Rabu, 01 April 2020

Sepatu

09.50 0 Comments
sumber gambar: pixabay

Setiap pagi aku selalu terburu-buru mengejar absen kantor. Yah begitulah kehidupanku, sebagai seorang karyawati yang juga ibu rumah tangga aku memiliki kewajiban segunung yang tidak bisa ditinggalkan. Pagi-pagi aku sudah memasak air, menyiapkan sarapan untuk suami dan anak sulungku dan juga menyiapkan MP-ASI untuk bayi mungilku.

Sebenarnya aku memiliki seorang asisten rumah tangga, Tapi aku tak pernah mau dibantu untuk memasak. Bagiku itu pamali. Aku takut nanti suamiku malah terjerat sama dia hahaha. Kadang tidak masuk logika tapi bisa saja kan?

Sebenarnya waktu yang kumiliki cukup untuk sekedar masak dan merias diri. Tapi selalu ada drama yang membuatku menjadi tergopoh-gopoh mengejar absen.

“Hik hik hik Oooeeee…. “ suara itu selalu kudengar setiap kali aku selesai mandi dan baru akan merias wajah. Baru akan merias wajah lho ya, belum milih baju, belum milih jilbab. Dan biasanya aku mengalah, meninggalkan semua itu dan menenangkan bayiku yang cantik ini.

Namun hari ini berbeda. Aku terlambat bangun, menyiapkan semuanya saja aku sudah nyaris terlambat. Jadi aku hanya sempat mandi dan….  Ah gadis kecilku merengek lagi di saat genting begini.

“Mbak tolong tangani si kecil dulu ya, Ibu sudah terlambat,” ujarku pada sisten rumah tangga yang masih asyik mengepel.

Sengaja aku tidak memakai riasan wajah, hanya memakai baju rapi dan jilbab langsung pakai. Karena sudah tidak ada waktu untuk melakukannya. Rencananya habis absen aku akan pulang lagi dan memakai semua perlengkapan tersebut.

Kantorku sebenarnya tidaklah jauh. Dan tinggal di wilayah yang belum terlalu padat penduduk sungguh menyenangkan. Apalagi kalau bukan bebas macet. Ya paling aku hanya memerlukan waktu lima menit ke kantor.

Jam sudah menunjukkan pukul tujuh lewat dua puluh menit, itu artinya sepuluh menit lagi aku akan terlambat. Kalau terlambat jelas sekali akan mengurangi pendapatanku. Soalnya ada aturan yang mengharuskan pemotongan tunjangan bagi mereka yang terlambat, tingkat pemotongannyapun berjenjang mulai dari nol koma lima persen hingga dua setengah persen. Tergantung dari berapa lamanya dia terlambat.

Tentu saja aku tidak mengikhlaskan pemotongan itu walau hanya setengah persen saja. Mending untuk nambahin bayar zakat biar tambah pahala. Ya nggak sih, daripada kena potong.

Aku melajukan mobilku secepat mungkin. Jangan sampai potongan itu menjadi nyata. Dan yes, aku sampai di kantor tepat puku tujuh lewat dua puluh tujuh menit. Tapi aku juga tidak boleh lengah. Tiga menit itu sebentar saudara-saudara.

Aku langsung keluar dari mobil dan berlari menuju mesin absensi. Meski ada yang tidak enak di kakiku aku tidak peduli, yang penting absen dulu.

Selesai absen aku langsung kembali ke mobil, diiringi pandangan heran dari pegawai lain. Aku tidak peduli, aku mesti pulang dulu untuk merapikan diri. Tiba-tiba aku merutuk dalam hati kenapa tadi tidak kubawa saja perlengkapanku dalam mobil. Tapi tidak sempat juga sih menyiapkan semuanya.

Aku terus berjalan percaya diri meski beberapa dari mereka melihat dan menertawaiku. Tapi aku tidak lagi fokus pada mereka aku hanya fokus pada kakiku yang sekarang rasanya tidak nyaman. Mungkin sepatu yang kupakai sudah rusak.

