Rabu, 09 September 2015

# curhat # Obrolan

Anak di Era Digital

Kaget waktu Ikhsan (3 tahun, 8 bulan) bisa ngucapin angka satu sampai sepuluh dalam Bahasa Inggris dan dengan intonasi yang lucu, lebih kaget lagi waktu dia bisa mengeja N-O-W dengan ejaan Bahasa Inggris.Ni anak kalau diajak belajar cepat bosan, kalau belajar sambil main betah memang tapi saya kan ngajarin pakai bahasa indonesia, dan kecenderungannya Ikhsan lebih suka belajar angka daripada huruf. Sejak setahun lalu dia sudah bisa berhitung tapi baru akhir-akhir ini dia bisa berhitung pakai Bahasa Inggris padahal emaknya nggak pernah ngajarin. Heran belajar dimana sih mas?

Usut punya usut ternyata Dia belajar dari tablet miliknya. Memang sih saya menyuruh si bapak download game edukasi untuk anak, seperti angka, huruf, nama-nama binatang, nama-nama alat transportasi dan lain-lain. Pagi-pagi Ikhsan biasanya suka nonton di you tube. Tontonan kesukaannya tutorial pizza play dough dalam bahasa inggris. Siang hari tablet di chas, malamnya baru dia buka-buka aplikasi edukasinya. Saya sebenarnya juga ikut mendampingi tapi anak saya yang satu ini lebih suka main sendiri gak mau diatur. ya sudah kerjaan saya merhatiin dia belajar, kalau ada konten yang nggak sesuai itu tandanya aplikasinya harus dihapus.

Yah begitulah anak zaman sekarang, pegangannya gadget. Dulu sih saya termasuk yang kontra ngasih anak gadget tapi si bapak maksa, katanya kasian lihat anaknya cuma merhatiin orang asyik main atau kadang, yang parahnya, merebut punya orang. Ya sudah akhirnya kami belikan, walhasil buku-bukunya lebih banyak nganggur, kini si Ikhsan lebih akrab dengan tablet nya. Memang sih konten tablet cukup menentukan. Dengan banyak aplikasi edukasi Ikhsan bisa bermain sambil belajar dan alhamdulillah bisa terekam di otaknya.

Buku sekarang menjadi alat prakteknya, dia biasa menyebut huruf-huruf yang dia temui (di TV, kaos, buku maupun surat kabar, di kartu huruf) ataupun menghitung benda-benda yang dia punyai. Yah tak selamanya gadget buruk untuk anak. Sedikit demi sedikit Ikhsan bisa belajar sambil bermain. Mudah-mudahan tablet yang dia miliki bisa lebih berguna untuk membantunya belajar dan bukan sebaliknya hanya untuk menghabiskan waktu tanpa guna. Sebagai orang tua memang sudah kewajiban kita untuk memberikan konten-konten yang berguna bagi anak-anak agar efek negatif dari gadget itu sendiri bisa diminimalisir.

Selamat belajar mas ikhsan


1 komentar:

  1. wah bagus tuh, gak setiap anak loh bisa belajar sendiri lewat tablet,

    BalasHapus