Jumat, 30 November 2018

Empat Barang Koleksi di Rumah

14.39 20 Comments

Mengoleksi barang sebenarnya bukan hobi saya. Apalagi mengoleksi barang-barang mahal yang pastinya sangat sayang kalau tujuannya hanya untuk koleksi saja. Yah walaupun ada juga sih orang yang memang melakukannya. Seperti kerabat kami yang gemar mengoleksi guci. Guci di rumahnya banyak, tapi tentu saja rumah sudah steril sama bocah, kalau nggak bisa jejeritan tiap hari hihihi.

Tapi setelah saya selidiki, ternyata ada barang-barang yang sebenarnya terkoleksi. Alias tidak sengaja mengoleksi. Tentu saja barang-barang koleksi ini harganya sangat terjangkau bahkan gratis. Hihihi, saya mah gitu orangnya suka yang gratisan. Ada tiga jenis barang yang ternyata sudah menumpuk di rumah. Yang walaupun tak sengaja terkoleksi namun banyak memiliki manfaat.

1. Ransel

Sebagai pegawai di salah satu instansi pemerintah yang rajin mengadakan pelatihan, ransel adalah hal yang sering didapat selama pelatihan. Bermacam-macam ransel sudah dikoleksi. Ada yang hitam, pink, merah, bahkan coklatpun ada.

Barang ini sebenarnya banyak manfaatnya. Tapi ketika terlalu banyak malah banyak mudharatnya. Yang nggak terpakailah, yang bikin rumah penuh lah hihihi. Makanya untuk barang yang satu ini kalau sudah terlalu banyak, akan kami hibahkan ke ponakan. Soalnya besok-besok juga bakal dapat lagi hehehe.

2. Pensil

Ini antara terkoleksi dan mengoleksi. Pensil bukan sembarang pensil ya, ini pensil hotel. Awal mengoleksi pensil hotel ini karena diujung pensil ada merk hotelnya. Bahkan ada beberapa hotel yang pensilnya unik seperti di hotel Fox Harris, pensilnya mirip pensil alis.

Namun seiring dengan berjalannya waktu, kamipun mengoleksi pensil lebih banyak. Kadang dapat di kamar, atau setelah pelatihan usai peserta meninggalkan pensilnya, jadilah kami koleksi. Hasilnya? Buanyak pensil, dan ini khusu untuk si sulung yang pensilnya tiap hari hilang di sekolah. Eh jangan-jangan ada yang mengoleksi pensilnya wkwkwkwk.

3. Buku
Ini memang mengoleksi, sudah ada banyak buku yang dikoleksi sejak 2004. Namun banyak yang saya tinggal di Jawa karena tidak memungkinkan membawa banyak buku lintas pulau apalagi menggunakan pesawat.

Dulu saya sering menambah koleksi dengan membeli buku-buku diskon di bazar, kemudian lama-kelamaan memang menganggarkan buku per bulannya. Apalagi ada anak-anak yang memang butuh asupan buku bergizi. 

Sayangnya saat ini buku-buku belum ditempatkan dalam satu rak karena baru pindahan jadi masih berada di dalam kardus. Mudah-mudahan segera ada rezeki membeli rak buku yang  bagus untuk menempatkan rak buku.

4. Mainan
Ini jangan ditanya ada berapa banyak. Namanya juga punya banyak anak, mainan juga harus banyak hahaha. Sebenarnya belinya pas anak-anak sudah bosan dengan mainanya tapi lama-kelamaan ya terkumpul juga. 

Ada banyak mobil Mc Queen yang dulu memang kesukan si sulung. Ada juga boneka, yang sebanarnya emaknya yang suka, tapi si tengah juga senang main boneka. Namanya juga anak cewek. Sekitar tahun 2017 mendaptkan hibah boneka dari kakak di Jakarta, wuah nambah banyak deh bonekanya. Terakhir yang juga banyak adalah mainan puzzle dan lego.


Itulah empat barang koleksi di rumah. Memang sih kadang merasa bikin penuh rumah yang kecil ini. Namun yang penting anak-anak senang di rumah.

Kamis, 29 November 2018

Lima Buku Anak Yang Ciamik

16.10 27 Comments
Buku itu sudah seperti kebutuhan pokok. Tanpa buku rasanya ada sesuatu yang kurang. Kalau dulu biasanya beli buku untuk diri sendiri sekarang mulai mikir buat beli buku anak.

Membeli buku anak itu gampang-gampang susah. Beberapa permasalahan yang sering dihadapi adalah visualisasi buku. Buku yang cantik otomatis akan meningkatkan minat baca anak. Ada juga buku yang antara cerita  dan ilustrasinya nggak nyambung. Saya pernah beli buku  model begini, murah sih  namun dari segi mutu rugi rasanya.

Yang juga perlu diperhatikan yaitu cerita. Kadang ada cerita yang tidak sesuai dengan usia anak. Saya pernah menjumpai sebuah buku yang ilustrasinya bagus tapi isinya sama sekali tidak mencerminkan budi pekerti yang baik. Tokoh utamanya akhirnya bahagia namun dari hasil mencuri dari tokoh yang dijadikan antagonis.

Yang terakhir adalah budget. Budget ini perlu dijadikan pertimbangan untuk menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga.

Nah untuk ibu-ibu yang mungkin saat ini sedang bingung mencari bahan bacaan atau belajar untuk anak, mungkin lima buku ini bisa membantu.

