Sabtu, 17 November 2012

# curhat

Curhat: Rindu Ingin Menulis

Dua malam ini begadang, nyelesein kerjaan yang numpuk minta diselesaikan di pertengahan bulan. Rasanya capeeekkkk bukan kepalang, tapi rasa itu hilang kala melihat buah hatiku tertawa riang.

Di hari libur yang kata orang-orang long weekend ini aku harus cukup puas dengan hanya bermain di rumah dan sekitarnya bersama si kecilku, lalu malamnya saat dia bobok aku harus menyelesaikan segala beban pekerjaan yang menjadi tanggung jawabku. Mulai dari membersihkan dokumen yang kucacah, memeriksa dokumen untuk survei dadakan, membuat publikasi yang harus segera terbit dan mengejar target bisnisku yang udah berbulan-bulan vakum.

Begitulah hingga akhirnya beberapa rencana tulisanku belum juga terealisasi, seperti Nanowrimo yang cuma dapet sekitar 3000an kata dari 50.000 kata. Terus lomba menulis cerpen dari fabel castel gak kepegang juga, nulis untuk ikutan lomba cerpen feminapun belum. Pe-Er dari pelatihanpun belum kukerjakan. Bahkan kompetisi merajutpun terpaksa kurelakan tidak final karena kerjaan kantor yang bejibun.

Kadang iri lihat kawan yang kerjanya santai, pengen deh kayak mereka. Toh gaji yang kami terima sama.Aku harus berpayah ke lapangan, memeriksa dokumen, sedangkan beberapa rekanku terlihat duduk santai mengobrol dan bisa pulang tepat waktu. Namun aku kembali harus bersyukur dan tidak boleh mengeluh karena mengeluh adalah pekerjaan sapi yang melelahkan dan menguras energi. Daripada energiku habis untuk hal itu lebih baik untuk kerjaan? Betul kan? Lagipula kalau tidak ada kerjaan aku malah banyak membuang waktu sia-sia. Di kantor cuma duduk ngobrol atau bahkan main game. Sangat tidak bermanfaat bukan?

Kadang kesel juga sama kantor pusat. Kok baru sekarang ngasih kerjaan? Di penghujung tahun, yang kadang semua deadline ada pada timing ini. Sigghhh padahal pekerjaan di kabupaten itu amat sangat banyak seandainya mereka tahu. Apalagi pekerjaan lapangan kadang tidak segera selesai bukannya pencacah yang males tapi faktor respondennya juga yang kadang agak sulit ditemui.Tapi ujung-ujungnya pasrah juga. Tetap dikerjain karena ini amanah.

Dari amanah yang segambreng itulah akhirnya beberapa hobi dan bakat ku tidak tersalurkan. Seperti menulis. Sebenarnya blogku tidak hanya ini ada beberapa blog lain yang sudah memiliki nice sendiri-sendiri. Targetnya sih satu hari nulis di satu blog tapi gak kesampean. Blog gado-gado ini aja yang sering kutulisin karena memang blog inilah yang mewakili jati diriku. Tapinya lagi akhir-akhir ini isinya cuma yang ikut lombaaaa mulu. Karena ya itu tadi banyak beban kerjaan yang tertanggung. Padahal ni ya saya sudah punya ide untuk nulis beberapa topik mulai dari kuas make up sampai tutorial flanel, tapi kesemuanya belum terlaksana. Kalau ikut lomba menulis aku memang jarang menang, tapi biasanya setelah tulisanku jadi walaupun acakadul tiba-tiba saja spiritku jadi full. Makanya aku kadang ikut lomba menulis untuk mengcharge spirit.

Tak hanya menulis, rencana proyek rajutankupun akhirnya gak kelar-kelar. Pashmina yang udah setahun dikerjain dan mengalami bongkar pasang kini menggantung padahal bisa dibilang udah 75% jadi loh. Mudahan akhir tahun ini bisa dipamerin. Terus lagi proyek taplak yang mau diikutkan lomba juga ikut mangkrak.

Panjang lebar curhatku, kalau ditulis di dairy jadi berapa lembar ya?



3 komentar:

  1. ijin baca-baca postinganya ya kawan.
    terimakasih dan salam kenal.

    BalasHapus
  2. salam kenal juga, makasih sudah berkunjung

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus