Kamis, 12 Juli 2018

Menyusun Target Dengan SMART

Menyusun target tidak bisa sembarangan. Agar bisa tercapai kita harus menyusunnya dengan SMART. Menyusun target dengan SMART ini pertama diperkenalkan oleh George T Doran tahun 1981. George menuliskan prinsip SMART dalam Majalah Management Review edisi November 1981.

Apa itu SMART?

SMART merupakan singkatan dari Spesific, Measureable, Attainable, Realistic, Timebound.

1. Spesific

Spesific artinya khusus. Jadi target haru dibuat dengan khusus tidak secara umum. Karena target yang terlalu umum biasanya agak susah untuk dicapai.

Contohnya saya ingin punya banyak uang. Itu adalah contoh target yang masih umum. Karena memiliki banyak uang bisa dilakukan dengan berbagai cara. Jadi coba spesifisikkan seperti saying ingin punya bisnis.

2. Measurable

Measurable berarti dapat diukur. Ukuran ini harus dalam nilai kuantitatif yang berbentuk angka. Hal ini untuk memudahkan evaluasi atas pencapaian target yang telah ditetapkan.

Dari contoh satu, hanya spesifik namun tidak terukur. Agar terukur maka perlu ditambahi menjadi Saya ingin punya bisnis dengan omset 50 juta.

3. Attainable

Attainable berarti yang dapat dicapai. Jadi harus rasional juga dalam menentukan target dan tidak bisa asal-asalan. Kita lanjutkan contoh yang sebelumnya bahwa saya memiliki target untuk punya bisnis dengan omset 50 juta. Apakah akan tercapai? Tentu saja bisa tercapai tapi sebelum menentukan sebaiknya lihat dulu pencapaian sebelumnya. Apakah sebelumnya sudah memiliki omset minimal 20-an juta? Atau baru mulai usaha langung ingin mencapai omset 50 juta?

Bisa-bisa saja sih semua tergantung pada kemampuan kita. Mulai dari tim, media promosi dan lain sebagainya.

4. Realistic

Realistic berarti realistis, alias masuk akal. Kita harus mengetahui kekuatan yang dimiliki untuk mencapai target yang dibuat. Apakah masuk akal atau tidak.

Misalnya penghasilan dari bisnis 50 juta. Apakah 50 juta kita kerjakan sendiri atau dengan tim? Misalnya punya tim apakah 1 tim bisa tembus 10 juta dalam jangka sebulan?

Jika ya maka teruskan tapi jika tidak maka target harus diperbaiki dan dievaluasi lagi.

5. Timebound

Timebound artinya batas waktu. Setiap target harus memiliki batas waktu. Kapan akan tercapai? Misalnya omset bisnis 50 juta tadi kapan harus tercapai? Dalam waktu sebulan misalnya. Buat rentang waktunya agar jelas usaha yang harus dilakukan untuk mencapai target tepat waktu.

Menyusun target sebenarnya gampang walaupun beberapa masih menganggapnya sulit. Padahal saat ini sudah ada tools yang bisa digunakan untuk membantu mengevaluasi target, yaitu Metrik Pencapaian.


Metrik ini sangat mudah digunakan terutama untuk ibu-ibu seperti saya yang kalau anak sudah rewel maka segala yang dikepala langsung menguap hehehe. Kabar baiknya juga Metrik Pencapaian dan dua temannya Dreamborad dan Daily Activity for Moms bisa dijadikan lading penghasilan. Mau tahu caranya? Silakan gabung di channel telegram berikut ya https://t.me/ModalSukses300Ribu.



#indscriptwriting
#indscriptcreative
#emaksuperboard

2 komentar:

  1. mantap bun, sampai saya catat ini di notes. Soalnya saya punya banyak target cuma rasanya masih terlalu mengawang-ngawang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. siip Bun, semoga mimpinya segera dapat diraih...

      Hapus