1. Halo Balita
Usia: 1-5 tahun

Saya membeli buku ini sekitar tahun 2013. Memang satu setnya bisa dibilang  cukup menguras dompet. Namun karena ada pilihan arisan saat itu jadi tidak terasa.

Isinya cukup mendidik, karena ada 3 nilai yang diajarkan yaitu self help, value dan spiritual. Buku ini juga turun temurun ke si tengah dan si bungsu. Kadang malah rebutan minta diceritain yang ini dan yang itu. Pokoknya kalau sudah ada buku ini anak-anak senang.

2. Serial Si Kancil
credit

Usia: 3 tahun ke atas

Ingat dongeng si kancil? Dongeng klasik ini seolah membawa saya ke masa lalu. Makanya ketika melihat sampulnya yang keren langsung kepincut. Ada beberapa seri dari dongeng ini seperti Kancil dan Pak Tani, Kancil dan Buaya dan sebagainya.

3. Buku Abacaga



Usia: 4 tahun keatas

Berkat buku inilah si sulung bisa membaca. Buku ini nampaknya juga bakalan turun temurun ke adiknya. Review tentang buku ini sudah pernah saya posting di blog ini. Metode membaca yang digunakan diadaptasi dari metode qiraati, sehingga anak tidak perlu lagi mengeja. Untuk anak usia TK sudah bisa digunakan. Per halaman dialokasikan waktu sekitar sepuluh menit, namun bagi anak yang sudah bisa membaca meski belum lancar waktu yang diperlukan biasanya kurang dari itu.

4. Kisah 25 Nabi
credit

Usia: 6 tahun ke atas

Buku ini dirancang khusus untuk anak-anak agar lebih mengenal nabinya. Namun karena ilustrasinya tidak begitu banyak jadi bisa digunakan untuk usia 6 tahun ke atas. Gaya bahasanya ringan dan mudah dipahami tanpa mengurangi hikmah yang terkandung.

5. Ensiklopedia Junior: Hewan-hewan Pemecah Rekor.
credit

Usia: 4 tahun ke atas

Buku ensiklopedia adalah salah satu jembatan anak mengenal dunia. Ada banyak hal yang bisa dipelajari dari buku ini, apalagi ensiklopedia biasanya juga memberikan gambar yang detail dan menarik. Buku ini pernah saya review juga di blog ini ya....

Sebenarnya buku ini bisa untuk semua umur. Namun kertasnya yang tidak terlalu tebal akan sangat mudah sobek ketika balita memegang atau memainkan atau bahkan sengaja merobeknya hehehe. Makanya menggunakan buku ini untuk balita harus didampingi orang tua, kalau tidak bisa-bisa hancur deh tu.

Itulah lima buku ciamik yang ada di rumah kami. Semoga bisa diambil manfaatnya.

Rabu, 28 November 2018

Ini Dia Lima Blogger Favorit Versi Pwwidayati.com

15.21 30 Comments
credit
Apaan sih kayak mau bikin penghargaan aja.....

Hehehehe ya jelas dong ya blogger harus dihargai, nggak cuman artes aja. Soalnya dari para blogger kita ini belajar, menghibur diri dan lainnya. Coba deh klik mbah google, misalnya tutorial menanak nasi. Hayooo yang keluar apalagi kalau bukan postigan  para blogger. Ya kan?

Nah kali ini dapat tantangan dari blogger perempuan untuk membuat list lima blogger favorit beserta alasannya. Mmmm kira-kira siapa ya yang masuk daftar blogger favorit saya. Ini dia

1. Carolina Ratri

credit
Awal kenal beliau waktu ikutan gabung di grup Monday Flash Fiction. Seru-seruan tiap senin menerima tantangan menciptakan flash fiction dengan tema tertentu. Dari komen beliaulah saya kemudian mengerti bahwa logika di dalam cerita itu juga penting dan harus terjelaskan walaupun secara implisit.

Carra begitu sapaan akrabnya juga banyak mengelola blog dan merupakan mentor blogging. Selain itu beliau banyak menuangkan fiksinya di https://fiksicarra.wordpress.com. Fiksi-fiksi yang dibuatnya hampir dipastikan kelam namun apik. Yang penasaran sama fiksinya langsung cus aja ya.

2. Octaviani Nur Hasanah
credit

Kalau ada yang asing dengan nama ini mungkin pada kenal sama Octa NH blogger yang juga penulis Geek in High Heels. Suami beliau ini ternyata masih satu almamater dengan saya, pernah ketemu tapi cuma papasan di jalan. Dan ternyata kampungnya itu nggak jauh dari rumah saya saat ini. Beda kabupaten sih tapi terjangkaulah.

Saya sering kepoin blognya. Soalnya si mbak satu ini bisa menulis panjang lebar tapi nggak bikin bosen. Bacanya tu ngalir dan dijamin kita pasti pengen terus membaca sampai habis. Apalagi kalau doi ngereview film, dijamin langsung googling buat nyari filmnya hihihi.

Postingannya banyak genre. Mulai dari cerita sehari-hari, review film, buku dsb, tutoorial crafting, hingga memasak. Beliau ini juga sering menang lomba blog yang hadiahnya kece-kece lho. Ada yang jalan-jalan ke luar negeri, smarthphone dan lain-lain. Kalau mau kepoin blognya mampir disini ya http://octavianinurhasanah.net/

3. Dian Restu Agustina
credit
Postingan mbak Dian ini selalu saja bikin saya kepincut. Awal mula mengenal beliau dari sebuah grup blogging juga. Akhirnya berteman di facebook. Beliau ini fansnya banyak, lihat saja postingan facebooknya yang selalu banjir komentar hihihi #irimodeon.

Mbak Dian ini juga sering memenagi lomba blogging. Soalnya tulisannya memang ciamik, apalagi tentang travelling. Deuh bikin ngiler dan maunya langsung angkut koper wkwkwkwk. Nggak percaya? Coba deh cek di http://www.dianrestuagustina.com

4. Nurin Ainistikmalia
credit
Beliau ini adalah teman seangkatan saya waktu kuliah. Beliau juga seorang penulis dan juga blogger. Saya suka membaca postingan sahabat saya ini yang sarat hikmah. Tidak ada kesan menggurui dan kisah yang dibangunnya membuat kita seolah-olah sedang membaca sebuah cerita pendek.

Nurin juga merupakan founder Perempuan BPS Menulis yang membantu para karyawati BPS untuk dapat menelurkan tulisannya di media. Pokonya Te O Pe banget deh. Saya sering terkagum-kagum sama sepak terjangnya yang luar biasa. Ingin mendapatkan hikmah juga dari tulisan Nurin? Simak disini ya https://www.istikmalia.com/.

5. Triani Retno A
credit
Pertama kali mengenal nama beliau dari sebuah buku tentang kepenulisan khususnya menulis fiksi. Banyak tips-tips yang beliau sampaikan dalam buku tersebut, dan terbukti jitu. Dan rupanya selain penulis buku beliau juga seorang blogger. Blognya nggak cuma satu lho.

Ada blog yang dikhususkan untuk menulis resensi dan lomba menulis, sementara ada juga blog yang isinya macam-macam ada keuangan, kuliner, parenting dan lain-lain. Hebatnya beliau ini juga penulis buku yang produktif. Padahal di blognya https://www.trianiretno.com aja sudah bahas macem-macem ditambah nulis buku. Wah gimana bagi waktunya ya.... 


Itulah kelima blogger favorit saya. Kesemuanya wanita karena biasanya blogger laki-laki kebanyakan membahas tentang techno dan saya agak nggak nyambung dengan tema tersebut. Semoga bisa meneladani mereka dalam berkarya.

Selasa, 27 November 2018

[Jangan Intip]: Lima Barang Yang Selalu Di Tas, No Dua Tak Boleh Ketinggalan

15.56 6 Comments
Berasa jadi artis pas disuruh nulis ini. Gimana enggak, wong saya yang bukan siapa-siapa disuruh membuat list lima barang yang selalu ada di tas. Sebenarnya bingung juga sih, soalnya saya sering acak memasukkan segala barang ke dalam tas yang kadang dikira mau pindahan wkwkwkwk. 

Tapi pas udah dipikir-pikir lagi ternyata emang ada penghuni tetap di tas yang tidak pernah ketinggalan digondol sana-sini. Kalau anak-anak tahu mungkin mereka akan iri sama barang-barang ini. Anaknya aja kadang ditinggal masak barang ini dibawa mulu.

1. Smartphone

Benda wajib ini selalu setia berada di dalam tas. Kenapa tidak disaku? Soalnya saya takut kalau pas ke kamar mandi terus ni barang nyemplung ke bak mandi. Bisa-bisa nangis bombai di kamar mandi. Pernah juga sih ni barang ketinggalan di rumah. Biasanya kalau lagi dicas terus kami mau pergi ke mana gitu dan anak-anak udah pada rewel, sudah deh pecah konsetrasi emak dan bapaknya.

Alasan kedua kenapa benda ini ditaruh di dalam tas adalah tas merupakan tempat persembunyian yang aman. Aman dari anak-anak maksudnya. Mereka suka merogoh saku untuk mencari keberadaan smartphone ini. Kadang juga kalau kelihatan ada di meja sama anak-anak sudah pasti jadi barang rebutan. Makanya paling aman di taruh di dalam tas.

2. Dompet Kartu

Bukan dompetnya yang penting tapi kartunya. Soalnya bermacam-macam kartu ada disini. Mulai kartu KTP, SIM, KARIS (kartu istri), Kartu Berobat dan ATM. Nah yang terakhir ni yang penting. ATM merupakan benda penting yang nggak boleh ketinggalan. Kalau ketinggalan bisa bahaya dan celaka. Lebih berbahaya daripada sekedar ketinggalan smartphone.

Soalnya saya jarang memegang uang kas terlalu banyak. Makanya kadang belanja cukup gesek atau ambil seperlunya. Memegang uang terlalu banyak itu sering membuat saya boros dan gelap mata menghadapi barang dagangan yang digelar hampir sepanjang jalan di perjalanan sepulang kantor. Jadi kalau pulang kantor cukup windows shopping aja jangan sampai shopping beneran.

3. Pulpen dan Kertas

Ini juga wajib ada di tas untuk menghabiskan waktu senggang kalau lagi di jalan dan tidak dapat menggunakan hape maupun laptop. Biasanya untuk mencatat ide yang nanti bisa dieksekusi di rumah. Soalnya ide kalau tidak di bungkus dengan tulisan suka menguap dan saya sulit untuk mencarinya.

