Senin, 16 Maret 2020

# Cerita # challenge

Semua Karena Corona


Senin 16 Maret 2020 harusnya ada pertemuan antara BPS Provinsi dan BOS Kabupaten/Kota di Kota Dumai. Sayang sekali acara hari ini harus dibatalkan karena arahan dari pimpinan tertinggi negara, provinsi dan juga dari pimpinan BPS sendiri. Nah perasaan saya agak kacau antara lega dan juga bingung. 

Banyak hal yang akhirnya menjadi sebagai badai tersendiri untuk saya. Di satu sisi saya masih mengikuti instruksi karena pembatalannya mendadak, di sisi lain banyak yang terkorbankan karena hal ini.

1. Tidak menghadiri pesta pernikahan adik ipar
Saya kaget waktu diberitahu bahwa pesta adik ipar saya tanggal 16 Maret 2020. Karena tanggal tersebut saya harus ke Dumai. Awalnya saya mau cari yang jadwal siang atau malam saja. Tapi ternyata tidak ada, adanya jadwal pagi jam 4 subuh dan tengah malam. Karena suami bilang kalau tengah malam ada resiko terlambat akhirnya saya ikut yang jadwal berangkatnya pagi.

Dan akhirnya ya nggak bisa lihat adik bersanding di pelaminan. Walaupun pestanya di pihak perempuan tapi kan pengen juga melihat resepsinya. Soalnya waktu kakak saya yang nomor dua menikah saya tidak bisa hadir, karena acara di kampus yang waktu itu menurut saya dipaksakan. Dipaksa untuk hadir semua tak boleh izin.

2. Acara Dibatalkan

Sampai di pertengahan perjalanan, saya mendapat pesan di wahtsapp grup bahwa acara hari ini kemungkinan batal. Karena masih ada kata kemungkinan saya pikir saya masih bisa lanjut. Tapi ternyata saya disuruh pulang oleh pimpinan. 

Saya sebenarnya lega, karena acara kantor ke luar kota batal. Tapi saya jadi bingung dong, soalnya saya sudah dalam perjalanan. Akhirnya pas turun sarapan saya telpon suami dan suruh tunggu di rumah makan itu aja. Ya sudah saya menurut dan ngetem ya mungkin hingga 2 jam lebih karena saya ternyata sudah di Kabupaten sebelah.

Sebenarnya sih agak lega karena tidak perlu berlama-lama keluar kota sementara virus makin merebak. Cuma yang bikin nyesek udah packing hingga dini hari, tidur juga sebentar karena travel jemputnya pagi buta eh ternyata harus pulang lagi. 

3. Anak Sekolah Dipulangkan Cepat.
Setelah memutuskan turun di sebuah warung makan, setelah selesai sarapan, saya langsung pamit pada pak supir dan tentu saja tak lupa bayar hehehe. Kemudian saya menunggu di sana sekitar 2,5 jam hahaha.

Di masa jeda itu saya menghabiskan waktu dengan aktif di wa grup termasuk juga menulis postingan ini hihihi. Yang bikin saya shock ketika ad WA dari grup sekolah mengumumkan bahwa hari itu pulang jam sepuluh. 

Saya langsung auto panik dong, soalnya bapaknya anak-anak lagi dalam perjalanan menjemput saya. Untungnya ada adik dan kakak ipar yang bisa jemputkan Si Sulung. 

4. Tengah Hari Baru Sampai Rumah
Pas adzan Dzuhur berkumandang saya baru sampai rumah. Perjalanan yang sungguh membuat saya lelah jiwa dan raga hahahaha. Tapi karena berjumpa dengan anak-anak yang ternyata sudah menantikan saya rasa capek dan kantuk pun hilang. Setelah itu langsung cus ke pernikahan adik ipar. Dan pesta pernikahan itulah satu-satunya acara yang tidak mengalami perubahan karena status siaga Corona ini.

Itulah sekelumit kisah hari ini. Berkat virus Corona dinas luar ditunda semua. Itu artinya waktu bersama anak dan mengurus tanaman menjadi lebih banyak soalnya sudah banyak planning yang mau dilakukan salah satunya memindahkan krisan dan adenium ke pot yang lebih besar. 

Semoga virus Corona segera reda dari Indonesia. Tetap jaga kebersihan dan kesehatan, semoga kita semua terhindar dari virus berbahaya.


10 komentar:

  1. di Malaysia juga banyak acara yang berkaitan terpaksa dibatalkan akibat Covid-19

    BalasHapus
  2. alhamdulillah pernikahan tetap berlangsung hehe. corona tidak menghalangi ikatan janji suci

    BalasHapus
  3. Meski anak2 sekolah belajar di rumah tp guru2nya tetap berangkat. Huhu
    Tp memng byk acara atau event yg ditunda bahkan dibatalkan sih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga segera berlalu ya mbak badai Corona ini. Aamiin

      Hapus
  4. Ikut sedih mba, paling tidak kita sudah ikut meminimalisir penyebaran corona meski kita jadi terdampak karena acara2 kita dibatalkan.

    btw ijin follow blognya yah.

    Salam
    ~Dayan~

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bang semoga wabag virus ini segera berlalu ya

      Hapus
  5. Coronavirus has a big impact on our life. To my mind, we all have to take all the efforts to prevent migrating this virus. We don't know, what consequences it may lead to.

    BalasHapus