Rabu, 25 Maret 2020

6 Suka Duka Sekantor Dengan Pasangan



Saya tidak pernah menyangka bahwa akan berjodoh dengan seseorang yang ternyata sekantor dengan saya. Mengenai jodoh ini pernah saya tulis di postingan PAMALI. Dan ternyata sekantor dengan pasangan itu membawa dampak tersendiri yang tidak pernah saya duga sebelumnya.

1. Selalu Bersama

sumber gambar: pixabay
Kemana-mana selalu bersama wkwkwkwk. Ya iya dong tujuan kantor - rumah memang selalu memiliki rute yang sama. Hal ini membuat pandangan anak-anak terhadap kami itu ya selalu bersama. Misalnya saya atau suami sedang ada urusan dinas yang nggak bisa sama-sama kadang anak-anak nanya, dan mereka heran kenapa kami nggak sama-sama hahaha. 

Waktu bersamapun juga lebih banyak. Dan tentu saja harus dimanfaatkan sebaik-baiknya dong ya. Misalnya sore pas pulang kantor, bisa kesempatan dulu ni makan berdua wkwkwkwk. Bisa juga pas makan siangnya tanpa khawatir salah satu dari kami akan terlambat kembali ngantor.

2. Korban Bullying di Kantor

Ini yang paling nyebelin jadi korban bullying di kantor. Contoh saja ini pas saya nggak bawa bekal dan kami sarapan di bungkus bawa ke kantor. Aduh itu orang kantor udah langsung komen aja.

"Nggak masak istrinya di rumah?" Karena sudah terbiasa ya dibawa ketawa aja. Biasanya yang ngomong begitu yang istrinya nggak kerja dan apa-apa selalu tersedia sama istri. Yah mungkin nasib suamiku yang nggak beruntung punya istri kantoran macam saya hahaha.

Pokoknya ada aja bahan ejekan. Tapi jangan sampai masuk ke hati lha ya, soalnya ini hanya becandaan teman-teman yang kebetulan kami adalah korbannya. 

3. Dapat Jatah Dobel

Ya iyalah ya, walaupun kami suami istri tapi kan nggak dibayar / diberi cuma satu. Tetap saja atas nama pegawai masing-masing. Misalnya aja nih kalender yang dibagi tiap tahun. Ya jelas kami dapat dua wong dua-duanya kerja di tempat yang sama.

Masalahnya kadang ada aja yang iri karena kami bisa dapat dobel. Tapi ya gimana ya, memang sudah hak kami ya jangan dikurangi dong. Karena jiwa raga kami kan sudah 100 persen diabdikan untuk instansi tercinta. Coba ya beliau, yang mungkin kurang senang kami dapat dobel, menjalani apa yang kami jalani pasti juga gak bakalan mau kan haknya dikurangi hihihi.

4. Lebih Mengerti

Nah kalau urusan lembu-lemburan biasanya suami lebih mengerti. Walaupun kadang pasang tampang jutek juga hahahah. Tapi yang namanya satu instandi ya sudah mengerti ritme kerja masing-masing. Walaupun kadang kesel, misalnya hari libur malah kerja ya ditahan aja. Nanti kalau waktunya sudah longgar ya tinggal piknik bareng gitu aja.

5. Baju Kembaran

Baju kembaran kami jangan ditanya lagi, ada banyak. Tentu saja bukan karena kami beli tapi memang jatah dari kantor hahaha. Bisa dipakai aji mumpung kalau kepepet. Jadi seolah-olah kami pakai baju sarimbitan. Padahal orang sekantor juga punya cuma karena acaranya acara pribadi ya nggak ketahuan.

6. Tahu Berapa Pendapatan Pasangan
sumber gambar: pixabay

Namanya juga sekantor, pas tanda tangan pendapatan ya pasti lihat nominalnya dong. Jadi tahu berapa sebenarnya pendapatan pasangan. Jadi nggak perlu tuh sita-sita ATM dia hahaha yang penting setorannya pas wkwkwk.

Dengan tahu pendapatan pasangan ini, juga bisa dijadikan evaluasi untuk melakukan pengeluaran. Harus bisa menakar kira-kira pendapatan saya dan dia kalau untuk beli sesuatu dapatnya apa ya. Jadi tidak ada drama neraca keuangan minus, meskipun pernah juga mengalami hal ini karena sesuatu hal yang mendadak.


Itu dia 6 suka dua sekantor sama pasangan versi saya. Memang hidup tak selalu sempurna, meski menurut orang kehidupan kami enak banget karena sekantor. 

Selasa, 17 Maret 2020

5 Aktivitas Yang Bisa Dilakukan Ketika Anak Diliburkan

Semenjak virus corona merebak di Indonesia akhirnya pemerintah mulai menerapkan social distancing. Dengan adanya kebijakan tersebut maka semua hal dilakukan dari rumah, seperti belajar, bekerja dan lain-lain. Meski ada beberapa pengecualian untuk petugas medis, tentara dan polisi. Eh saya juga termasuk orang yang tidak masuk kategori 'Work From Home' walaupun bukan berprofesi di tiga bidang tersebut. 

Yang membuat emak-emak galau sebenarnya adalah anak yang di rumah ini pada mau ngapain? Karena pasti emak yakin suasana belajar di sekolah dan di rumah sangat jauh berbeda. Saya sendiri juga merasakan hal itu. Meskipun telah dibekali tugas segunung tapi tetap saja namanya anak-anak merasa tidak sekolah ya dia akan melakukan hal lain yang menurutnya menyenangkan. Tapi yang membuat khawatir adalah kalau mereka malah kecanduan gawai. Wah bisa kacau dunia persilatan.

Saya juga tidak pernah setuju memberi anak gawai, karena lebih banyak kerugiannya daripada keuntungannya. Jadi supaya anak tidak bosan di rumah nanti saya sudah sediakan berbagai aktivitas menarik yang bakalan bikin mereka melupakan gawai. Rumah berantakan dan kotor biarian dulu deh yang penting anak-anak happy.

1. Mewarnai

Kegiatan ini bisa dilakukan semua anak, mulai dari si sulung yang sudah kelas dua SD, si tengah yang sudah mulai paud dan juga si bungsu yang berusia 3 tahun. Mereka kalau udah mewarnai tu anteng dan sesekali heboh rebutan pensil warna hehehe. Kalau buku mewarnai meraka sudah penuh saya biasa mencari gambar di mesin pencari dan mencetaknya.

Mewarnai ini juga memiliki beberapa manfaat antara lain:
- mengenalkan warna pada anak
- melatih motorik anak terutama untuk menggenggam
- sebagai media ekspresi anak
- anak jadi mengenal garis batas bidang
- membantu meningkatkan konsetrasi anak

2. Memberi Buku

Anak-anak juga suka buku, meski kadang malah berakhir dengan sobek oleh si bungsu, tapi saya tidak patah arang untuk memberikannya buku. Si Sulung sudah bisa memilih buku kesukaannya sendiri. Si tengah suka dengan buku PAUD nya sedangkan si bungsu harus hati-hati memberi dia buku karena kadang disobek. Tapi si kecil ini sudah senang melihat gambar di buku juga.

Saya kebetulan adalah pecinta buku jadi anak-anak harus terbiasa juga dengan buku. Berbagai jenis buku saya beli untuk mereka. Buku pelajaran, buku aktivitas, buku cerita dan lain-lain.

3. Mengeluarkan Mainan

Yang satu ini adalah obat bosan yang paling mujarab. Tapi efek sampingnya adalah rumah jadi kayak habis kena gelombang tsunami hihihi. Walaupun mainan-mainan ini cukup bagus untuk anak-anak mengembangkan imajinasi dan kemampuan motorik mereka tetap saja habis itu kewalahan ngeberesin.

Kadang sih anak-anak juga bosan dengan mainan lama. Tapi orang tua tidak perlu membelikan mainan yang terlalu mahal. Toh anak tidak memerlukan mainan mahal hanya memerlukan mainan baru. Yang penting diperhatikan adalah mainan tersebut aman untuk mereka.

4. Menggambar

Kertas dan pensil selalu jadi rebutan di rumah. Kata si bungsu dia ada pe-er, padahal sekolah saja belum hahahaha. Tapi karena suka corat-coret di kertas inilah anak-anak jadi gemar menggambar. Apalagi kalau dicontohin. Untuk si Sulung alhamdulillah imajinasinya untuk menggambar mulai berkembang. Si tengah masih harus dituntun sedangkan si bungsu gambarnya masih benang ruwet. Malah kadang gambar abangnya dia coret-coret.

Cara ini cukup membantu menghilangkan kebosanan anak di rumah. Lagi pula pelajaran menggambar juga ada di sekolah kan? Anggap saja ini gantinya meski durasinya jadi lebih panjang di rumah daripada di sekolah.

5. Nonton Video Edukasi

Anak-anak juga nggak melulu main, menggambar, mewarnai atau baca buku. Mereka juga butuh hiburan dan lagu. Maka saya juga menyediakan video edukasi dalam bentuk compact disc yang bisa diputar di layar TV dengan DVD player. Lumayan menambah pengetahuan anak, perkembangan motorik anak, dan konsentrasi anak. Tapi hal ini tidak boleh lama-lama lho, kasihan matanya nanti. Yah semacam ice breaking aja supaya anak tidak suntuk di rumah

Satu hal yang jangan dilupakan adalah mengerjakan tugas yang telah diberikan guru selama masa belajar di rumah ini. Meski di rumah anak-anak tetap harus disiplin kan supaya nanti pas masuk sekolah lagi mereka tidak kaget. Mengingat belajar di rumah selama empat belas hari ini seperti liburan semesteran.

Semoga bermanfaat.

Senin, 16 Maret 2020

Semua Karena Corona


Senin 16 Maret 2020 harusnya ada pertemuan antara BPS Provinsi dan BOS Kabupaten/Kota di Kota Dumai. Sayang sekali acara hari ini harus dibatalkan karena arahan dari pimpinan tertinggi negara, provinsi dan juga dari pimpinan BPS sendiri. Nah perasaan saya agak kacau antara lega dan juga bingung. 

Banyak hal yang akhirnya menjadi sebagai badai tersendiri untuk saya. Di satu sisi saya masih mengikuti instruksi karena pembatalannya mendadak, di sisi lain banyak yang terkorbankan karena hal ini.

1. Tidak menghadiri pesta pernikahan adik ipar
Saya kaget waktu diberitahu bahwa pesta adik ipar saya tanggal 16 Maret 2020. Karena tanggal tersebut saya harus ke Dumai. Awalnya saya mau cari yang jadwal siang atau malam saja. Tapi ternyata tidak ada, adanya jadwal pagi jam 4 subuh dan tengah malam. Karena suami bilang kalau tengah malam ada resiko terlambat akhirnya saya ikut yang jadwal berangkatnya pagi.

Dan akhirnya ya nggak bisa lihat adik bersanding di pelaminan. Walaupun pestanya di pihak perempuan tapi kan pengen juga melihat resepsinya. Soalnya waktu kakak saya yang nomor dua menikah saya tidak bisa hadir, karena acara di kampus yang waktu itu menurut saya dipaksakan. Dipaksa untuk hadir semua tak boleh izin.

2. Acara Dibatalkan

Sampai di pertengahan perjalanan, saya mendapat pesan di wahtsapp grup bahwa acara hari ini kemungkinan batal. Karena masih ada kata kemungkinan saya pikir saya masih bisa lanjut. Tapi ternyata saya disuruh pulang oleh pimpinan. 

Saya sebenarnya lega, karena acara kantor ke luar kota batal. Tapi saya jadi bingung dong, soalnya saya sudah dalam perjalanan. Akhirnya pas turun sarapan saya telpon suami dan suruh tunggu di rumah makan itu aja. Ya sudah saya menurut dan ngetem ya mungkin hingga 2 jam lebih karena saya ternyata sudah di Kabupaten sebelah.

Sebenarnya sih agak lega karena tidak perlu berlama-lama keluar kota sementara virus makin merebak. Cuma yang bikin nyesek udah packing hingga dini hari, tidur juga sebentar karena travel jemputnya pagi buta eh ternyata harus pulang lagi. 

3. Anak Sekolah Dipulangkan Cepat.
Setelah memutuskan turun di sebuah warung makan, setelah selesai sarapan, saya langsung pamit pada pak supir dan tentu saja tak lupa bayar hehehe. Kemudian saya menunggu di sana sekitar 2,5 jam hahaha.

Di masa jeda itu saya menghabiskan waktu dengan aktif di wa grup termasuk juga menulis postingan ini hihihi. Yang bikin saya shock ketika ad WA dari grup sekolah mengumumkan bahwa hari itu pulang jam sepuluh. 

Saya langsung auto panik dong, soalnya bapaknya anak-anak lagi dalam perjalanan menjemput saya. Untungnya ada adik dan kakak ipar yang bisa jemputkan Si Sulung. 

4. Tengah Hari Baru Sampai Rumah
Pas adzan Dzuhur berkumandang saya baru sampai rumah. Perjalanan yang sungguh membuat saya lelah jiwa dan raga hahahaha. Tapi karena berjumpa dengan anak-anak yang ternyata sudah menantikan saya rasa capek dan kantuk pun hilang. Setelah itu langsung cus ke pernikahan adik ipar. Dan pesta pernikahan itulah satu-satunya acara yang tidak mengalami perubahan karena status siaga Corona ini.

Itulah sekelumit kisah hari ini. Berkat virus Corona dinas luar ditunda semua. Itu artinya waktu bersama anak dan mengurus tanaman menjadi lebih banyak soalnya sudah banyak planning yang mau dilakukan salah satunya memindahkan krisan dan adenium ke pot yang lebih besar. 

Semoga virus Corona segera reda dari Indonesia. Tetap jaga kebersihan dan kesehatan, semoga kita semua terhindar dari virus berbahaya.


Jumat, 13 Maret 2020

Jangan Salah Pilih Oli, Pakai Enduro Jagoannya Oli


"Wid ada rencana beli motor?" Tanya salah seorang teman kerja.

"Hmm.... Kayaknya enggak, mau beli sepeda aja." 

"Kok malah beli sepeda sih?"

"Iya soalnya susah ngerawat motor," jawab saya waktu itu.

Itu adalah percakapan yang saya ingat ketika saya baru mulai kerja. Waktu itu masih single dan kebetulan jauh dari orang tua tepatnya di Samarinda, Kalimantan Timur sementara orang tua berada di Jawa Tengah. Saat itu belum terbersit untuk membeli kendaraan bermotor karena masih bisa naik angkutan umum meski harus berputar-putar dahulu.

Namun akhirnya atasan saya yang merasa kasihan karena saya pegawai baru yang nggak punya apa-apa, akhirnya dipinjami sepeda motor. Awalnya saya nggak mau karena bingung mau diapain. Akhirnya atasan saya tersebut menyuruh saya untuk servis sepeda motor tersebut karena memang jarang dipakai.

Dari situ saya mulai tahu bagaimana cara merawat kendaraan khususnya sepeda motor. Dulu saya pikir kalau punya motor ya harus ngerti masalah mesin motor. Makanya sempat takut mau beli sepeda motor. Padahal cukup masuk ke bengkel dan beres deh tu motor sama montir-montir di sana.

Satu hal yang perlu dicatat adalah kota harus servis kendaraan secara berkala. Kenapa? Supaya oli motor bisa diganti tepat waktu. Soalnya oli ini memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kondisi motor seperti:
1. Komponen mesin tidak cepat rusak
2. Kinerja mesin yang makin meningkat
3. Menghemat bahan bakar. 

Biasanya kalau sudah di bengkel, kita tinggal ngikut aja. Mana yang rusak dan perlu diganti. Kalau spare part kadang masih ditawari merk ya tapi kalau oli biasanya jarang. Cuma kita bisa kok memilih sendiri jenis oli yang mau dipakai kalau bengkelnya tidak tersedia ya beli sendiri saja, jadi tinggal bayar jasanya. Sudah tahu belum bagaimana memilih oli motor yang sesuai untuk kendaraan kita?

Oli sendiri ada tiga jenis yaitu oli mineral, sintetik dan semi mineral. Bedanya yaitu bahan dan tingkat kekentalan. Oli mineral berasal dari olahan minyak bumi. Oli sintetik berasal dari senyawa buatan dan oli semi sintetik merupakan campuran keduanya dengan persentase tertentu. Sedangkan tingkat kekentalan oli mineral kurang stabil dibanding oli sintetik maupun oli semi sintetik.


Sementara hal-hal yang perlu diperhatikan ketika memilih oli motor antara lain:

1.     Tingkat Kekentalan
Tingkat kekentalan oli biasa disingkat dengan SAE (The Society of Automotive Engineering). Kode SAE ini bisa kita lihat pada kemasan oli. Misalnya SAE 10W-30 itu artinya tingkat keenceran oli mencapai 30 dan masih dapat digunakan hingga suhu minus 10 derajat celcius. Semakin kecil angka di depan W semakin tinggi tingkat keenceran oli.

Nah untuk memilih tingkat keenceran oli ini sesuaikan saja dengan suhu lingkungan. Jika berada pada dataran tinggi atau wilayah bersuhu dingin sebaiknya gunakan SAE 10W-30 hingga SAE 15W-50. Sedangkan jika tinggal di wilayah yang bersuhu panas sebaiknya gunakan SAE 15W-40 hingga SAE 20W-40.

     2.    Nilai API
            Kode API digunakan untuk mengukur kemampuan oli dalam menahan gesekan mesin. Untuk              mesin yang berbahan bakar bensin, kode API dimulai dengan huruf S. Terdapat beberapa                    jenis    kode API antara lain SA, SB, SC, SD, SE dan lain-lain. Semakin tinggi abjad di                        belakang huruf S semakin tinggi pula kemampuan oli menahan gesekan komponen mesin.

    3.      Jenis Motor dan Jenis Koplingnya
Poin ketiga ini yang sangat menentukan. Jenis motor apa yang kita miliki? Jangan sampai memilih oli matik digunakan untuk motor bebek. Duh bisa dilamar babang bengkel nanti eh.