4. Buku Agenda

Buku agenda ini sudah seperti sekretaris pribadi bagi saya. Buku Agenda yang saya miliki memang sudah didesain khusus untuk mencatat to do list kantor dan bisnis. Jadi ketika saya mati gaya mau ngapain tinggal buka ni buku untuk mengeksekusi tugas selanjutnya yang ternyata masih banyak kalau dilihat berdasarkan catatan. Kalau dipikiran mah rasanya sudah selesai semua.

5. Kartu Pembayaran Sekolah

Mungkin ini adalah hal yang sangat aneh ada di tas terus menerus. Tapi mau bagaimana lagi, memang ini kenyatannya. Saya membawa kartu pembayaran sekolah anak saya di dalam tas. Takut hilang, atau lupa ditaruh dimana. Makanya biar aman saya letakkan di dalam tas sepanjang masa. 

Senin, 26 November 2018

5 Tempat Makan Favorit di Bangkinang

22.28 2 Comments
Kulineran itu juga merupakan salah satu hobi saya selain menulis, membaca dan crafting. Makanya jangan kaget kalau ketemu saya pipinya gedenya ngalahin bakpao. Meskipun kini kulineran itu sudah berbeda dari zaman saya single dulu.

Dulu zaman masih single saya lebih bebas menentukan mau makan apa dan dimana. Gak peduli tu makanan enak atau enggak. Kalau nggak enak ya ganti tempat, kalau porsinya kecil ya nambah lagi. Dah gitu aja rumusnya. Simple.

Beda dulu beda sekarang. Kalau sekarang mau kulineran ya harus mikirin selera lima orang. Harus sinkron dan ini yang biasanya agak njlimet hehehe. Masalahnya selera anak-anak kan nggak seperti selera orang dewasa. Selain itu tempatnya juga harus bersih dan ramah anak, yah walaupun nggak ada tempat mainnya tapi amanlah makan disitu bareng bocah. Terus juga harus enak, walaupun enak ini tidak dicerminkan dari penampilan resto nya juga sih mesti trial n error.

Nah kalau teman-teman ada kesempatan berkunjung ke ibu kota kabupaten Kampar alias ke Bangkinang jangan lupa singgah di lima tempat yang sudah jadi langganan kami ini ya....

1. Zacky Dicky Cafe

Kafe ini terletak di depan SMAN 1 Bangkinang. Seringnya kesini buat sarapan. Soalnya menu sarapannya yang laziz juga ramah di kantong ditambah gorengan dengan saus yang tiada duanya. Menu favorit kami disini adalah ketupat gulai paku. Soalnya nggak semua penjual lontong itu sedia lontong jenis ini. Ada satu penjual lontong yang menjual lontong gulai paku namun pedasnya minta ampunnnn.

Selain lontong seperti standar kafe lainnya, kafe ini tentu saja juga menyediakan kopi. Namun saya belum berkesempatan mencicipi kopi disini, mungkin lain kali ya. Suasananya sangat nyaman, dan ada outdoor maupun indoor. Selain lontong saya juga suka kwetiau disini, enaknya nggak ada yang ngalahin.

2. Bubur Ayam Teh Lilis

Bubur ayam teh lilis ini merupakan warung pertama bubur ayam di Bangkinang yang bertahan hingga saat ini. Waktu awal berdiri kadang Teh Lilis menjual nasi kuning, tapi kemudian menu ini dihilangkan karena terlalu ribet membuat aneka toppingnya. Kemudian Teh Lilis menambah daftar menunya dengan nasi goreng.

Keunikan Bubur Ayam Teh Lilis ini adalah jika ke tempat lain kita disuguhi air putih saja, disini kita juga disuguhi teh tawar hangat. Tinggal tuang sendiri berapa banyak yang mau diminum, asyiknya lagi teh tawar ini free. Kemudian untuk kerupuk di bubur, kerupuk tidak ditaburkan di atas bubur namun dimasukkan dalam toples kecil. Bagi saya penggemar kerupuk rasanya bahagia banget dapat krupuk setoples wkwkwkwk.

3. Sate Ayam Kampung Kuok

Sate ini cukup terkenal. Awalnya saya merasa aneh dengan kuahnya yang berwarna kuning dan juga rasa rempahnya yang banyak. Namun lambat laun saya menyukainya bahkan ketagihan. Disini memang hanya menyediakan satu jenis menu ini saja. Namun kita bisa pesan satenya seperti sate telur, ati, leher dan sebagainya.

Sate ayam kampung ini juga enak dimakan dengan cabai merah yang memang sangat digemari oleh orang Bangkinang. Selain itu kuah satenya juga enak dimakan dengan kerupuk ubi cabai, rambak kulit dan kerupuk putih yang memang tersedia disini.

4. Bakso Putra Solo

Rasa bakso dimana-mana standar, ya gitu-gitu saja. Tapi tetap saja citarasanya berbeda. Mulai dari pentol baksonya, kuahnya bahkan sambelnya yang memengaruhi kenikmatan saat menikmati semangkok bakso.

Bakso Putra Solo ini memiliki pentol bakso yang lebih enak. Saya tidak tahu komposisinya namun banyak yang baksonya dicampur dengan ayam, sehingga pentol baksonya terdapat tulang-tulang ayam kecil-kecil yang cukup mengganggu buat saya. Selain itu tekstur baksonya juga jadi lebih lembek. Kedua kuahnya, ada beberapa tempat bakso yang kuahnya seperti sayur bening, hanya ditambah garam dan micin. Rasanya tuh kurang nendang. Kalau bakso disini kuahnya memang nampol sampai-sampai tak tersisa di mangkok. Yang terakhir adalah sambalnya yang lain daripada yang lain. 

Sambal di warung lain itu cabai rawit hijau yang digiling namun kadang cabainya mentah. Jadi agak mengurangi citarasa. Selain itu cabai rawit hijau disini biasanya kurang pedas jadi pakai lima sendokpun pedasnya ya segitu-gitu aja. Kalau disini mungkin menggunakan rawit setan yang berwarna merah bentuknya gemuk dan pedasnya luar biasa. Pakai satu sendok saja sudah pedasnya bikin mata berkaca-kaca.

5. KFC

Ini sih tempat makan favorit bocah. Pokoknya kalau jalan atau kalau lagi nggak ada ide mau kasih makan sama si bocah apa ya kesini. Memang sih lebih mahal tapi daripada beli di pinggir jalan yang kadang saya ragu sama minyak yang dipakainya.

Sering juga mojok sama si sulung disini kalau pasa bapaknya lagi gak ada. Dia adalah partner yang asyik diajak kongkow. Kalau sama bapaknya ya mojoknya di tempat bakso tadi, biar bisa hu ha bareng hihihi.



Minggu, 25 November 2018

Ini Dia Lima Fakta Tentang Diriku

21.17 0 Comments

Rasanya aneh ya mengungkap Lima fakta tentang diri sendiri. Jujur saya sebenarnya ingin dianggap misterius, namun demi tantangan kali ini saya akan beberkan fakta tentang diri saya.

Plis sebelum baca ini siapkan kantong kresek. Mana tahu kan muntah pas baca di tengah paragraf.

1. Gadis Desa

Tidak banyak yang tahu kalau saya berasal dari Desa. Tahunya saya ini berasal dari kota seperti tempat tinggal tinggal mereka. Padahal ya saya masih merasakan sewaktu tidak ada listrik. Ke sekolah naik sepeda karena tidak ada angkot, dan lainnya.

Namun meskipun tinggal di desa tapi tetap rasa kota lho ya. Soalnya desa saya itu strategis. Dekat ke Solo maupun ke Jogja. Ngemall juga nggak payah asal nggak pulang malam-malam.

2. Kembang Desa

Hahaha narsis habis kalau ini ya.... Tapi ini fakta. Yah namanya juga gadis, ibarat bunga pasti banyak kumbang yang datang. Tapi akhirnya ya cuma satu yang bisa memenangkan si bunga.

3. Usil

Tidak banyak yang tahu kalau saya sebenarnya usil. Pernah suatu hari sengaja membuat keributan supaya diperhatikan ustadz. Pernah juga ngerjain bapak yang lagi asyik potong jenggot.

Pokoknya kalau ide-ide usil selalu aja lancar bermunculan di kepala. Rasanya ini adalah gen yang diwariskan. Karena bapak termasuk agak usil juga dan kini saya punya bocah yang super usil hahaha.

4. Punya Mimpi ke Luar Negeri

Ini mimpi terpendam sebenarnya. Pengen merasakan jalan-jalan ke luar negeri. Nggak muluk-muluk sih ke Singapura juga OK.

Waktu gadis dulu pernah merencanakan perjalanan ke luar negeri bersama ortu. Tapi gagal soalnya udah keburu nikah. Sekarang mau ambil kuliah S2 keluar negeri mikirnya seratus kali. Apalagi buntut udah tiga, gimana nasib mereka nanti?

5. Tidak Suka Sayur

Kalau kata para ahli sayur sehat dan baik dikonsumsi anak-anak. Maka saya adalah salah satu yang menolak. Nah ini akhirnya juga berdampak kepada bocah. Lha gimana mau doyan sayur kalau emaknya aja nggak doyan sayur?

Ini juga kayaknya ada turunan genetis. Soalnya si Mbah juga nggak doyan sayur. Padahal Bapak dan Ibu saya suka sayur lho...



Nah itulah lima fakta tentang diri yang tidak banyak diketahui orang. Kalau sudah tahu diam aja ya biar tetap menjadi misteri hihihihi.

Sabtu, 24 November 2018

Untuk Apa Sosial Media?

14.00 0 Comments

Memiliki sosial media bagi seseorang sangat penting. Apalagi bagi seorang blogger. Bahkan bukan hanya untuk para blogger namun juga pebisnis, instansi pemerintah, dan lain sebagainya.

Memangnya apa perlunya sosial media? Apalagi untuk blogger. Kalau bagi saya ada tiga manfaat sosial media bagi blogger seperti saya.

1. Sharing isi blog

Sharing isi blog adalah manfaat yang pertama. Sharing di blog dapat membantu teman-teman yang mungkin sedang membutuhkan apa yang kita sharing.

Misalnya saja tentang MPASI. Mungkin teman di sosial media kita ada yang perlu MPASI, nah pas kita sharing wah bisa terbantu teman kita. Senang kan kalau bisa bantu orang lain meski hanya lewat tulisan.

