Jumat, 20 Juli 2018

# challenge # tips

Problema Manajemen Waktu

Yang namanya memanajemen tak akan terlepas dari yang namanya masalah. Masalah bisa berasal dari diri sendiri atau internal bisa juga dari luar atau eksternal. Tentu saja masalah juga harus dihadapi dan diselesaikan terutama yang berasal dari diri sendiri. Nah saya coba merangkum beberapa permasalahan yang dihadapi ketika mengelola waktu.

1. Menunda

Ada yang ngerasa? Hehehe saya juga, awal-awal memanajemen waktu saya masih suka menunda. Masih memberikan excuse kepada diri sendiri. Ah sebentar main dulu boleh ken sebelum beralih ke pekerjaan lain, begitu pikir saya. Namun ternyata ini adalah racun. Sebentar itu malah menjadi si penggerogot waktu.

Bisa dipastikan akibatnya, jadwal menjadi berantakan. Jika satu pekerjaan molor maka pekerjaan di bawahnya juga akan molor. Daaaannnn manajemen waktu yang coba dijalankan gagal.

Tipsnya adalah harus mengalahkan diri sendiri. Pasang kacamata kuda. Jika list pekerjaan belum selesai jangan memberikan excuse kepada diri sendiri. Tetap fokus pada pekerjaan yang harus diselesaikan.

2. Pekerjaan yang Terlalu Banyak

Pernah mendengar bahwa perencaan jangan terlalu ambisius karena potensi gagalnya lebih besar. Begitupun dengan manajemen waktu. Sebaiknya batasi jenis pekerjaan agar kita bisa melakukan semuanya dengan baik. Karena terlalu banyak pekerjaan akan mengakibatkan kita tidak fokus dan sulit menyelesaikannya.

Jikalaupun banyak pekerjaan dengan deadline yang sama maka selesaikan bertahap. Bisa bertahap dengan cara memendekkan waktu deadline atau dengan cara membuat target harian. Misalnya ada tiga pekerjaan yang harus diselesaikan selama 20 hari. Kita bisa memilih apakah pekerjaan A akan diselesaikan dalam tempo 6 hari, pekerjaan B 7 hari dan pekerjaan C 7 hari. Atau kita akan mengerjakan pekerjaan A, B, C dalam satu hari namun dengan target tertentu per hari dan bisa selesai dalam 20 hari.

3. Jadwal yang kurang efektif

Kita yang paling tahu kapan waktu yang paling produktif dan efektif dalam menyelesaikan pekerjaan. Sisanya gunakan untuk melakukan pekerjaan yang ringan. Jadi pekerjaan dengan prioritas yang tinggi kita kerjakan di waktu yang menurut kita produktif misalnya di pagi hari. Sedangkan pekerjaan yang kurang prioritasnya bisa dikerjakan siang, sore atau malam hari.

4. Multitasking 

Beberapa pekerjaan memang bisa digabung, seperti memasak dan mencuci (dengan mesin cuci), atau memasak sambil nyuci piring. Namun tidak semua pekerjaan bisa dikerjakan bersamaan, terkadang malah membuat kita tidak produktif. Waktu juga bukannya efektif malah makin molor. Jadi selektiflah ketika akan melakukan multitasking.

5. Gagal mengelola gangguan

Gangguan pasti datang. Contoh di kantor, dipanggil atasa, bawahan perlu konsultasi dan lain sebagainya. Sedangkan di rumah bisa jadi anak tiba-tiba rewel, telepon penting dan lain sebagainya. Untuk mensiasati yang satu ini mungkin perlu sedikit perubahan di jadwal.

Nah supaya jadwal yang kita susun lebih teratur bisa menggunakan papan yang bernama Daily Avtivity For Mom ini. Cara ngisinya sudah pernah saya posting di Menyusun Daily Activity Ala Kamu.

Oya Daily Activity ini punya temen lho yang satu bernama dreamboard dan satu lagi metrik pencapaian. Mereka bertiga dikenal dengan nama superboard. Buat yang mau ikutan memasarkan superboard ini bisa gabung di https://t.me/ModalSukses300Ribu.


Semoga bermanfaat.

#indscriptwriting
#indscriptcreative
#emaksuperboard


Tidak ada komentar:

Posting Komentar