Kita harus tahu ya motor kita jenisnya apa. Apakah motor sports, motor bebek atau motor matik. Motor sports itu motor besar yang biasa dipakai buat balapan, kalau motor bebek itu motor yang perpindahan giginya manual dan biasanya memiliki kapasitas mesin 150 cc. Sedangkan motor matik adalah motor yang perpindahan giginya otomatis. Pasti sudah pada tahu kan merk dan variannya apa aja.

Nah sedangkan kopling ada dua tipe yaitu kopling basah dan kopling kering. Saya sih nggak begitu mengerti dengan dunia per-koplingan tapi kopling basah itu biasanya dimiliki oleh motor sports dan motor bebek sedangkan kopling kering biasanya dimiliki oleh motor matik.

Nah untuk memilih oli yang tepat untuk kedua jenis kopling tersebut kita harus memperhatikan kode JASO (Japanese Automative Standard Organization). Kode JASO MA digunakan untuk kopling basah sementara kode JASO MB digunakan untuk kopling kering.

Saya sendiri memiliki sepeda motor bebek, dan berdasarkan tips diatas saya mungkin akan memilih oli yang memiliki SAE 15W-40 hingga SAE 20W-40 soalnya daerah tempat tinggal saya cukup panas. Sementara itu karena sepeda motor ini hanya untuk kegiatan sehari-hari maka kode API nya yang SE atau diatasnya dan tentu saja kode JASO nya yang MA.

Nah kalau ada yang lagi cari-cri oli yang cocok untuk motornya coba deh oli motor Enduro yang merupakan produk pertamina ini. Ada lima varian oli motor keluaran pertamina antara lain Enduro 4T racing SAE 10W-40, Enduro 4T SAE 20W, 30W – 50, Enduro 4T Sport SAE 5W, 10W – 30, Enduro Gear 4T Full Synthetic Oil, Enduro Matic G SAE 20W, 30W – 40, dan Enduro Matic SAE 10W, 20W, 30W.


Untuk motor saya bisa menggunaka Enduro 4T 20W-50. Oli motor jenis ini telah memiliki mutu API SJ dan JASO MA. Keunggulan yang dimiliki oli ini antara lain;
1. Memiliki stabilitas sheer yang sangat baik, memudahkan sirkulasi pelumas, pada saat start up dan memberikan efek pendinginan dan pelumasan yang optimal pada temperatur dan kecapatan operasi yang tinggi.
2. Mencegah slip pada kopling basah
3. Memiliki stabilitas oksidasi dan degradasi yang sangat baik pada temperatur operasi yang tinggi.
4.  Menjaga kebersihan mesin dan memberikan perlindungan yang sangat baik terhadap pembetukan deposit pada piston.
5. Perlindungan terhadap karat dan keausan yang berlebihan
6. Memberikan akselerasi yang optimal sehingga motor dapat melaju lebih cepat.

Selain itu harga oli motor Enduro juga terjangkau lho. Di harga 30-an ribu rupiah hingga 160 an ribu rupiah untuk jenis oli Enduro Sport. Wah asyik banget ya pakai oli Enduro ini. Sudah banyak kelebihannya, banyak variannya dan harganyapun terjangkau. Oli Motor terbaik ya Enduro. Kalau kamu apa oli pilihanmu?

Jumat, 06 Maret 2020

5 Buku Hadiah Giveaway

Namanya dapat hadiah pasti senang dong ya. Termasuk dikasih hadiah buku, hasil menang lomba atau giveaway. Lumayanlah ya bisa menekan budget beli buku.

Pas dikumpulin hadiah-hadiah yang berupa buku, ternyata ada lima buku hadiah giveaway yang saya dapatkan. Bukunya lumayan lho ciamik-ciamik. Yang membuat saya kepikiran sebenarnya ongkirnya. Soalnya rata-rata yang ngasih hadiah itu berdomisili di Jawa, sedangkan saya tinggal di Sumatera jadi ongkirnya ya lumayan.

Buku apa saja sih yang saya dapat?

1. Burlian

Buku ini saya dapatkan saat mengikuti giveaway dari sahabat saya. Tap meskipun kami bersahabat bukan berarti ada kong kalikong lho ya, soalnya sahabat saya itu sudah sewa juri khusus untuk lomba yang dia adakan.

Ada lima pemenang yang dipilih dan alhamdulillah saya menjadi pemenang ketiga. Sistem pemberian hadiahnya dengan cara memilih. Jadi juara pertama berhak memilih buku paling pertama dilanjutkan dengan pemenang lainnya. Ini tulisan saya wakti itu Sepenggal Kisah Perjalanan Hidupku.

Sepeti karya Tere Liye yang lain buku ini juga cukup menarik. Mengingatkan saya akan kehidupan di kampung dulu. Buku ini juga banyak mengajarkan tentang budi pekerti seperti hukuman unik yang diterima akibat bolos sekolah.

2. Penyihir di Manik-Manik Mataku


Buku ini saya dapatkan waktu mengikuti /marathon Flash Fiction di grup Monday Flash Fiction (yang sekarang grup ini hiatus). Waktu itu ada sistem poin yang diterapkan, dan saya keluar sebagai juara kedua. 

Sistem penentuan hadiah juga berdasarkan pilihan pemenang, pemenang pertama memilih dua buku, kemudian pemenang kedua dan ketiga. Meski hanya ada tiga pemenang buku yang tersedia banyak, jadi juara ketiga pun tetap bisa memilih.

Buku ini sendiri merupakan buku kumpulan Flash Fiction karya Red Carra, alias mbak Carolina Ratri yang merupakan founder dari komunitas Monday Flash Fiction. Buku ini juga pernah saya review di websitenya Kumpulan Emak-Emak Blogger (KEB)

3. Misteri Kamar Tersembunyi



Buku yang satu ini saya dapatkan dari event yang sama dengan buku sebelumnya. Sengaja saya memilih buku karya Enid Blyton karena biasanya ceritanya menarik. Jika buku-bukunya yang terkenal adalah Lima Sekawan di buku ini anggotanya ada Pasukan Mau Tahu.

4. Dikejar Deadline

Buku ini saya dapatkan dari challenge one day one post dari Nulis Bareng Area Sumatera. Dan tak disangka saya jadi juara ketiga dan mendapatkan hadiah sebuah buku. Judulnya ini kayak nyindir saya banget hehehe. 

Beda dengan tiga buku sebelumnya yang memang pilihan saya buku ini sudah ditentukan dari penyelenggara. Buku ini merupakan buku antologi yang berkisah tentang perjuangan orang-orang yang tengah dikejar deadline. Sayang banget saya nggak ikutan nulis buku ini, pengalaman saya dikerjar deadline sepertinya banyak hahaha.

5. Sang Pangeran dan Janissary Terakhir

Buku yang satu ini adalah buku yang tidak pernah saya sangka akan berada dalam genggaman saya. Berawal dari postingan mbak Sinta Legian tentang giveaway yang diselenggarakan saya langsung tergerak ikutan. Kenapa? Karena hadiahnya buku, fiksi sejarah lagi, favorit saya banget.

Awalnya saya nggak berharap menang. Karena syaratnya cuma repost link beliau di twitter lalu sebagai tanda keikutsertaan komen di kolom komentar postingan beliau. Sedangkan pemilihan pemenang berdasarkan undian. Nah yang begini-begini saya biasanya nggak dapat tapi pas diumukan pemenangnya ternyata adalah saya hahaha.

Buku ini mengisahkan tentang perjuangan Pangeran Diponegoro melawan Belanda. Saya belum selesai baca saat ini. Tapi isinya detail sekali dan membuat saya kembali mengenal sosok Pangeran Diponegoro yang awalnya saya cuma tahu beliau perang melawan Belanda tahun 1825 hingga 1830.

Nah itu dia buku-buku yang berhasil saya dapatkan dari hadiah giveaway. Alhamdulillah lha ya apapun hadiahnya tetap disyukuri hihihi.

Kamis, 05 Maret 2020

Review Buku: Sekotak Cerita Untuk Ananda

buku anak
Judul Buku: Sekotak Cerita Untuk Ananda
Jumlah halaman: viii+160
Ukuran buku: 14x21 cm
Penulis: Dian Kinanthi dkk
Penerbit: Najmubook Publishing

Ada yang masih mencari referensi buku anak? Atau ada ibu yang masih mencari bahan cerita untuk dibacakan sebelum tidur? Mungkin buku ini yang ibu cari.

Yup Sekotak Cerita Untuk Ananda. Buku kumpulan cerita anak yang ditulis oleh 23 ibu-ibu dari komunitas Ibu-ibu Doyan Nulis, termasuk saya hehehe.

Buku ini berisi 23 cerita juga antara lain:
1. Misteri Liontin Yang Hilang oleh Dian Kinanthi
2. Rumah Berisik dan Nona Senyap oleh Noer Ima Kulsum
3. Mobilan Deden dan Utang Mama oleh Deris Afriani
4. BOGEL oleh Yunita Soekandar
5. Nyangkut di Ayam Goreng oleh Ana_susan
6. Kulit Eksotis Sasha oleh Rani R Tyas
7. Rian, Si Petugas Keamanan Kelas oleh Nur Rochmaningrum
8. Idola Masa Kini oleh Anggun Oktari
9. Usaha Sang Juara oleh Nisa Alifa
10.Mimpi Wahyu oleh Nurul Tristianti
11. Dila Mencari Tuhan oleh Dwi Anggraeni
12. Berpetualang di Italia oleh Wahyu Eka Puspita

13. Kunjungan Pertama Wildan ke Museum Benteng Heritage
14. Liburan Tak Terlupakan oleh Golde Kindangen
15. Mendadak Cengeng oleh Nurul Chomaria
16. Denting Piano Bu Melodi oleh Arinta Adiningtyas
17. Teka-teki Menghilangnya Ghoziy dan Kue Lumpur Yang Lezat
19. Temanku Istimewa oleh Tias R Asmara
19. Ada Apa di Kebun Belakang? oleh Patria Pratu Dhina
20. Kado Buat Ibu oleh Enin Erni Susanti
21. Guci Kesayangan Ibu oleh PW Widayati
22. Misteri Rumah Tua oleh Hana Aina
23. Bros Petai Cina oleh Devy Nadya Aulina

Dari judul-judulnya udah bikin gemen kan untuk membaca? Isinya juga tak kalah menarik lho. Kisah khas anak-anak usia SD. Kalau boleh saya kelompokkan ada tiga tema besar dalam buku ini, yaitu budi pekerti, hikmah suatu kejadian dan pengetahuan, namun ada dua cerita yang tidak masuk ketiganya yaitu Denting Piano Bu Melodi yang ternyata kisah horor dan Misteri Rumah Tua yang merupakan kisah petualangan.

Pesan yang disampaikan dalam cerita dengan tema budi pekerti antara lain pertemanan, pengertian, tidak menghina orang lain, percaya diri, tidak mengganggu teman, tidak sembarangan memilih idola, usaha atau kerja keras, kesabaran, tanggung jawab dan kejujuran. Kesemuanya dikemas dalam bentuk bahasa yang apik dan diselesaikan anak dengan caranya.

Sedangkan pesan yang disampaikan dalam hikmah suatu kejadian antara lain bisa menemukan barang tercecer, gigi tanggal tidak menakutkan, hikmah dari sebuah kecelakaan, hikmah mendapat teman yang cerewet dan usil, hikmah dari membantu orang, bahwa orang yang lahir tidak sempurna bisa melakukan hal yang sempurna, dan julukan yang menjadi motivasi untuk menciptakan sesuatu.

Untuk kisah pengetahuan ada bermacam pengetahuan yang kita dapat antara lain dengan pengetahuan tentang kota Roma, tentang museum, dan apa yang mesti dilakukan ketika tersesat.

Soal cerita nggak perlu diragukan lagi, soalnya buku ini ditulis oleh komunitas Ibu-ibu Doyan Nulis yang diketuai oleh Mbak Widyanti Yuliandari. Dan untuk dapat masuk ke dalam buku ini, naskah para ibu-ibu ini diseleksi dulu lho. 
Karena buku ini buku indie maka tidak dijual bebas. Waktu itu diadakan pemesanan saja alias open pre order. Tapi jika ada yang berminta boleh ya hubungi saya. Di saya masih asa stok. 
Oke happy reading. Dan semoga sharing kali ini bermanfaat. 