2. Meningkatkan traffic blog

Ini adalah manfaat yang kedua. Ketika sharing kita banyak diminati atau mungkin ada yang penasaran maka pasti banyak yang mampir ke blog kita. Apalagi kalau di-posting di grup facebook misalnya, pasti akan banyak yang berkunjung walaupun tidak semua meninggalkan jejak.

Namun ada hal yang perlu diperhatikan ketika menginginkan traffic blog meningkat melalui sosial media ini, yaitu kita juga perlu berkunjung ke blog teman lain di sosial media. Apalagi jika sudah tergabung di dalam grup. Walaupun tidak ada aturan tertulis namun blogwalking ini cukup jitu meningkatkan traffic blog lewat sosial media.

3. Branding diri

Sudah banyak diketahui bahwa sosial media sering dijadikan sebagai ajang branding. Paling banyak adalah pelaku bisnis baik online maupun offline. Nah blogger pun bisa menggunakan sosial media untuk membranding diri.

Kunci dari branding diri adalah konsisten. Ketika kita konsisten maka lama kelamaan kita akan dikenal sebagai blogger. Dari sini kadang juga job bisa mengalir.

Namun untuk membranding diri perlu proses yang cukup panjang, tidak semudah membalikkan tangan. Jika belum dikenal sesuai dengan apa yang kita inginkan sebagai citra diri mungkin karena kita kurang konsisten.

Itulah tiga manfaat sosial media bagi blogger yang saya rasakan hingga kini. Mungkin ada manfaat lain yang ingin ditambahkan? Feel free to comment ya.....

Jumat, 23 November 2018

5 Alasan Kenapa Gabung di Komunitas Blogger Perempuan

17.13 0 Comments

Sebagai seorang blogger (ehem), ternyata juga perlu untuk bersosialisasi. Caranya dengan mengikuti berbagai komunitas blogger yang ada. Karena banyak manfaat yang dapat diambil dari gabung di grup blogger ini seperti menambah produktivitas menulis, menjalin silaturahmi antar blogger, dan lain-lain.

Lalu kenapa memilih Blogger Perempuan untuk gabung? Ada lima alasan kenapa saya tertarik untuk ikutan komunitas ini.

1. Menjalin Silaturahmi dengan Sesama Blogger Perempuan

Salah satu yang menarik dari grup Blogger Perempuan ini adalah anggotanya yang semuanya perempuan. Dari namanya saja sudah mencerminkan ya… Biasanya grup yang seperti ini yang saya cari, rasanya lebih nyaman ketika dalam satu komunitas itu perempuan semua. Lebih bebas kalau mau curhat.

2. Menambah Ilmu dari Postingan di Blog Blogger Perempuan

Blogger Perempuan memiliki sebuah blog yang berisi bermacam-macam info. Mulai dari parenting, blogging, lomba dan lain-lain. Jika kita subscribe blognya aka nada pemberitahuan lewat email ketika ada postingan baru.

3. Dapat Mengikuti Berbagai Lomba atau Challenge Yang Menarik

Nah ini biasanya yang paling banyak dicari. Info lomba, syukur-syukur hadiahnya banyak hahahaha. Tapi kadang ada lomba yang memang khusu bagi anggota grup saja lho, makanya ikutan jadi membernya Blogger Perempuan supaya informasi lomba bisa lebih banyak. Oya bulan ini Blogger Perempuan membuat tantangan menulis 30 hari menulis.

4. Dapat Mengikuti Event-event Yang Menarik

Yang ini saya belum pernah ikutan meskipun masih berharap diadakan di daerah saya di Riau. Event-event blogger itu selalu membuat mata saya hijau namun sampai sekarang belum bisa ikutan. Dari event ini banyak hal yang bisa kita ambil, mulai dari ilmu, gathering, hingga hampers.

5. Dapat Membantu Meningkatkan Traffic Blog

Dalam grup facebook Blogger Perempuan setiap hari ada postingan bertema. Jadi dengan meninggalkan link tulisan di kolom komentar otomatis akan meningkatkan traffic blog kita. Tapi jangan lupa untuk blogwalking dan meninggalkan jejak di blog sesame rekan kita di Blogger Perempuan.

Itulah lima alasan saya gabung di Blogger Perempuan. Tertarik buat gabung? Cus lah ke www.bloggerperempuan.co.id

Kamis, 22 November 2018

Kenapa Kupilih Nama Ini?

17.56 0 Comments

Memilih nama itu gampang-gampang susah. Jangankan memilih nama anak, mikirin nama blog juga pusing hihihi. Awal blog ini berdiri #cieh saya memberinya nama widaaya. Kenapa widaaya? Wida adalah nama panggilan saya aya ya lanjutannya widayati.

Hingga kemudian saya belajar ilmu branding. Ingin dikenal sebagai apa saya ini. Bagaimana cara mewujudkannya. Dan disitulah saya belajar seperti menemukan jati diri hehehe. Bukan hanya untuk blog tapi juga untuk berbagai sosial media saya kecuali Twitter. 

Awalnya nama blog ini ingin saya namai sama dengan akun sosial media saya seperti Facebook dan Instagram dengan nama panjang. Tapi rasanya kok janggal, saya kan juga pengen punya nama blog yang keren seperti orang-orang. Hingga akhirnya terbersitlah untuk menyingkat nama awal. Ala-ala penulis Harry Potter JK Rowling. Dan akhirnya jadilah PW Widayati untuk menamai blog ini.

Bermula dari nama blog ini akhirnya malah saya jadikan sebagai nama pena. Di beberapa buku antologi yang saya garap saya menggunakan nama pena PW Widayati. Semoga nama ini bisa diingat banyak orang dan memiliki sejarahnya sendiri. 

Meskipun Shakespeare pernah berkata apakah arti sebuah nama, bagi saya nama memiliki arti sendiri. Karena tanpa nama apalah kita, siapakah kita. Makanya pemilihan nama ini cukup penting.

Bahkan banyak yang bingung ketika memilih sebuah nama. Sayapun demikian. Namun ada beberapa tips agar bisa menentukan nama blog supaya memiliki filosofi tersendiri. Berikut tipsnya.

1. Gunakan nama sebagai nama blog.

Ini sering dipakai ketika kita membuat blog untuk pertama kali. Ya iyalah kita kan ingin membuat catatan pribadi untuk kita sendiri, wajar memilih nama blog menggunakan nama pribadi.

2. Menamai blog sesuai dengan tema blog

Jika masih bingung memberi nama blog, menamai blog sesuai dengan tema blog juga tidak ada salahnya. Misalnya tema blog saya adalah fiksi maka bisa saya beri nama fiksiwida hihihi.

3. Menggunakan singkatan

Menggunakan singkatan kadang juga menjadikan nama blog unik. Misalnya saja saya punya blog belajar matematika bersama, mungkin nama bemasa bisa disematkan.

Itu ya sejarah nama blog sekaligus tips singkat membuat nama blog, kali aja ada yang bingung ngasih nama blognya hihihi.

Apa yang Akan Kamu Temukan Di Sini?

13.39 2 Comments

Blog itu ibarat restoran, pasti punya menu-menu khusus sekalipun blog dengan tema general. Seperti blog saya ini. Apalagi kemampuan manusia itu kan terbatas nggak mungkin semua bisa dikuasai, begitupun dalam menulis. Menulis memang bisa apa saja namun kalau tidak benar bisa-bisa dituduh hoax

Ada satu tips menulis yang selalu saya pegang ketika menulis yaitu menulislah yang kamu kuasai. Dan benar menulis dengan tema yang kita kuasai itu mudah. Seperti masak, kalau kita sudah menguasai resepnya dijamin mudah dan jadi, dalam artian enak ya..... Nah di blog saya yang gado-gado ini sebenarnya juga bisa ditarik menjadi beberapa tema. Seperti filosofi statistik keteraturan dalam keacakan #tsaaahhh.

Jadi apa yang bakalan kamu temui di blog ini, alias tema yang saya sukai.

1. Review

Review adalah tema yang paling saya sukai. Karena tema ini adalah tema yang paling mudah. Saya cuma perlu sedikit riset ke website si empunya produk atau malah gak perlu sama sekali. Soalnya review ini kan tergantung dari sudut pandang kita terhadap sebuah brand maupun produk.

Yang sering saya review apalagi kalau bukan buku. Paling enak me-review buku, soalnya bisa menyedot perhatian orang-orang yang mungkin sedang haus akan bacaan hehehe. Selain buku kadang saya juga me-review produk lain seperti makanan, peralatan mandi dan sebagainya. Biasanya dari sini juga penghasilan mengalir hehehe.

2. Kisah inspiratif

Banyak kisah inspiratif yang bisa diangkat untuk dijadikan tulisan. Biasanya berdasarkan pengamatan dari kejadian sehari-hari. Bahkan kenangan masa lalu bersama orang tua juga bisa dijadikan kisah inspiratif. Tapi kebanyakan kisah inspiratif yang saya tulis banyak bumbu curhatannya hehehe. Habisnya inspirasinya datang dari situ, mudah-mudahan pada tersinpirasi ya....

3. Tutorial

Saya punya hobi crafting. Dulu waktu masih memiliki banyak waktu senggang saya sering posting tutorial mulai dari flanel, manik-manik dan perca. Kemudian seiring berjalannya waktu saya mulai memisahkan blog tutorial ini ke blog lain. Namun karena kesibukan di kantor blog tersebut juga jarang update hehehe.

4. Travelling

Sebenarnya saya bukan tipe orang yang suka jalan-jalan. Soalnya dari kecil saya memiliki daya tahan tubuh yang rendah jadi kalau capek sedikit langsung sakit hihihi. Tapi alhamdulilah dikaruniai anak-anak yang lincah dan bugar sehingga tiap akhir pekan selalu minta jalan-jalan. Bagus juga sih buat mereka karena mengajarkan banyak hal.

Pergi jalan-jalan juga tidak harus selalu jauh lho, cukup ke kolam renang dekat rumah juga sudah seru. Nah rasanya nggak afdol kalau keseruan ini tidak dibagikan. Lagipula sekalian pamer kalau di kampung kami juga ada destinasi wisata yang seru hihihi. Nggak mau kalah nih sama yang di kota.

5. Fiksi

Ini adalah tema awal blog ini terbentuk. Saya membuat judul Hawa Kematian untuk fiksi pertama saya di blog. Berkisah tentang Aya yang mampu merasakan kematian akan mendatangi orang terdekatnya. Hawa kematian yang dirasakannya cukup membuatnya tersiksa, kelam, sedih dan sakit. Ia ingin lepas dari hal itu tapi bagaimana caranya ia tak tahu. Dan bahkan sampai sekarang saya belum menamatkan fiksi ini. Duh minta ditabok manja nih wkwkwkwk.

Kemudian saya memilih menulis flash fiction untuk ditulis biar cepat tamat. Waktu itu semangat menulis flash fiction karena ikutan grup Monday Flash Fiction yang sekarang sedang hiatus. Namun akhir-akhir ini saya juga jarang nulis flash fiction di blog, seringnya kalau dapat inspirasi saya tulis di facebook karena ternyata ada yang menantikan flash fiction saya disana hahaha #sombong.

6. Parenting

Tema ini menjadi asyik untuk ditulis ketika sudah memiliki anak. Ya iyalah ya belajar langsung praktek. Jadi ketika menemui sebuah permasalahan parenting saya akan mencoba mencari jawabannya baik lewat google, buku ataupun nasehat dari orang-orang terdekat. Hasilnya jika manjur tentu saja akan saya bagikan versi saya. Tapi tema ini juga jarang saya update di blog ini. Sudah saya update di blog khusus parenting yang rencananya akan saya TLD kan juga. Mohon doanya ya Bu Ibu mudah-mudahan dilancarkan rezekinya. Amiinn.

Nah itulah beberapa tema yang suka saya tulis karena menurut saya tema tersebut mudah, tak perlu banyak riset karena kebanyakan pengalaman pribadi juga cepat membuatnya menjadi sebuah artikel. 

Kalau kamu sukanya nulis apa?

Selasa, 20 November 2018

Ini Lho Alasanku Ngeblog

22.49 0 Comments
Kalau ditanya kenapa menulis blog, ada beberapa alasan kenapa hingga saat ini saya masih ngeblog. Memang perjalanan ngeblog tidak selalu mulus. Kadang ada saat dimana semangat saya tinggi dan banyak menulis blog, namun adakalanya juga saya bahkan tidak punya waktu walau untuk melihat blog sekalipun.

Beberapa hal yang membuat saya semangat ngeblog antara lain sedang ada ide segar, sedang ada lomba dengan hadiah menarik, banyak yang komen di postingan saya hehehe. Yah kalau ditanya mana yang paling membuat mood saya meningkat seperti naik roller coaster adalah yang ketiga ketika banyak yang komentar di postingan saya. Rasanya tuh  menjadi seseorang yang berharga, khusus untuk komentar positif ya... Selama ini sih belum pernah mendapat komentar negatif, palingan komentar spam yang langsung saya hapus.

Naik roller coaster enggak selalu naik kan ya, ada saat dimana penurunan tajam terjadi. Nah pas nulis blogpun demikian. Kadang malas ngeblog karena kalah lomba, ngambek ceritanya, terus kalau emosi sedang labil, bisa karena masalah pekerjaan atau keluarga. Soalnya kalau emosi lagi labil pasti tulisan yang ingin dibuat tuh jadi curhatan yang kadang takut kalau malah menjelek-jelekkan orang lain. Jadi kalau dalam kondisi ini saya coba tahan dulu untuk tak membuat postingan. Selain itu hal yang paling sering membuat saya nggak update postingan bahkan sekedar melihat komentar saja tidak sempat adalah ketika pekerjaan kantor sudah diujung deadline. Yah biar bagaimanapun pekerjaan utama tetap harus menjadi prioritas bukan? hehehe.

Seperti yang sudah saya sebutkan di awal bahwa saya memiliki beberapa alasan untuk tetap menulis blog meskipun banyak rintangan yang juga sudah saya sebutkan. Ada tiga alasan utama saya menulis blog saat ini, yaitu terapi jiwa, sarana berbagi dan mendapatkan penghasilan hihihi.

Menulis blog bagi saya adalah terapi jiwa. Ada rasa bahagia ketika saya berhasil menyelesaikan satu tulisan, mempostingnya di blog dan kemudian membaginya di sosial media. Ketika rasa bahagia ini muncul, otak rasanya fresh lagi. Hati yang tadinya gundah gulana atau menyimpan kebencian sirna kemudian. Yang tersisa hanya rasa bahagia dan lega. Jadi yang merasa perlu terapi jiwa, coba deh nulis hihihi.

Yang kedua adalah sarana berbagi. Ya ini yang membuat semangat menulis menggebu-gebu. Yaitu sebagai sarana berbagi. Ketika apa yang kita bagikan memberikan banyak manfaat kepada orang lain, tak hanya pahala yang datang tapi juga kebahagiaan. Saya pernah menulis tentang remote AC dua tahun yang lalu, alhamdulillah sampai saat ini masih saja ada yang komentar. Kalau sudah kayak begini rasanya nggak bisa nolak untuk rajin nulis.

Yang terakhir sebenarnya bonus. Bonus atas konsistensi kita merawat blog. Yes D U I T. Lagi-lagi mata saya berbinar dan hati bahagia manakala melihat email yang menawarkan kerjasama yang ujung-ujungnya rezeki nomplok. Tapi hal ini tidak saya lalui dengan mudah. Semua ada prosesnya, yang terpenting adalah rajin-rajinlah berbagi di blog. 

Nah itulah alasan saya masih ngeblog hingga saat ini. Bahagianya luar biasa, kalau teman-teman apa alasannya ngeblog?