Kualihkan pandanganku ke bawah. Mataku membelalak melihat pemandangan di bawah sana. Aku segera berlari ke mobil takut ada yang melihat keadaaanku saat ini. Kaki kananku mengenakan flat shoes hitam dan kaki sebelah kiriku mengenakan sandal!

-end-


Baca Juga Kisah Yang Lain:
- Hilang
- Miskol
- Bukan Sepatu Cinderella

Rabu, 25 Maret 2020

6 Suka Duka Sekantor Dengan Pasangan

15.59 3 Comments


Saya tidak pernah menyangka bahwa akan berjodoh dengan seseorang yang ternyata sekantor dengan saya. Mengenai jodoh ini pernah saya tulis di postingan PAMALI. Dan ternyata sekantor dengan pasangan itu membawa dampak tersendiri yang tidak pernah saya duga sebelumnya.

1. Selalu Bersama

sumber gambar: pixabay
Kemana-mana selalu bersama wkwkwkwk. Ya iya dong tujuan kantor - rumah memang selalu memiliki rute yang sama. Hal ini membuat pandangan anak-anak terhadap kami itu ya selalu bersama. Misalnya saya atau suami sedang ada urusan dinas yang nggak bisa sama-sama kadang anak-anak nanya, dan mereka heran kenapa kami nggak sama-sama hahaha. 

Waktu bersamapun juga lebih banyak. Dan tentu saja harus dimanfaatkan sebaik-baiknya dong ya. Misalnya sore pas pulang kantor, bisa kesempatan dulu ni makan berdua wkwkwkwk. Bisa juga pas makan siangnya tanpa khawatir salah satu dari kami akan terlambat kembali ngantor.

2. Korban Bullying di Kantor

Ini yang paling nyebelin jadi korban bullying di kantor. Contoh saja ini pas saya nggak bawa bekal dan kami sarapan di bungkus bawa ke kantor. Aduh itu orang kantor udah langsung komen aja.

"Nggak masak istrinya di rumah?" Karena sudah terbiasa ya dibawa ketawa aja. Biasanya yang ngomong begitu yang istrinya nggak kerja dan apa-apa selalu tersedia sama istri. Yah mungkin nasib suamiku yang nggak beruntung punya istri kantoran macam saya hahaha.

Pokoknya ada aja bahan ejekan. Tapi jangan sampai masuk ke hati lha ya, soalnya ini hanya becandaan teman-teman yang kebetulan kami adalah korbannya. 

3. Dapat Jatah Dobel

Ya iyalah ya, walaupun kami suami istri tapi kan nggak dibayar / diberi cuma satu. Tetap saja atas nama pegawai masing-masing. Misalnya aja nih kalender yang dibagi tiap tahun. Ya jelas kami dapat dua wong dua-duanya kerja di tempat yang sama.

Masalahnya kadang ada aja yang iri karena kami bisa dapat dobel. Tapi ya gimana ya, memang sudah hak kami ya jangan dikurangi dong. Karena jiwa raga kami kan sudah 100 persen diabdikan untuk instansi tercinta. Coba ya beliau, yang mungkin kurang senang kami dapat dobel, menjalani apa yang kami jalani pasti juga gak bakalan mau kan haknya dikurangi hihihi.

4. Lebih Mengerti

Nah kalau urusan lembu-lemburan biasanya suami lebih mengerti. Walaupun kadang pasang tampang jutek juga hahahah. Tapi yang namanya satu instandi ya sudah mengerti ritme kerja masing-masing. Walaupun kadang kesel, misalnya hari libur malah kerja ya ditahan aja. Nanti kalau waktunya sudah longgar ya tinggal piknik bareng gitu aja.

5. Baju Kembaran

Baju kembaran kami jangan ditanya lagi, ada banyak. Tentu saja bukan karena kami beli tapi memang jatah dari kantor hahaha. Bisa dipakai aji mumpung kalau kepepet. Jadi seolah-olah kami pakai baju sarimbitan. Padahal orang sekantor juga punya cuma karena acaranya acara pribadi ya nggak ketahuan.

6. Tahu Berapa Pendapatan Pasangan
sumber gambar: pixabay

Namanya juga sekantor, pas tanda tangan pendapatan ya pasti lihat nominalnya dong. Jadi tahu berapa sebenarnya pendapatan pasangan. Jadi nggak perlu tuh sita-sita ATM dia hahaha yang penting setorannya pas wkwkwk.

Dengan tahu pendapatan pasangan ini, juga bisa dijadikan evaluasi untuk melakukan pengeluaran. Harus bisa menakar kira-kira pendapatan saya dan dia kalau untuk beli sesuatu dapatnya apa ya. Jadi tidak ada drama neraca keuangan minus, meskipun pernah juga mengalami hal ini karena sesuatu hal yang mendadak.


Itu dia 6 suka dua sekantor sama pasangan versi saya. Memang hidup tak selalu sempurna, meski menurut orang kehidupan kami enak banget karena sekantor. 

Selasa, 17 Maret 2020

5 Aktivitas Yang Bisa Dilakukan Ketika Anak Diliburkan

09.54 3 Comments
Semenjak virus corona merebak di Indonesia akhirnya pemerintah mulai menerapkan social distancing. Dengan adanya kebijakan tersebut maka semua hal dilakukan dari rumah, seperti belajar, bekerja dan lain-lain. Meski ada beberapa pengecualian untuk petugas medis, tentara dan polisi. Eh saya juga termasuk orang yang tidak masuk kategori 'Work From Home' walaupun bukan berprofesi di tiga bidang tersebut. 

Yang membuat emak-emak galau sebenarnya adalah anak yang di rumah ini pada mau ngapain? Karena pasti emak yakin suasana belajar di sekolah dan di rumah sangat jauh berbeda. Saya sendiri juga merasakan hal itu. Meskipun telah dibekali tugas segunung tapi tetap saja namanya anak-anak merasa tidak sekolah ya dia akan melakukan hal lain yang menurutnya menyenangkan. Tapi yang membuat khawatir adalah kalau mereka malah kecanduan gawai. Wah bisa kacau dunia persilatan.

Saya juga tidak pernah setuju memberi anak gawai, karena lebih banyak kerugiannya daripada keuntungannya. Jadi supaya anak tidak bosan di rumah nanti saya sudah sediakan berbagai aktivitas menarik yang bakalan bikin mereka melupakan gawai. Rumah berantakan dan kotor biarian dulu deh yang penting anak-anak happy.

1. Mewarnai

Kegiatan ini bisa dilakukan semua anak, mulai dari si sulung yang sudah kelas dua SD, si tengah yang sudah mulai paud dan juga si bungsu yang berusia 3 tahun. Mereka kalau udah mewarnai tu anteng dan sesekali heboh rebutan pensil warna hehehe. Kalau buku mewarnai meraka sudah penuh saya biasa mencari gambar di mesin pencari dan mencetaknya.

Mewarnai ini juga memiliki beberapa manfaat antara lain:
- mengenalkan warna pada anak
- melatih motorik anak terutama untuk menggenggam
- sebagai media ekspresi anak
- anak jadi mengenal garis batas bidang
- membantu meningkatkan konsetrasi anak

2. Memberi Buku

Anak-anak juga suka buku, meski kadang malah berakhir dengan sobek oleh si bungsu, tapi saya tidak patah arang untuk memberikannya buku. Si Sulung sudah bisa memilih buku kesukaannya sendiri. Si tengah suka dengan buku PAUD nya sedangkan si bungsu harus hati-hati memberi dia buku karena kadang disobek. Tapi si kecil ini sudah senang melihat gambar di buku juga.