Rabu, 04 Maret 2020

Resolusi Ngeblog 2020

Tahun 2019 jadwal menulis saya kacau balau. Rasa lelah dan terbebani dengan pekerjaan kantor sangat terasa. Sehingga demi menjaga kesehatan badan saya mengalah, vakum dari dunia menulis terutama perbloggingan.

Bahkan di tahun 2019 saya sama sekali tidak ikutan membuat buku antologi. Entahlah ya, entah saya yang nggak bisa bagi waktu entah pekerjaan yang begitu banyak. Karena pada pertengahan tahun pekerjaan kantor itu seperti angin puting beliung yang tiba-tiba datang menghancurkan semua jadwal yang semula disusun.

Hingga di awal tahun 2020 saya mencoba bangkit. Resolusi yang sudah hancur berkeping-keping coba saya susun. Selain resolusi pribadi saya juga punya resolusi ngeblog di tahun 2020 ini. 

Tidak muluk-muluk seperti tahun lalu. Resolusi ngeblog saya tahun ini cukup simpel. Yah dengan memperhitungkan pekerjaan kantor dan ketersediaan waktu mengingat ada 3 bocah kecil yang harus saya urus.

1. Posting Blog Minimal 4 Kali Sebulan
Sumber gambar: pixabay

Tahun lalu saya membuat resolusi akan posting di blog setiap hari. Nyatanya bahkan beberapa bulan saya tidak update postingan sama sekali.

Belajar dari pengalaman sebelumnya saya mau membuat resolusi dari yang rendah dulu. Cukuplah minimal seminggu sekali posting, jadi kalau ditotal sebulan sekitar 4 kali. Sejauh ini sih tercapai wkwkwk. Meskipun saat menulis postingan ini saya sedang mengikuti challenge one day one post. 

Salah satu cara mudah untuk dapat menembus resolusi ini saya mencoba mencatat ide di dalam buku. Idenya sih saya buat perminggu perhari. Maksudnya saya catat idenya seminggu sekali tapi satu hari satu ide. Mana tahu kan dengan begini bisa menembus sehari satu postingan. Ya nggak.

2. Belajar SEO
Sumber gambar: pixabay

Sebenarnya saya rada-rada alergi untuk belajar SEO soalnya njlimet banget hehehe. Yang ada otak pusing duluan daripada materi masuk duluan. Sudah berkali-kali belajar tapi belum ngerti juga, atau ada beberapa bagian udah ngerti tapi males ngelakuin hihihi minta ditoyor mentor ini mah.

Nah untuk tahun ini saya mau coba belajar lagi, dari nol lagi. Sedikit-sedikit saja dulu mengingat umur juga tak lagi muda. Yang penting semangat dulu ye Mak. 

Nah supaya perjalanan belajar ini lebih masuk ke dalam otak, saya berencana mencatat materinya dalam buku. Soalnya kalau copas doang itu ilmunya gak masuk, gagal paham gitu. Dan juga gak malas praktek dong ya ....

3. Meningkatkan DA
Sumber gambar: pixabay

Malu deh DA nggak naik-naik. Masih asyik aja nongkrong di level 8. Padahal beberapa job mensyaratkan agar blog memiliki DA 10 ke atas.

Salah satu usaha menaikkan DA yaitu belajar SEO meskipun 'sulit'. Selain itu juga melakukan ikhtiar lain agar DA terdongkrak. Sedih saya soalnya DA nya satu digit doang wkwkwk. Selain itu usaha lain untuk menaikkan DA adalah menambahkan internal link, nah yang ini kadang saya malas hahaha, minta ditoyor dua kali. 

Selain menambahkan internal link, berdasarkan sumber yang saya baca adalah dengan melakukan share di media sosial setiap posting di blog. Kalau yang satu ini sih saya rajin hihihi. Mau di facebook atau di Instagram setiap postingan baru pasti saya share disana.

Cuma tiga itu saja resolusi ngeblog saya tahun 2020. Tentu saja besar harapan saya resolusi tersebut bisa tercapai tahun ini. Saya juga berharap ngeblog bisa lebih enjoy dan bukan sebagai sebuah tuntutan yang akhirnya menjadi beban. Karena bagi saya ini adalah hobi yang walaupun menghasilkan juga kadang-kadang hehehe. Dan bagi yang sudah baca tolong diaminkan ya ....

Selasa, 03 Maret 2020

List Barang Yang Wajib Dibawa Saat Ke Luar Kota

Sebagai ASN sudah tidak asing lagi dengan yang namanya Dinas Luar. Dinas Luar ini sendiri ada yang berada di dalam kota dan luar kota. Kalau dinas luar dalam kota sih nggak perlu persiapan yang ribet paling bawa dokumen atau perlengkapan yang diperlukan. Soalnya kan bisa pulang hari.

Lain halnya kalau dinas luar ke luar kota. Perlu banget yang namanya persiapan terutama barang bawaan. Jangan sampai kelebihan karena membebani dan jangan sampai kurang nanti bisa berabe urusannya.

Nah list ini yang selalu saya pakai jika pergi dinas ke luar kota. 

1. Baju Secukupnya.

Karena biasanya jumlah hari sudah ditentukan, maka saya hitung baju berdasarkan hari. Misalnya lima hari berarti saya bawa lima pasang baju.

Selain baju ada juga yang lain seperti daleman. Kalau daleman ini biasanya dua kali baju harian. Sedangkan baju tidur paling cuma bawa satu atau dua hehehe. Soalnya di kamar kan ber AC jadi tidak terlalu berkeringat.

Membawa baju secukupnya ini selain tidak memberatkan bawaan juga tidak memberatkan cucian. Jadi untung dua kali kan hehehe. 

2. Kosmetik/Skin Care

Yang ini juga wajib dibawa dong ya. Apa jadinya kalau sampai ketinggalan. Masak mau beli lagi hahaha bisa tekor dong.

