilipatgandakan. Selain ibadah ada satu hal menarik selama Ramadhan ini yaitu makanan.

Ramadhan-ramadhan sebelumnya mungkin kita masih bebas menemukan jajanan khas bulan Ramadhan seperti kolak, es buah, kurma dan lain-lain. Namun saat ini karena merebaknya virus corona dan masyarakat diwajibkan untuk di rumah saja, belanja-belanja makanan selama Ramadhan jadi berkurang. Diganti dengan memasak sendiri berbagai masakan baik untuk hidangan berbuka maupun sahur.

Bisa dipastikan banyak emak-emak rempong di luar sana. Masak ini masak itu, udah macem-macem dimasak, udah lelah badan eh ternyata masakannya nggak habis. Duh sedih ya Mak. Nah pada postingan kali ini saya akan membagikan menu praktis untuk
buka dan sahur.

Sebagai emak dengan tiga anak yang masih kecil, waktu saya cukup terbatas. Mereka adalah prioritas utama, namun menyajikan makanan juga tidak boleh dilepaskan begitu saja. Makanya saya coba siasati agar setiap memasak hidangan buka dan sahur menjadi lebih praktis.

1. Sambal

Orang di tempat saya menyebutnya sambal, kalau bahasa tenarnya balado. Sebenarnya cabai yang dimasak kemudian nanti dicampurkan ke aneka lauk seperti ikan, ayam, tahu, tempe, telur dan lain-lain. Tapi cukup ribet juga kalau harus menyiapkannya per hari. Untuk itu saya membuat sambal untuk seminggu sekaligus.

Biasanya saya buat pada hari-hari libur yaitu di hari Sabtu atau Minggu, soalnya walaupun banyak yang mengira saya libur WFH cukup menyita waktu. Biar hemat tenaga saya juga menggunakan blender untuk menggiling cabai dan teman-temannya. Oke ini dia resepnya.

Balado:
200 gram cabai merah
1 buah tomat ukuran besar
8 siung bawang merah
4 siung bawang putih
garam sesuai selera
penyedap masakan sesuai selera
6 sdm minyak goreng

Cara membuat:
1. Haluskan cabai, tomat, bawang merah dan bawang putih hingga halus.
2. Panaskan minyak goreng dan tuangkan cabai dan yang lainnya yang telah dihaluskan.
3. Tambahkan garam dan penyedap rasa.
4. Masak hingga matang

Menurut saya kematangan sambal ini jika sudah mengelurkan harum bawang dan cabai berubah dari merah menjadi agak oranye. Simpan dalam kulkas jika sambal sudah dingin.

Sambal ini siap dijadikan bumbu nasi goreng, balado kentang, balado telur, balado ikan, balado ayam dan lain-lain. Bahan-bahannya tinggal goreng dan campur sama baladonya. Praktis bukan?

2. Seafood Lapis Tepung

Membuat makanan yang dilapisi tepung juga cukup praktis, namun agar lebih praktis lagi saya membuatnya sebagai frozen food. Lumayan kan tinggal goreng-goreng saja. Apalagi saat sahur tidak perlu lagi bergelimang dengan tepung.

Anak-anak biasanya lahap kalau masakannya kayak gini. Cara membuatnya juga cukup mudah.

Bahan:
500 gr udang yang sudah dibuang kulitnya atau cumi yang sudah dipotong-potong.
1 butir telur kocok lepas
Tepung bumbu sesuai kebutuhan
Minyak goreng untuk menggoreng

Cara membuat:
1. Celupkan udang/cumi ke dalam telur.
2. Angkat dari celupan telur kemudian celupkan ke dalam tepung bumbu.
3. Ulangi sekali lagi langkah 1 dan 2 , biasanya hasil tepungnya lebih keriting. Tapi kalau malas, sekali sudah cukup.
4. Goreng dalam minyak goreng panas. 
5. Jika ingin langsung dimakan goreng hingga matang, jika ingin disimpan goreng sebentar kemudian tiriskan dan simpan di frezeer menggunakan wadah.