Saya kebetulan adalah pecinta buku jadi anak-anak harus terbiasa juga dengan buku. Berbagai jenis buku saya beli untuk mereka. Buku pelajaran, buku aktivitas, buku cerita dan lain-lain.

3. Mengeluarkan Mainan

Yang satu ini adalah obat bosan yang paling mujarab. Tapi efek sampingnya adalah rumah jadi kayak habis kena gelombang tsunami hihihi. Walaupun mainan-mainan ini cukup bagus untuk anak-anak mengembangkan imajinasi dan kemampuan motorik mereka tetap saja habis itu kewalahan ngeberesin.

Kadang sih anak-anak juga bosan dengan mainan lama. Tapi orang tua tidak perlu membelikan mainan yang terlalu mahal. Toh anak tidak memerlukan mainan mahal hanya memerlukan mainan baru. Yang penting diperhatikan adalah mainan tersebut aman untuk mereka.

4. Menggambar

Kertas dan pensil selalu jadi rebutan di rumah. Kata si bungsu dia ada pe-er, padahal sekolah saja belum hahahaha. Tapi karena suka corat-coret di kertas inilah anak-anak jadi gemar menggambar. Apalagi kalau dicontohin. Untuk si Sulung alhamdulillah imajinasinya untuk menggambar mulai berkembang. Si tengah masih harus dituntun sedangkan si bungsu gambarnya masih benang ruwet. Malah kadang gambar abangnya dia coret-coret.

Cara ini cukup membantu menghilangkan kebosanan anak di rumah. Lagi pula pelajaran menggambar juga ada di sekolah kan? Anggap saja ini gantinya meski durasinya jadi lebih panjang di rumah daripada di sekolah.

5. Nonton Video Edukasi

Anak-anak juga nggak melulu main, menggambar, mewarnai atau baca buku. Mereka juga butuh hiburan dan lagu. Maka saya juga menyediakan video edukasi dalam bentuk compact disc yang bisa diputar di layar TV dengan DVD player. Lumayan menambah pengetahuan anak, perkembangan motorik anak, dan konsentrasi anak. Tapi hal ini tidak boleh lama-lama lho, kasihan matanya nanti. Yah semacam ice breaking aja supaya anak tidak suntuk di rumah

Satu hal yang jangan dilupakan adalah mengerjakan tugas yang telah diberikan guru selama masa belajar di rumah ini. Meski di rumah anak-anak tetap harus disiplin kan supaya nanti pas masuk sekolah lagi mereka tidak kaget. Mengingat belajar di rumah selama empat belas hari ini seperti liburan semesteran.

Semoga bermanfaat.

Senin, 16 Maret 2020

Semua Karena Corona

19.15 9 Comments

Senin 16 Maret 2020 harusnya ada pertemuan antara BPS Provinsi dan BOS Kabupaten/Kota di Kota Dumai. Sayang sekali acara hari ini harus dibatalkan karena arahan dari pimpinan tertinggi negara, provinsi dan juga dari pimpinan BPS sendiri. Nah perasaan saya agak kacau antara lega dan juga bingung. 

Banyak hal yang akhirnya menjadi sebagai badai tersendiri untuk saya. Di satu sisi saya masih mengikuti instruksi karena pembatalannya mendadak, di sisi lain banyak yang terkorbankan karena hal ini.

1. Tidak menghadiri pesta pernikahan adik ipar
Saya kaget waktu diberitahu bahwa pesta adik ipar saya tanggal 16 Maret 2020. Karena tanggal tersebut saya harus ke Dumai. Awalnya saya mau cari yang jadwal siang atau malam saja. Tapi ternyata tidak ada, adanya jadwal pagi jam 4 subuh dan tengah malam. Karena suami bilang kalau tengah malam ada resiko terlambat akhirnya saya ikut yang jadwal berangkatnya pagi.

