Rabu, 11 Juli 2018

# Cerita # challenge

5 Alasan Kenapa Kamu Harus Membuat Target

Seperti yang sudah dibahas kemarin di postingan Jangan Takut Pada Target, maka penting bagi kita untuk membuat target. Bukankab target sebenarnya selalu mengiringi kita? Hanya saja kadang kita pura-pura melupakannya yang ujungnya akan membuat kita kecewa.
Nah agar hidup ini lebih terarah dan bahagia coba yuk kita membuat target. Masih malas? Simak alasan membuat target berikut.

1. Fokus

Sudah tahu yang menjadi target kita? Menerbitkan buku dalam waktu sebulan misalnya. Kira-kira 120 halaman untuk menerbitkan sebuah buku. Maka break down per hari menjadi 4 halaman sehari. Nah sudah ketemu target harian kita, maka kita akan dengan mudah melakukannya. Empat halaman sehari akan berada di benak kita. Awalnya ini akan menjadi kewajiban tapi empat hari kemudian akan menjadi kebiasaan.

Jadi kita akan fokus mengejarnya karena sudah jelas targetnya. Berbeda jika kita tidak membuat target dari awal. Hanya ingin membuat buku tapi kadang sehari nggak nulis sama sekali sehingga bukunya nggak keluar-keluar karena tidak fokus mengejar target.

2. Termotivasi

Punya target juga akan membuat kita termotivasi dalam mewujudkannya. Bandingkan dengan yang tidak punya target. Biasanya mereka akan lebih slow dalam hidupnya karena memang begitulah dia tidak memiliki target. Tidak tahu apa yang ingin dicapai

3.Melawan Rasa Malas

Yang ini saya pribadi setuju sekali. Ketika apa yang dikerjakan tidak tertarget maka tidak ada apa-apa yang didapat. Kita merasa sudah sibu seharian tapi satupun pekerjaan tidak selesai. Karena apa? Karena tidak punya target.

Kita sibuk tapi disela kesibukan tersebut mungkin kita banyak bersantai. Lebih banyak memegang gadget untuk bermain game daripada mengerjakan pekerjaan yang harusnya sudah selesai.Dengan membuat target setidaknya ketika kita lengah dan membaca target maka rasa mala situ akan pergi.

4. Tujuan hidup yang lebih jelas

Kami ditertawakan seorang teman ketika mentargetkan bahwa besok desain rumah kami seperti ini dan itu. Dia bilang ah nggak mungkin hanya mimpi. Tapi rupanya Allah menjawab doa kami, beberapa bulan kemudian kami mendapatkan rezeki yang tidak disangka dan bisa mewujudkan impian dan target yang sudah ditetapkan.

Memang tidak semua orang akan mengalami hal yang semidah itu. Namun setidaknya ketika memiliki target tujuan hidup kita jelas, apa yang ingin kita raih jelas. Dan apa yang harus dilakukan akan terurai satu persatu. Berbeda ketika tidak memiliki target, mau begini saja ya nggak pa-pa mau lebih baik ya syukur tapi begitu nasib menjadi lebih buruk dia akan langsung berputus asa.

5. Aktualisasi dari rasa percaya diri

A: Apa targetmu setahun ke depan?

B: Saya mau sekolah ke luar negeri.

C: Eeeengggg….hmmmm apa ya?

Melihat B dan C jelas berbeda. B adalah orang yang memiliki target. Kesan percaya diri nampak padanya. Sedangkan C yang tidak memiliki target hanya bingung tak bisa menjawab. Dan tentu saja orang-orang lebih respect kepada mereka yang memiliki target jelas. Bahkan bospun akan lebih saying kepada anak buahnya yang selalu memiliki target dalam pekerjaannya.

Bagaimana masih malas membuat target?

Bagaimana jika dibantu dengan Metrik Pencapaian ini? Pasti lebih mudah dan menyenangkan bukan?


Nah untuk ibu-ibu yang suka bisnis, Metrik Pencapaian dan dua temannya yang disebut superboard ini bisa jadi bisnis lho. Untuk info bisnisnya bisa gabung di sini ya https://t.me/ModalSukses300Ribu.


#indscriptwriting
#indscriptcreative
#emaksuperboard


Tidak ada komentar:

Posting Komentar