Setengah kilo biasanya bisa tiga kali goreng untuk anak-anak, praktisnya untuk menggoreng berikutnya tidak perlu ribet celap-celup lagi. Tinggal keluarkan dari kulkas sebentar kemudian goreng hingga matang. 

3. Tahu Isi dan Risoles

Di daerah saya tinggal tahu isi kebanyakan isi mihun atau bakso, jarang yang isi sayur. Padahal saya paling suka yang isi sayur. Nah yang isi sayurpun sebenarnya diisi dengan sayur mentah yang dibumbuin. Tapi demi kepraktisan saya buat isi yang win-win solution untuk tahu isi dan risolesnya.

Isi risolespun disini kebanyakan mihun, jarang menemukan yang isi sayur. Sebenarnya isi risoles yang enak itu yang pakai ayam. Tapi kayaknya tahu isi ala-ala risoles agak aneh deh makanya disamain aja isinya.

Saya juga bikin sekaligus banyak, untuk menu takjil tinggal goreng saja.

Bahan:
10 buah tahu pong atau tahu biasa digoreng kering
20 lembar kulit lumpia
100 gram wortel iris korek api

100 gram kubis iris tipis
1 siung bawang putih
3 siung bawang merah
garam secukupnya
penyedap rasa secukupnya
sedikit minyak untuk menumis

Cara membuat:
1. Haluskan bawang merah dan bawang putih
2. Tumis hingga harum kemudian masukkan wortel dan kubis.
3. Tambahkan garam dan penyedap rasa, tambahkan sedikit air dan biarkan hingga lunak sambil sesekali diaduk.
4. Dinginkan, kemudian isikan ke tahu dan kulit lumpia
5. Untuk tahu sebelum digoreng celup dulu dalam tepung yang diberi air, untuk risoles langsung digoreng saja, sisanya masukkan dalam freezer dalam wadah tertutup.

4. Chicken Strips

Yang satu ini juga termasuk favorit anak-anak. Lebih mudah membuatnya dan tinggal dimasukkan dalam freezer.

Bahan:
Dada ayam buang kulitnya potong memanjang
1 siung bawang putih
2 siung bawang merah
garam secukupnya
penyedap rasa secukupnya
1 butir telur
Tepung panir secukupnya

Cara membuat:
1. Haluskan bawang merah dan bawang putih
2. Campurkan bumbu halus tersebut ke dalam dada ayam beserta garam dan penyedap rasa. Bumbui diamkan selama 15 menit agar bumbu meresap.
3. Celupkan ke dalam telur
4. Gulingkan ke dalam tepung panir hingga seluruh bagian dagingnya tertutup.
5. Bisa langsung digporeng atau disimpan dalam freezer dalam wadah tertutup.

5. Piscok

Panganan ini cocok juga untuk dijadikan menu takjil. Di hari-hari biasa piscok sangat mudah ditemui, namun pada saat puasa sepertinya jarang yang menyajikan makanan ini. Caranya juga cukup mudah. Kuncinya ada pada pisang dan coklatnya.

Bahan:
4 buah pisang kepoh, bagi empat memanjang
16 lembar kulit lumpia
mentega
selai cokelat

Cara membuat:
1. Olesi kulit lumpia dengan mentega kemudian olesi dengan selai cokelat.
2. Masukkan pisang kemudian gulung memanjang, agar ujung-ujungnya menutup beri sedikit air kemudian lekatkan.
3. Bisa langsung di goreng atau dimasukkan dalam freezer.


Nah itu dia menu praktis untuk buka dan sahur. Kunci kepraktisannya adalah karena berbagai menu tersebut bisa disimpan dalam freezer, sehingga ketika waktu terdesak bisa tinggal goreng tanpa banyak menghabiskan waktu.

Meksi postingan ini agak terlambat karena puasa tinggal beberapa hari lagi, bisa juga diterapkan untuk hari-hari biasa. Agar ibu walaupun bolak-balik masak tapi nggak terlalu capek.

Semoga bermanfaat.

Tulisan diikutsertakan dalam challenge IIDN di  https://ibuibudoyannulis.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar