Minggu, 28 Oktober 2018

# buku # review

Review Buku: Abacaga Cara Praktis Belajar Membaca Untuk Anak 4-6 Tahun







Judul Buku: Abacaga Cara Praktis Belajar Membaca Untuk Anak 4-6 Tahun
Penulis: Jazuli, Budiman, Tri Wahyu R.N.
Penerbit: PT Kawan Pustaka
Jumlah halaman vi+150 halaman

Saya agak gelisah ketika si Sulung tak kunjung bisa membaca. Padahal huruf sudah hafal, menulis namanya sendiri juga sudah bisa. Buku-buku membaca juga sudah dibeli, namun si bocah belum juga serius untuk belajar membaca. Hingga tahun ajaran baru tiba dan belum juga bisa membaca, padahal sepupunya yang sebaya sudah bisa membaca sejak lebaran kemarin.

Akhirnya searching-lah ke toko buku online langganan. Pilihan jatuh pada buku ini, Abacaga Cara Praktis Belajar Membaca Untuk Anak 4-6 Tahun. Alhamdulillah nggaj salah pilih, dalam waktu kurang dari sebulan perkembangan membaca si bocah cukup pesat.

Cara membaca yang digunakan dalam buku ini mengadaptasi dari cara belajar Qira'ati. Jadi membacanya langsung menggabungkan huruf vokal dan konsonan. Ada dua tahap pembelajaran dalam buku ini. Tahap pertama belajar menggunakan kartu abacaga dan tahap kedua belajar menggunakan buku abacaga. Buku abacaga sendiri terdiri dari enam bagian.
Kartu abacaga digunakan untuk mengukur kemampuan dasar anak dalam membaca. Kartu disusun sejajar dan bisa digeser-geser untuk menghasilkan kata yang berbeda-beda. Petunjuk penggunaan kartu ada di dalam buku ini di halaman empat. Waktu itu karena si sulung sudah mulai hafal huruf dan bisa menulis namanya sendiri saya urung menggunakan kartu abacaga, bahkan bagian 1 sudah bisa dilewati karena si anak memang sudah bisa.

Enam bagian yang ada dalam buku ini yaitu:
1. Mengenal abjad yang didampingkan dengan huruf vokal a
2. Pengenalan huruf vokal i pada halaman pertama didampingkan dengan contoh huruf dan suku kata yang sudah dipelajari sebelumnya, yaitu a.
3. Pengenalan huruf u pada halaman pertama didampingkan dengan contoh huruf dan suku kata yang sudah dipelajari sebelumnya yaitu a dan i.
4. Pengenalan vokal (a,i,u) yang didampingkan dengan konsonan.
5. Pengenalan konsonan lanjutan yang didampingkan dengan vokal e, o, dan imbuhan.
6. Pengenalan bunyi sengai, konsonan, dan vokal (huruf gabung).
Target anak menyelesaikan buku ini adalah empat bulan, namun bisa lebih cepat atau lambat tergantung kemauan dan kemampuan anak itu sendiri. Terutama kemauan, karena jika anak belum mau maka meski kita sudah membeli banyak buku namun anak masih enggan membaca maka keberhasilan juga rendah. Sebaliknya jika anak sudah mau untuk belajar maka tingkat keberhasilan akan lebih tinggi. Bahkan kadang tidak sampai enam bulan anak sudah bisa membaca.

Semoga bermanfaat.

3 komentar:

  1. wah baru tau saya ternyata metode ini ada bukunya. dua tahun lalu waktu mengajarkan anak sulung saya baca, saya pake metode ini mba. memang jauh lebih efektif dan bikin anak gak "mengeja". jadi lebih lancar bacanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, saya sudah pakai berbagai metode ternyata yang ini cocok buat si bocah, lebih cepat paham dan bisa

      Hapus
  2. Boleh nih ditiru. Tapu saya belum punya anak. Hehehe...

    BalasHapus