Rabu, 22 Agustus 2018

# review # travel

Jalan ke Aceh Bersama Keluarga? Ini Rekomendasi Tempat Wisata yang Tak Boleh Anda Lewatkan


Aceh merupakan sebuah provinsi yang terletak di ujung Pulau Sumatera. Selain terkenal sebagai daerah yang menjadi tempat penyebaran Islam pertama di Nusantara, provinsi ini ternyata juga menyimpan potensi wisata yang sungguh luar biasa. Bagi Anda yang berencana untuk berlibur ke Aceh bersama keluarga, berikut adalah beberapa rekomendasi tempat wisata di Aceh yang  wajib Anda kunjungi.

Masjid Raya Baiturrahman

Source : kanalaceh
Masjid Raya Baiturrahman merupakan masjid bersejarah yang juga menjadi ikon Provinsi Aceh. Masjid ini dibangun pada tahun 1612 oleh Sultan Iskandar Muda yang saat itu menjabat sebagai Sultan Aceh.

Bangunan Masjid Raya Baiturrahman memiliki warna putih dan dikelilingi oleh kubah berwarna hitam. Jika dilihat dari luar, desainnya sekilas mirip dengan bangunan Taj Mahal yang ada di India, lengkap dengan kolam berbentuk persegi panjang di halamannya. Saat Aceh dilanda Tsunami pada Desember 2004 silam, masjid ini menjadi satu-satunya bangunan yang tetap berdiri kokoh ketika semua bangunan di sekitarnya porak poranda.

Pantai Lhoknga

Source : travels-indonesia

Pantai yang satu ini berjarak sekitar 20 kilometer dari pusat Kota Banda Aceh. Memiliki bibir pantai yang cukup landai, Pantai Lhoknga sangat cocok untuk melakukan beragam olahraga pantai atau bermain pasir sepuasnya. Bagi Anda yang suka berselancar, pantai ini juga bisa menjadi lokasi yang tepat untuk menyalurkan hobi Anda karena ombaknya yang tinggi dan menantang. Apabila Anda berkunjung ke Pantai Lhoknga di sore hari, Anda pun akan disuguhkan dengan pemandangan matahari terbenam yang sungguh mengagumkan.

Pantai Lampuuk

Source : travelingyuk

Selain Pantai Lhoknga, pantai cantik lainnya yang juga tidak boleh Anda lewatkan saat berkunjung ke Aceh bersama keluarga adalah Pantai Lampuuk. Berlokasi di Desa Meunasah Masjid, Lhoknge, Aceh Besar, Pantai Lampuuk memiliki garis pantai sepanjang 5 kilometer dengan pasir putih yang berkilau dan tebing karang besar di ujung pantai. Di sini, Anda bisa melakukan beragam aktivitas menarik seperti berselancar, berenang, bermain banana boat, atau sekadar berjemur sambil bermain pasir di pinggir pantai.

Rumah Cut Nyak Dien

Source : raunsumatra

Rumah Cut Nyak Dien merupakan salah satu destinasi wisata edukasi dan sejarah yang cukup terkenal di Aceh. Berlokasi di Desa Lampisang, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, rumah ini sebenarnya merupakan replika dari rumah Cut Nyak Dien yang terbakar pada tahun 1896 silam. Di tempat ini, Anda bisa melihat arsip-arsip perjuangan Cut Nyak Dien dalam perjuangannya mengusir penjajah dari bumi Serambi Mekkah.

Taman Hutan Raya Pocut Meurah Intan

Source : merahputih

Tempat wisata berikutnya yang juga cocok dikunjungi bersama keluarga adalah Taman Hutan Raya Pocut Meurah Intan. Nama taman wisata ini diambil dari nama seorang bangsawan wanita keturunan Kesultanan Aceh yang terkenal gigih melawan penjajah Belanda. Dengan luas sekitar 6300 hektare, Taman Hutan Raya Pocut Meurah Intan memiliki beragam objek wisata seperti air terjun air panas, tebing batu bersusun, kawah belerang, hingga bendungan peninggalan Belanda.

Jadi, itulah beberapa rekomendasi tempat wisata yang tidak boleh Anda lewatkan saat berlibur ke Aceh bersama keluarga. Nah, apabila Anda ingin mencari tiket pesawat murah ke Aceh, cek saja di website Airy. Melalui situs booking tiket pesawat online dari Airy, Anda bisa menemukan beragam promo tiket pesawat dengan tujuan ke berbagai kota di Indonesia, termasuk Aceh.

Untuk pemesanannya, Anda bisa memesan secara online melalui website Airy atau aplikasi Airy yang ada di Android atau IOS. Sedangkan untuk pembayarannya, Anda bisa memilih metode pembayaran melalui kartu kredit, transfer, ataupun pembayaran langsung di gerai Indomaret. Mudah dan praktis, bukan? Lebih menariknya harga tiket pesawat di Airy juga selalu ramah di kantong karena memiliki banyak sekali promo yang diberikan. Nah semoga bermanfaat dan selamat merencanakan liburan ya!

4 komentar:

  1. tsunami 2004 wid, bukan 2014.(kalo udah diedit tulisannya, komen ini hapus aja).

    BalasHapus
    Balasan
    1. wkwkwk iyo mil kurang teliti....

      Hapus
  2. Cuma pernah ke Baiturahman saya Mbak
    Karena acara nikahan teman jadi bisa mampir sebentar, sama ke makam massal, kapal apung dan pantai..semua tapi belum sperti sekarang, karena tahun 2006 awal, jadi masih belum pulih benar dari tsunami
    Semoga bisa ke sana lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. amiin
      Wah mbak Dian sudah keliling nusantara ya....

      Hapus