Minggu, 05 Agustus 2018

# lomba # tips

Jangan Salah Pilih Scanner




“Hati-hati lho, ini harga scannernya 45 juta.” Seru saya tiap kali para pegawai menggunakan scanner di ruangan. Lebay memang sih, toh itu barang bukan kepunyaan saya. Tapi karena di bawah tanggung jawab saya jadinya ya harus cerewet ngingetin, takutnya tu barang mahal rusak.

Dan benar apa yang saya duga. Scanner mahal ini rusak gara-gara keteledoran pengguna. Maklumlah penahan kertasnya mudah sekali dibongkar pasang dan mungkin ada yang nyenggol dan pecahlah. Sedih dan marah rasanya saat itu soalnya kejadiannya pas saya lagi nggak di kantor dan si pelaku lempar batu sembunyi tangan. Padahal kebutuhan scanner saat ini sangat urgent.

Di bagian saya, setiap kali kegiatan lapangan selesai maka peta yang digunakan harus discan, jadi hampir tiap bulan saya scan kertas berpuluh-puluh lembar. Yang kedua surat menyurat di kantor saat ini juga menggunakan scan. Mau laporan pekerjaan, laporan absensi, semua setelah ditandatangi atasan langsung scan kirim ke jenjang lebih atas. Hal ini membuat saya lebih sering menggunakan scanner.

Belum lagi membantu bagian Tata Usaha mendigitasi file pegawai. Soalnya naik pangkat sekarang juga sudah otomatis. Jadi berkas kelengkapannya hanya perlu discan kemudian diupload di sistem kepegawaian maka tring tinggal nunggu Surat Keptusan keluar. Nah yang ini nih yang sering bikin riweuh. Kadang banyak tangan membuat barang elektronik cepat rusak.

Satu lagi kegunaan scanner untuk instansi saya ini yaitu scan dokumen terutama dokumen yang dikirim ke jenjang lebih atas. Soalnya kalau difotocopy selain banyak menghabiskan kertas juga menghabiskan tempat, plus nyarinya juga susah. Makanya lebih enak kalau discan.

Kadang merasa sayang sama scanner 45 juta tadi. Soalnya ternyata ada yang bisa menggantikan si scanner tersebut dengan harga yang lebih murah. Memang sih kalau untuk kantor pengadaan yang sudah dilakukan tidak bisa diapa-apain tapi ke depannya bisa dijadikan pengalaman jangan sampai salah memilih scanner.

Emangnya apa saja yang perlu dipertimbangkan dalam memilih scanner?


1. Jenis Dokumen

Sebelum membeli sebuah scanner kita harus tahu dulu jenis dokumen apa yang akan sering kita scan. Berapa ukuran maksimal kertasnya, apakah perlu fitur duplexing untuk dokumen yang discan bolak-balik, apakah perlu fitur automatic feed ketika banyak dokumen yang harus di scan.

Selain itu perlu diperhatikan juga tentang jenis kertas yang digunakan. Apakah kartu plastik, dokumen OMR, atau yang lainnya. Soalnya salah beli scanner hasilnya bisa fatal, sudah beli mahal-mahal tapi pemkaian tidak optimal.

2. Siapa Penggunanya

Mengetahui siapa pengguna scanner juga perlu dijadikan pertimbangan dalam memilih scanner. Misalnya semua pegawai bisa menggunakan, maka jangan pilih yang terlalu mahal, karena biasanya akan cepat rusak karena yang menggunakan dari beragam karakter. Namun jika penggunanya hanya orang-orang tertentu saja bisa membeli scanner yang kualitasnya lebih baik.

3. Konektifitas

Kerepotan scan dokumen adalah harus di scan di computer yang langsung terhubung ke scanner. Kalau saya yang paling sebel ketika saya perlu computer tersebut sementara yang lain juga buru-buru perlu dokumennya untuk segera discan. Harus ada yang mau mengalah salah satu. Untungnya fitur Wireless LAN sekarang sudah mulai tersedia pada scanner. Jadi tidak akan ada yang tersakiti #eaaaaa.

4. Media Penyimpanan

Nah ini perlu diperhatikan juga lho untuk saat ini. Kalau zaman dulu scan dokumen tersimpannya cuma di computer yang terhubung dengan scanner, sekarang sudah ada scanner yang bisa langsung upload hasil scan ke flashdisk atau ke cloud. Enak kan nggak perlu mindah-mindahin file kalau kayak gini.

5. Budget

Yang ini jelas penting banget dong ya, sudah pengen scanner A taunya duit kurang, malu-maluin aja…. Maunya ya yang bisa memenuhi semua kebutuhan kita dan harganya terjangkau.

Nah kalau saya nih sudah ada inceran untuk next scanner di kantor. Nggak perlu sampai empat puluhan juga cukup dengan harga scanner 10 jutaan saja sepertinya kebutuhan scan kantor sudah terpenuhi. Ini dia Scanner Brother ADS 2400N.

Kenapa sih kok pilih Scanner ini?


1. Dokumen yang discan kantor itu buanyak dan bolak-balik jadi perlu banget fitur automatic feed dan duplexnya. Scanner ini bisa menscan hingga 50 dokumen sekaligus lho. Membantu banget mempercepat pekerjaan di kantor

2. Biasanya pengguna scanner di kantor ya hampir semua pegawai, makanya saying kalau beli scanner yang harganya sampai 40 jutaan.

3. Scanner ini dilengkapi dengan fitur Wireless LAN juga. Akan memudahkan ketika ada teman yang ingin menscan dokumen namun disaat bersamaan computer induknya saya pakai.

4. Scanner ini bisa langsung menyimpan di flashdik karena sudah ada port USBnya. Biasanya sih selama ini scan kemudian ambil file di folder baru copy ke USB atau ke cloud baru diambil lagi untuk di taruh di tempat yang seharusnya. Kalau sudah langsung begini ya enak tidak bolak-balik copy file.

5. Harga scanner brother ADS 2400N ini saya rasa bisa dianggarkan. Siapa sih yang keberatan dengan produk yang harganya terjangkau dan fiturnya WOW.

Berarti kelima pertimbangan tadi sudah terceklis semua di Scanner Brother ADS 2400N ini. Mudah-mudaha tidak salah pilih lagi ya….




4 komentar:

  1. Harga terjangkau dengan fitur Wow! Pasti jadi pilihan semua orang. Keren memang Scanner Brother!!

    BalasHapus
  2. Woow jadi bisa ngescan bolak balik otomatis mba? Keren banget nih mba, bisa jadi referensi nih buat di kntor suami

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak nggak capek bolak balik dokumen

      Hapus