Biar nggak ada yang tercecer, salah satu tipsnya adalah meletakkan seluruh skin care dan kosmetik dalam satu wadah. Bisa pouch, tas kecil atau mungkin kotak hehehe.

3. Alat Mandi

Yang ini sebenarnya bisa di skip saja. Soalnya kan di hotel sudah disediakan. Tetapi kadang alat mandi yang ada di hotel kurang memuaskan. 

Contohnya handuk, handuk pastinya bukan handuk baru. Hanya handuk yang sudah dicuci. Nah kita nggak tahu itu handuk bekas siapa saja kan? Maka sebaiknya bawa sendiri saja deh.

Selain itu pasta gigi dan sikat giginya kadang juga kurang bagus. Ya memang sih untuk sekali pakai doang. Tapi lebih baik bawa sendiri juga kan lebih nyaman, dan rasanya lebih bersih sehingga membuat kita tetap percaya diri tanpa takut bau mulut. 

Kalau sabun sejauh ini nggak ada masalah sih, soalnya ada sabun cairnya. Tapi kalau kurang suka aromanya ya bawa atau beli saja sendiri. Satu lagi shampo, biasanya juga kurang gimana gitu di rambut. Kalau shampo gak ada tawar menawar lagi, saya pasti bawa sendiri.

4. Obat-obatan Ringan

Selama dinas luar ini biasanya saya jarang menghirup udara luar. Rute biasanya kamar-restoran-ruang pertemuan. Sudah muter-muter aja disitu berhari-hari. Pastinya hal ini rentan banget untuk tubuh. 

Agar tidak drop saat berada jauh dari rumah saya selalu membawa obat-obatan ringan. Biasanya terdiri dari minyak angin, obat sakit kepala, obat flu, madu dan kurma. Jadi ketika gejala datang langsung bisa ditangkis. 

Pengalaman-pengalaman sebelumnya saya tidak pernah membawa obat-obatan ringan. Kadang panitia juga tidak menyediakan. Akibatnya pulang dinas luar saya malah sakit.

5. Alat Tulis

Meski alat tulis juga disediakan oleh pihak hotel namun saya masih suka bawa alat tulis sendiri. Paling tidak saya membawa buku.

Biasanya kalau saya menulis di notes pas pulang akan jadi remahan kertas. Kadang juga hilang jadi percuma mencatat. Sedangkan pena dan pensil biasanya dapat dari hotel atau panitia.

Itu dia lima barang yang selalu saya bawa ketika keluar kota terutama ketika dinas luar. Kalau pergi dengan keluarga lain hal lagi, bawaannya pasti lebih banyak dan lebih rempong hehehe. Untuk barang bawaan yang memang sudah biasa dibawa nggak saya masukkan list seperti dompet dan gagdet. Karena sehari-hari barang tersebutpun selalu saya bawa. Semoga bermanfaat.

Senin, 02 Maret 2020

Tips Mudah Budidaya Mawar Di Rumah

Bunga mawar, bunga favorit Ibu dan tentunya saya juga hehehe. Sewaktu saya masih kecil sekitar umur 6 tahunan Ibu mulai mengoleksi bunga mawar. Kebetulan yang jual bunga waktu itu suka keliling. Jadi nggak perlu kemana-mana udah bisa beli tanaman.

Awalnya bunga yang dimiliki Ibu itu minta dari teman beliau sesama guru. Setelah itu beliau mulai membeli dari pedagang tanaman keliling tadi. Ada macam-macam warna bunga mawar yang dikoleksi Ibu, ada mawar merah, mawar pink, mawar kuning dan juga mawar biru.

Sayangnya mawar dengan warna biru dan kuning waktu itu tidak berumur lama, saya juga kurang tahu apa penyebabnya. 

Saat inipun setelah punya rumah sendiri saya juga pengen memelihara bunga mawar. Apalagi ketika melakukan sebuah survei lapangan, saat singgah dimasjid terhampar taman mawar yang bermekaran. Akhirnya pulang survei saya beli satu pot mawar.


Alhamdulillah setelah saya beli mawar tersebut semakin rajin berbunga bahkan sekarang sudah beranak pinak. Perawatannya pun cukup mudah karena memang aslinya bunga mawar ini bunga liar.

1. Siram dan Pupuk Secara Teratur

Air sangat penting bagi kehidupan semua makhluk. Saya biasanya menyiram mawar sekali sehari atau jika tanahnya terlalu kering saya siram agak banyak, tapi jangan kebanyakan ya takutnya akarnya busuk. 

Karena saya menanam bunga ini di dalam pot maka nutrisi tanah juga harus diperhatikan. Sehingga diperlukan pupuk agar tanaman dapat memperoleh zat-zat yang diperlukan. Saya biasanya memupuk tanaman sekali sebulan, biasanya dengan pupuk MKP.

Pupuk MKP sendiri memiliki banyak merk dan dijual bebas di toko pertanian. Pupuk ini juga saya gunakan untuk tanaman yang lain seperti adenium dan krisan.

2. Pangkas Setelah Bunga Kering

Dulu saya paling sayang melakukan pemangkasan. Tanaman yang tadinya besar jadi kecil karena batangnya dipangkas. Selain itu tidak ada jejak bahwa mawar tersebut pernah berbunga. Karena kebanggaan menanam bunga adalah berhasilnya tanaman tersebut berbunga hehehe.

Namun ternyata kalau kita tidak melakukan pemangkasan, khususnya untuk mawar maka dia akan susah untuk berbunga kembali. Dari ilmu yang saya dapat hal ini dikarenakan supply makanan akan dialokasikan untuk daun dan batang terdekat. Padahal untuk berbunga biasanya dari tunas baru yang muncul.

Dari situlah akhirnya saya tidak lagi segan memangkas bunga yang sudah kering alias gugur kelopak bunganya atau ya pokoknya sudah nggak cantik lagi bentuknya. Dengan begini makanan akan dialokasikan untuk menumbuhkan tunas baru hingga akhirnya muncul bunga.

Cara ini sudah rutin saya lakukan dan hasilnya memuaskan. Setiap kali saya pangkas tidak lama kemudian muncul tunas baru yang ujungnya kuncup bunga. Saat ini sudah ada empat calon bunga yang akan tumbuh. Senang kan....

