Jumat, 13 Maret 2020

# lomba # otomotif

Jangan Salah Pilih Oli, Pakai Enduro Jagoannya Oli


"Wid ada rencana beli motor?" Tanya salah seorang teman kerja.

"Hmm.... Kayaknya enggak, mau beli sepeda aja." 

"Kok malah beli sepeda sih?"

"Iya soalnya susah ngerawat motor," jawab saya waktu itu.

Itu adalah percakapan yang saya ingat ketika saya baru mulai kerja. Waktu itu masih single dan kebetulan jauh dari orang tua tepatnya di Samarinda, Kalimantan Timur sementara orang tua berada di Jawa Tengah. Saat itu belum terbersit untuk membeli kendaraan bermotor karena masih bisa naik angkutan umum meski harus berputar-putar dahulu.

Namun akhirnya atasan saya yang merasa kasihan karena saya pegawai baru yang nggak punya apa-apa, akhirnya dipinjami sepeda motor. Awalnya saya nggak mau karena bingung mau diapain. Akhirnya atasan saya tersebut menyuruh saya untuk servis sepeda motor tersebut karena memang jarang dipakai.

Dari situ saya mulai tahu bagaimana cara merawat kendaraan khususnya sepeda motor. Dulu saya pikir kalau punya motor ya harus ngerti masalah mesin motor. Makanya sempat takut mau beli sepeda motor. Padahal cukup masuk ke bengkel dan beres deh tu motor sama montir-montir di sana.

Satu hal yang perlu dicatat adalah kota harus servis kendaraan secara berkala. Kenapa? Supaya oli motor bisa diganti tepat waktu. Soalnya oli ini memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kondisi motor seperti:
1. Komponen mesin tidak cepat rusak
2. Kinerja mesin yang makin meningkat
3. Menghemat bahan bakar. 

Biasanya kalau sudah di bengkel, kita tinggal ngikut aja. Mana yang rusak dan perlu diganti. Kalau spare part kadang masih ditawari merk ya tapi kalau oli biasanya jarang. Cuma kita bisa kok memilih sendiri jenis oli yang mau dipakai kalau bengkelnya tidak tersedia ya beli sendiri saja, jadi tinggal bayar jasanya. Sudah tahu belum bagaimana memilih oli motor yang sesuai untuk kendaraan kita?

Oli sendiri ada tiga jenis yaitu oli mineral, sintetik dan semi mineral. Bedanya yaitu bahan dan tingkat kekentalan. Oli mineral berasal dari olahan minyak bumi. Oli sintetik berasal dari senyawa buatan dan oli semi sintetik merupakan campuran keduanya dengan persentase tertentu. Sedangkan tingkat kekentalan oli mineral kurang stabil dibanding oli sintetik maupun oli semi sintetik.


Sementara hal-hal yang perlu diperhatikan ketika memilih oli motor antara lain:

1.     Tingkat Kekentalan
Tingkat kekentalan oli biasa disingkat dengan SAE (The Society of Automotive Engineering). Kode SAE ini bisa kita lihat pada kemasan oli. Misalnya SAE 10W-30 itu artinya tingkat keenceran oli mencapai 30 dan masih dapat digunakan hingga suhu minus 10 derajat celcius. Semakin kecil angka di depan W semakin tinggi tingkat keenceran oli.

Nah untuk memilih tingkat keenceran oli ini sesuaikan saja dengan suhu lingkungan. Jika berada pada dataran tinggi atau wilayah bersuhu dingin sebaiknya gunakan SAE 10W-30 hingga SAE 15W-50. Sedangkan jika tinggal di wilayah yang bersuhu panas sebaiknya gunakan SAE 15W-40 hingga SAE 20W-40.

     2.    Nilai API
            Kode API digunakan untuk mengukur kemampuan oli dalam menahan gesekan mesin. Untuk              mesin yang berbahan bakar bensin, kode API dimulai dengan huruf S. Terdapat beberapa                    jenis    kode API antara lain SA, SB, SC, SD, SE dan lain-lain. Semakin tinggi abjad di                        belakang huruf S semakin tinggi pula kemampuan oli menahan gesekan komponen mesin.

    3.      Jenis Motor dan Jenis Koplingnya
Poin ketiga ini yang sangat menentukan. Jenis motor apa yang kita miliki? Jangan sampai memilih oli matik digunakan untuk motor bebek. Duh bisa dilamar babang bengkel nanti eh.

Kita harus tahu ya motor kita jenisnya apa. Apakah motor sports, motor bebek atau motor matik. Motor sports itu motor besar yang biasa dipakai buat balapan, kalau motor bebek itu motor yang perpindahan giginya manual dan biasanya memiliki kapasitas mesin 150 cc. Sedangkan motor matik adalah motor yang perpindahan giginya otomatis. Pasti sudah pada tahu kan merk dan variannya apa aja.

Nah sedangkan kopling ada dua tipe yaitu kopling basah dan kopling kering. Saya sih nggak begitu mengerti dengan dunia per-koplingan tapi kopling basah itu biasanya dimiliki oleh motor sports dan motor bebek sedangkan kopling kering biasanya dimiliki oleh motor matik.

Nah untuk memilih oli yang tepat untuk kedua jenis kopling tersebut kita harus memperhatikan kode JASO (Japanese Automative Standard Organization). Kode JASO MA digunakan untuk kopling basah sementara kode JASO MB digunakan untuk kopling kering.

Saya sendiri memiliki sepeda motor bebek, dan berdasarkan tips diatas saya mungkin akan memilih oli yang memiliki SAE 15W-40 hingga SAE 20W-40 soalnya daerah tempat tinggal saya cukup panas. Sementara itu karena sepeda motor ini hanya untuk kegiatan sehari-hari maka kode API nya yang SE atau diatasnya dan tentu saja kode JASO nya yang MA.

Nah kalau ada yang lagi cari-cri oli yang cocok untuk motornya coba deh oli motor Enduro yang merupakan produk pertamina ini. Ada lima varian oli motor keluaran pertamina antara lain Enduro 4T racing SAE 10W-40, Enduro 4T SAE 20W, 30W – 50, Enduro 4T Sport SAE 5W, 10W – 30, Enduro Gear 4T Full Synthetic Oil, Enduro Matic G SAE 20W, 30W – 40, dan Enduro Matic SAE 10W, 20W, 30W.


Untuk motor saya bisa menggunaka Enduro 4T 20W-50. Oli motor jenis ini telah memiliki mutu API SJ dan JASO MA. Keunggulan yang dimiliki oli ini antara lain;
1. Memiliki stabilitas sheer yang sangat baik, memudahkan sirkulasi pelumas, pada saat start up dan memberikan efek pendinginan dan pelumasan yang optimal pada temperatur dan kecapatan operasi yang tinggi.
2. Mencegah slip pada kopling basah
3. Memiliki stabilitas oksidasi dan degradasi yang sangat baik pada temperatur operasi yang tinggi.
4.  Menjaga kebersihan mesin dan memberikan perlindungan yang sangat baik terhadap pembetukan deposit pada piston.
5. Perlindungan terhadap karat dan keausan yang berlebihan
6. Memberikan akselerasi yang optimal sehingga motor dapat melaju lebih cepat.

Selain itu harga oli motor Enduro juga terjangkau lho. Di harga 30-an ribu rupiah hingga 160 an ribu rupiah untuk jenis oli Enduro Sport. Wah asyik banget ya pakai oli Enduro ini. Sudah banyak kelebihannya, banyak variannya dan harganyapun terjangkau. Oli Motor terbaik ya Enduro. Kalau kamu apa oli pilihanmu?

2 komentar: