Kamis, 31 Januari 2013

Tentang Perkawinan: Pendaftaran Perkawinan

23.08 0 Comments


Sering ditanya sama orang-orang yang mau nikah, gimana sih prosedurnya?

Wah saya sendiri tidak tahu wong saya juga dulu diuruskan sama bapak heheh Cuma disuruh ngirimin fotocopy ijazah terakhir, pas foto dan ktp. Nah kebetulan tadi baca-baca buku Panduan Keluarga Muslim yang diterbitkan oleh Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Jawa Tengah Bab XI berjudul Prosedur Perkawinan bagian A mengenai Prosedur Pelaksanaan Perkawinan antara lain:


  1. Calon mempelai datang ke kantor Desa/Kelurahan melaporkan kepada Kaur Kesra bahwa dirinya mau menikah untuk mendapatkan formulir/blangko pernikahan yang ditanda tangani Kepala Desa/Kaur (termasuk surat pengantar Imunisasi).
  2. Setelah mendapatkan formulir dari kelurahan calon pengantin datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi (TTI) kemudian ke KUA Kecamatan.
  3. Calon pengantin mendaftarkan pernikahan ke KUA Kecamatan setempat dengan membawa formulir dari Desa/Kelurahan dan surat imunisasi, kemudian mengisi formulir model N7 dan meminta SSBP dari petugas pendaftar KUA untuk membayar biaya pencatatan nikah sesuai PP No. 47 Tahun 2004 Rp. 30.000,- (tiga puluh ribu rupiah) ke bank yang di rujuk (BNI, BRI atau Kantor Pos) kemudian kembali ke KUA dengan menyerahkan bukti setor.
  4. Di daftar oleh petugas KUA dan ditentukan hari/tanggal, jam dan tempat pelaksanaan akad nikah yang diisikan dalam blangko model N7 dengan ada tenggang waktu selama 10 hari H. Tenggang waktu tersebut digunakan untuk kursus calon pengantin dan pemeriksaaan oleh penghulu.
  5. Calon pengantin, wali nikah dan para saksi diperiksa oleh penghulu apakah calon pengantin telah memenuhi persyaratan menurut perundangan yang berlaku maupun menurut hokum munakahat dengan didampingi penghulu.
  6. Apabila penghulu menemukan bahwa pemohon kehendak Nikah belum memenuhi ketentuan peraturan perundangan dan hokum munakahat maka diminta untuk melengkapinya dengan menggunakan formulir model N8. 
  7. Apabila berkas permohonan kehendak Nikah tidak memenuhi persyaratan Perundang-undangan dan Hukum Munakahat maka permohonannya ditolak dengan menggunakan formulir model N9.
  8. Akad nikah dapat dilaksanakan di kantor atau di luar Kantor sesuai permintaan pemohon Kehendak Nikah sebagaimana yang ada pada formulir model N7.
  9. Pada hari H pelaksanaan akad Nikah dihadiri oleh dua calon pengantin, wali nikah, dua orang saksi dan penghulu didampingi pendamping penghulu.
  10. Sesaat setelah akad nikah, buku nikah diberikan secara langsung.

Senin, 21 Januari 2013

UU Provinsi Baru Kalimantan Utara telah Disahkan

13.29 0 Comments
Peta Kalimantan Utara, pinjam gambar disini
Tadi pagi pulang waktu ngambil urap untuk makan-makan di kantor lewatlah truk yonif 132 bima sakti bangkinang melintas. Kira-kira ada 5 truk melintas ada dua truk yanng berisi ibu-ibu dan lainnya tentara. 
" Wah ada acara nih." Kata suami saya
" Kayak mau perang aja" timpal saya ngasal.
" Mereka mau dikirim ke Kalimantan Utara lho untuk pengamanan."
Saya terkejut.
"Hah Kalimantan Utara dah jadi?"
" Emang Kalimantan Utara itu pecahan dari mana sih?"
" Dari Kalimantan Timur."

Sampai di kantor jadi kepikiran, beneran yah Kalimantan Utara udah disahkan? Kok nggak ada di berita, nggak ada di status teman-teman di fb. Penasaran saya googling dan menemukan undang-undangnya.

Rupanya Undang-Undang ini sudah disahkan oleh Presiden SBY tanggal 16 November 2012 lalu. Yang masih penasaran silakan cekidot UU No 20 tahun 2012 tentang Pembentukan Provinsi Kalimantan Utara. Kalimantan Utara dulunya masuk ke dalam Provinsi Kalimantan Timur. Dulunya wilayah ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Bulungan kemudian dipecah menjadi beberapa kabupaten. Tahun 1997 dibentuklah Kota Tarakan melalui UU No 29 Tahun 1997. Tahun 1999 dibentuk Kabupaten Nunukan dan Malinau melalui UU No 47 tahun 1999,  yang terkahir pembentukan Kabupaten Tana Tidung melalui UU No 34 tahun 2007. 

Kini Provinsi baru ini terdiri dari lima kabupaten/kota, antara lain:
  1. Kabupaten Bulungan
  2. Kota Tarakan
  3. Kabupaten Nunukan
  4. Kabupaten Malinau
  5. Kabupaten Tana Tidung
 Batas-batasnya antara lain:
  1. Utara: Malaysia (Negara bagian Sabah)
  2. Timur: Laut Sulawesi
  3. Selatan: Provinsi Kalimantan Timur (Kabupaten Kutai Timur, Kutai Kartanegara dan Berau)
  4. Barat: Malaysia (negara bagian Serawak)
tapi penetapan batas pastinya akan ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri paling lambat lima tahun sejak peresmian Provinsi Kalimantan Utara.

Ibu Kota: Tanjung Selor (kabupaten Bulungan)
sumber gambar disini


Pasal-pasal selanjutnya mengenai penyelenggaraan pemerintahan agka puyeng rasanya kalau saya baca hehehe, tapi yang penting point-point di atas, kali aja berguna untuk menjawab soal pengetahuan umum USM STIS or STAN.

Selasa, 08 Januari 2013

Dua Puluh Lima Ribu

11.36 2 Comments
Photobucket
Kejadian ini membuat saya sangat terharu

Siang itu, sekitar tahun 2010, seperti biasa saya sedang asyik tanya-tanya mbah google karena dikasih kerjaan dari pak kepala bidang. Waktu asyik-asyiknya berjibaku dengan kompi tiba-tiba atasan langsung saya menghampiri dan berkata beliau kemarin mendapat honor dari menghadiri pers release dan kini membaginya untukku, fifty fifty gitu.

Aku terkejut, uang pers release itu kan nggak seberapa. Hanya lima puluh ribu rupiah dan beliau membaginya denganku sehingga kami masing-masing mendapat dua puluh lima ribu rupiah.