3. Tanam Batangnya Untuk Memperbanyak Tanaman.

Hasil pemangkasan yang saya lakukan tidak serta mertua saya buang. Soalnya kan mau bikin taman mawar kayak di masjid yang saya kunjungi wkwkwkwk. Jadi saya cobalah untuk memperbanyak mereka.

Jadi ketika memangkas langsung saya pangkas serong. Kemudian batang bunga saya buang. Daun-daun juga saya buang. Jadi tinggal batangnya saja. Kemudian tancapkan ke tanah.


Biasanya seminggu atau dua minggu akan muncul daunnya. Biasanya sih saya tancapkan di bawah mawar induk. Setelah muncul daun baru dipindahkan ke pot baru.

Alhamdulillah saat ini salah satu anakan mawar sudah berbunga. Dan beberapa sudah saya pindahkan ke pot baru. Masih ada beberapa batang juga yang baru ditanam. Entah nanti kalau sudah banyak mau ditaruh dimana soalnya lahan di rumah kecil aja hehehe.


Itu dia ya cara mudah budidaya mawar di rumah. Semoga bermanfaat dan cara tersebut berhasil diterapkan untuk yang mencoba memelihara mawar.




Minggu, 01 Maret 2020

Adab Pinjam Meminjam Yang Sering Dilupakan

Sudah menjadi kodrat manusia sebagai makhluk sosial, sudah barang pasti kita saling membutuhkan satu sama lain. Misalnya saja si A punya hajat pasti tetangga-tetangganya pada bantuin. Pada nyumbang juga baik berupa barang maupun uang.

Tidak hanya ketika memiliki hajat, dalam kehidupan sehari-hari pun terkadang kita memerlukan bantuan orang lain. Salah satunya pinjam meminjam baik berupa uang maupun baranh, ya kan?

Tapi terkadang dalam hal pinjam meminjam ini kita lupa bagaimana berlaku kepada orang yang kita pinjami. Kalau berdasarkan pengamatan yang saya lakukan ada tiga hal penting yang sering dilupakan para peminjam. Apa saja itu?

 1. Pinjam Seperlunya Jangan Selamanya.
pixabay.com

Sebaiknya meminjam sesuatu itu seperlunya jangan selamanya. Kalau selamanya sih namanya minta. Udah beda akad ya jadi beda hukumnya juga wkwkwk.

Kalau pinjam ya ada kewajiban untuk mengembalikan sedangkan meminta jelas tidak ada kewajiban mengembalikan. Ini berlaku juga baik untuk uang maupun barang ya.

Sering kan lihat status di sosial media ada orang yang ngeluh karena yang pinjam uang ternyata lebih garang hahaha. Jangan sampai lah ya kalau posisi kita sebagai peminjam ya harus mengabari misalnya di waktu tertentu belum bisa bayar. Atau biar ringan minta bayarnya dicicil.

Nggak cuma di uang, kadang yang pinjam barangpun kebiasaan kayak gini. Apalagi kalau yang meminjami baik hati alias nggak pernah nagih atau memang beneran lupa hahaha. Janganlah ya jangan begini.

Soalnya pernah ada pengalaman ketika mencari sesuatu barang, karena pelupa dikira salah taruh eh rupanya ada yang minjam. Pas sudah ribut kehilangan baru ada yang ngaku minjem. 

Ada juga yang minjem karena melihat sesuatu barang itu kayak nggak berguna sama pemilik. Terus bilangnya minjem dan keterusan nggak dibalikin hihihi. Padahal kita belum tahu mungkin yang punya memang belum butuh saja pada saat minjam dan bukannya tidak berguna.

Jadi intinya barang apapun yang merupakan pinjaman wajib dikembalikan. Jangan sampai kita abai dan lalai.

2. Ikut Merawat
pixabay.com

Nah ini khusus untuk meminjam barang ya, kalau uang jangankan dirawat baru megang sebentar saja sudah lenyap hehehe.

Kalau kamu meminjam sesuatu yang cukup lama misalnya laptop, motor, atau kulkas kamu juga wajib ikut merawatnya. 

Misalnya laptop kalau ada kerusakan sedikit jangan dibiarkan tapi langsung perbaiki, kalau perlu ke tukang servis. Soalnya kalau diperbaiki sendiri takutnya malah rusak hehehe.

Begitu juga dengan motor. Kalau misalnya nih dikasih pinjem sampai berbulan-bulan lamanya ya jangan lupa untuk diservis. Soalnya barang-barang itu ada masa penyusutannya. Jangan sampai barang orang susut habis di tangan kamu yang sedang meminjam. Atau pas dibalikin kondisinya tidak sama dengan waktu minjam. Maksudnya lebih parah gitu.

Malu dong sama badan gede tapi perasaan kecil. Sudah minjam gak mau merawat, wah sungguh terlalu. Lama-lama nggak dipinjami baru kapok lo wkwkwkwkwk.

3. Beri Hadiah
pixabay.com

Yang ketiga ini nggak wajib sih, tapi sebagai manusia yang beradab memberi hadiah kepada orang yang sudah berbuat baik kepada kita itu wajar-wajar saja to?

Misalnya habis minjam mobil ya paling nggak isi minyaknya penuh, atau bawakan buah tangan kepada orang yang kita pinjami. Jangan sampai nih sudah pinjam mobil pas mulangin minyaknya kosong dan dengan tangan kosong pula tuh. Waduh jangan sampai ya.

Hadiah yang diberikan tidak perlu mahal, yang penting ada bawaan. Orang yang kita pinjami itu sudah berkorban lho buat kita. Kan gak ada salahnya juga kita juga sedikit berkorban untuknya dengan memberikan hadiah. Ya kan?


Kalau yang kita pinjami itu senang ketika suatu saat kita memerlukan untuk meminjam sesuatu barang darinya maka dengan senang hati dan tanpa pikir panjang akan langsung dipinjami. Tapi kalau kitanya kikir sama orang yang akan kita pinjami jangan marah kalau dia kikir balik sama kita ya. Soalnya kita hidup saling memberi dan saling menerima.

Semoga bermanfaat.