Kamis, 04 Mei 2017

Menjadi Perempuan Indonesia yang Lebih Baik

"Dadi wong wedok ki nek iso golek duwit dewe, dadi nek sak wayah-wayah butuh lombok rasah ngathung karo wong lanang" (Jadi perempuan itu kalau bisa berpenghasilan sendiri, jadi ketika sewaktu-waktu buth cabe tidak perlu minta pada suami). 

Satu kalimat wejangan dari (almh) Ibu saya, sejak saya masih sekolah hingga kini beranak tiga masih terngiang-ngiang. Wejangan itulah yang selalu membuat saya semangat ketika ada banyak tekanan dan tuntutan di sekililing saya. Wejangan yang sederhana namun dalam maknanya, wejangan yang saya artikan tak hanya nasehat tapi juga harapan yang akan membuat beliau bangga.

Saya dan Ibu
Dari wejangan tersebut harapan terbesar dari Ibu saya adalah supaya saya menjadi perempuan yang tidak menggantungkan diri pada suami. Wanita juga bisa turut andil dalam menyumbang perekonomia rumah tangga. Tentu saja tanpa melalaikan tugas sebagai ibu maupun sebagai istri.

Maksud membeli cabe dalam kalimat Ibu juga tidak hanya terbatas pada komoditas itu. Ketika suami kesusahan atau penghasilannya pas-pasan memang tidak sepantasnya perempuan merengek minta dibelikan sesuatu. Jika perempuan memiliki penghasilan sendiri jelas selain bisa membeli kebutuhan dapur bisa juga membeli kebutuhan untuk anak-anak maupun kebutuhan pribadinya tanpa harus merengek pada suami.

Agar semua itu tercapai seorang perempuan haruslah selalu menupgrade kemampuan dirinya. Kenapa? Karena perannya yang begitu banyak. Perempuan yang telah menikah dan memiliki anak tidak hanya berperan sebagai istri dan ibu tapi juga sebagai guru, dokter, bendahara, koki dan lain sebagainya.

Untuk itulah agar bisa menjadi perempuan Indonesia yang lebih baik sudah saatnya kita melek terhadap berbagai perubahan yang terjadi. Dulu sekolah atau kursus hanya bisa diikuti dengan tatap muka. Kini kursus online sudah bertebaran dimana-mana bahkan gratis.

Perempuan juga harus membuka wawasan dengan banyak membaca buku. Perannya yang cukup banyak memang menuntut perempuan untuk bisa dalam berbagai hal sehingga berbagai disiplin ilmu harus dikuasai meskipun tidak harus menjadi ahlinya. Misalnya menguasai ilmu parenting agar dapat mendidik anak dengan baik, memiliki pengetahuan di bidang kesehatan agar bisa melakukan pertolongan pertama ketika anak sakit dan lain sebagainya.

Menjadi perempuan Indonesia yang lebih baik secara tidak langsung akan menjadikan anak-anak kita menjadi manusia yang lebih baik.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar