Rabu, 13 Maret 2013

Propmpt #5: Dilema

14.47 30 Comments
Roni menghempaskan lembaran itu ke lantai. Marni terdiam melihat Roni yang tampak gelisah.

"Tidak, jangan sekarang. Kasihan Ririn jika dia tahu tentang ini semua." Ucap Roni pada dirinya sendiri.

"Kamu harus memberitahunya Ron, kamu nggak bisa simpan ini terus-terusan kasihan Ririn." kata Marni membujuk.

Roni hanya terdiam. Tapi dalam diamnya itu dia menggeleng.

                                                           ***
Pagi itu suasana mendung semendung hati Ririn. Dia berusaha untuk tegar namun nampak dari roman mukanya bahwa dia tidak setegar yang diharapkannya.

"Aku sudah lama menyuruh Roni membicarakan ini semua padamu Rin." Marni tiba-tiba berbicara pada Ririn. Ririn hanya diam pura-pura tak mendengarkan, dia tahu Marni si dokter muda sudah sejak lama menyukai suaminya. Dan akhir-akhir ini mereka terlihat bersamapun Ririn hanya diam saja tak berani menanyakan lansung pada suaminya.

"Ini semua untukmu Rin, Roni sangat mencintaimu." Marni melanjutkan kata-katanya menyerahkan sebuah amplop dan pergi.

Tinggalah Ririn sendiri, menangisi dan menyesali ketidakpercayaannya pada suaminya. Dia memeluk dan mencium tapi bukan Roni melainkan nisannya.