Jumat, 23 Juni 2017

Berkah Ramadhan 2017, Akhirnya Kami Berkumpul Kembali

Ramadhan Penuh Berkah Bersama Abutours & Travel

Bulan Ramadhan memang penuh berkah. Ramadhan kali ini akhirnya saya dan suami bisa berkumpul kembali setelah sepuluh bulan menjalani Long Distance Marriage. Jujur saja ini sangat berat karena ada 3 anak yang telah diamanahkan kepada kami dan saat ini ketiganya masih balita. Walaupun akhirnya pindah, namun kronologinya sungguh menguras hati dan airmata.

ketiga buah hati kami
Tidak ada kabar yang lebih membahagiakan dibanding kabar kepindahan suami. Per 1 Juni 2017, kabarnya suami akan dipindahtugaskan, kami akan satu kota, satu rumah dan satu kantor. Tapi 27 Mei 2017 atau tanggal 2 Ramadhan 1438 H suami mendapat panggilan untuk menghadap ke kantor Provinsi (kami bekerja di kantor kabupaten,dan instansi kami instansi vertikal).

Deg-degan itulah yang saya rasakan. Banyak pikiran berkecamuka dalam kepala. Bagaimana kalau pindahnya nggak jadi 1 Juni? Atau lebih parahnya bagaimana kalau tidak boleh pindah sama sekali? Tapi doa di bulan Ramadhan sudah dijamin oleh Allah akan dikabulkan bukan? Maka saya hanya memperkuat pada do’a. Memohon agar dimudahkan segala urusan.

Menunggu memang pekerjaan yang paling menjemukan, apalagi di hari Senin. Dan dari sekian jam yang saya lewati, jam tiga sore baru dapat kabar, suami sudah bawa SK dan memang per 1 Juni 2017 sudah dipindahtugaskan. Alhamdulillah.

Saya pikir hari ketujuh puasa kami sudah bisa bersama, tapi ternyata belum. Malahan disuruh 1 Juli baru pindah. What?! Padahal saya sudah membayangkan bakalan puasa bareng, lebaran bareng tanpa ada tanggungan untuk kembali ke tempat kerja yang jauhnya ratusan kilometer.

Do’a, do’a, dan doa itu yang dikencangkan ketika ikhtiar sudah dilakukan maksimal. Alhamdulillah akhirnya tanggal 12 Juni suami sudah resmi berkantor di tempat baru. Syukur yang tak terhingga saya panjatkan, walaupun ternyata ada masalah baru setelahnya.

“Mbak gaji mas X untuk bulan Juli sudah dikeluarkan, takutnya gaji 14 dan 13 nya nanti tertunda.” Kata teman saya yang biasa ngurusin gaji.

Image may contain: 2 people
saya dan suami
“Ha?!!!” Saya Cuma bisa bengong. Gak tahu mesti gimana lagi. Wah kalau kayak begini lebaran bisa terancam.

Tapi Ramadhan memang penuh berkah. Berkah kali ini kembali kami dapatkan. Gaji 14 suami tidak perlu ditunda dan dibayar dari kantor lama. Tadinya saya sudah menghemat beberapa pos jika memang gaji 14 tidak dapat. Walaupun akhirnya raib bukan untuk lebaran melainkan untuk servis mobil dan membeli aki baru. Hihihihi.

Saya sadar betul bahwa Allah tidak selalu mengabulkan permintaan hambanya. Tapi Dia memberikan yang terbaik bagi hambanya walaupun pahit. Kejadian inipun menjadikan pelajaran dan hikmah buat saya.

Pertama ketika ikhtiar sudah dikuatkan, doa tidak dilupakan. Bukankan doa dan ikhtiar harus sejalan? Ya begitulah, pengalaman kali ini betul-betul mengajarkan saya hal tersebut, suami berikhtiar saya yang membantu dengan doa.

Kedua Ikhlas. Apapun yang terjadi kita harus ikhlas, bahkan hal yang mungkin tidak kita sukai. Kita harus percaya bahwa Allah memberikan yang terbaik, maka ketika permintaan belum terkabul kitalah yang harus membenahi diri.

Ketiga masalah rezeki sudah merupakan ketentuan Allah. Kalau belum rezeki ya mau diapakan lagi. Balik ke nomor dua tadi harus ikhlas. Karena kalau sudah kecewa maka hidup yang kita jalani bakalan runyam tidak lagi bahagia. Yang ada hanya mengeluh dan merutuk. Jangan sampai lah ya….

Sekali lagi saya bersyukur Ramadhan ke 18 sudah bisa puasa bareng dengan suami.Sahur bareng, buka bareng hehehe. Rasanya tidak lengkap kalau buka atau sahur nggak barengan. Kau disana aku disini dan entah apa yang kau makan disana…(lebay).

Sekelumit kisah singkat ini telah mampu mengduk-aduk hati saya. Ada sedih, ada khawatir dan akhirnya benar-benar bahagia. Memang Dialah sang pembolak balik hati. Terima kasih ya Allah telah mengabulkan permintaan kami

Bangkinang, 24 Mei 2017

#LebihDariSekedarNikmatnyaIbadah #SemuaBisaUmroh


Tulisan ini diikutsertakan dalam Blog Contest Ramadhan  Bersama Abutours & Travel

2 komentar:

  1. duuh... senangnya bisa berkumpul kembali ya.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak....yah walaupun jadi banyak berantemnya tapi lebih ayem hehehe

      Hapus