Dan akhirnya ya nggak bisa lihat adik bersanding di pelaminan. Walaupun pestanya di pihak perempuan tapi kan pengen juga melihat resepsinya. Soalnya waktu kakak saya yang nomor dua menikah saya tidak bisa hadir, karena acara di kampus yang waktu itu menurut saya dipaksakan. Dipaksa untuk hadir semua tak boleh izin.

2. Acara Dibatalkan

Sampai di pertengahan perjalanan, saya mendapat pesan di wahtsapp grup bahwa acara hari ini kemungkinan batal. Karena masih ada kata kemungkinan saya pikir saya masih bisa lanjut. Tapi ternyata saya disuruh pulang oleh pimpinan. 

Saya sebenarnya lega, karena acara kantor ke luar kota batal. Tapi saya jadi bingung dong, soalnya saya sudah dalam perjalanan. Akhirnya pas turun sarapan saya telpon suami dan suruh tunggu di rumah makan itu aja. Ya sudah saya menurut dan ngetem ya mungkin hingga 2 jam lebih karena saya ternyata sudah di Kabupaten sebelah.

Sebenarnya sih agak lega karena tidak perlu berlama-lama keluar kota sementara virus makin merebak. Cuma yang bikin nyesek udah packing hingga dini hari, tidur juga sebentar karena travel jemputnya pagi buta eh ternyata harus pulang lagi. 

3. Anak Sekolah Dipulangkan Cepat.
Setelah memutuskan turun di sebuah warung makan, setelah selesai sarapan, saya langsung pamit pada pak supir dan tentu saja tak lupa bayar hehehe. Kemudian saya menunggu di sana sekitar 2,5 jam hahaha.

Di masa jeda itu saya menghabiskan waktu dengan aktif di wa grup termasuk juga menulis postingan ini hihihi. Yang bikin saya shock ketika ad WA dari grup sekolah mengumumkan bahwa hari itu pulang jam sepuluh. 

Saya langsung auto panik dong, soalnya bapaknya anak-anak lagi dalam perjalanan menjemput saya. Untungnya ada adik dan kakak ipar yang bisa jemputkan Si Sulung. 

4. Tengah Hari Baru Sampai Rumah
Pas adzan Dzuhur berkumandang saya baru sampai rumah. Perjalanan yang sungguh membuat saya lelah jiwa dan raga hahahaha. Tapi karena berjumpa dengan anak-anak yang ternyata sudah menantikan saya rasa capek dan kantuk pun hilang. Setelah itu langsung cus ke pernikahan adik ipar. Dan pesta pernikahan itulah satu-satunya acara yang tidak mengalami perubahan karena status siaga Corona ini.

Itulah sekelumit kisah hari ini. Berkat virus Corona dinas luar ditunda semua. Itu artinya waktu bersama anak dan mengurus tanaman menjadi lebih banyak soalnya sudah banyak planning yang mau dilakukan salah satunya memindahkan krisan dan adenium ke pot yang lebih besar. 

Semoga virus Corona segera reda dari Indonesia. Tetap jaga kebersihan dan kesehatan, semoga kita semua terhindar dari virus berbahaya.


Jumat, 13 Maret 2020

Jangan Salah Pilih Oli, Pakai Enduro Jagoannya Oli

16.36 2 Comments

"Wid ada rencana beli motor?" Tanya salah seorang teman kerja.

"Hmm.... Kayaknya enggak, mau beli sepeda aja." 

"Kok malah beli sepeda sih?"

"Iya soalnya susah ngerawat motor," jawab saya waktu itu.

Itu adalah percakapan yang saya ingat ketika saya baru mulai kerja. Waktu itu masih single dan kebetulan jauh dari orang tua tepatnya di Samarinda, Kalimantan Timur sementara orang tua berada di Jawa Tengah. Saat itu belum terbersit untuk membeli kendaraan bermotor karena masih bisa naik angkutan umum meski harus berputar-putar dahulu.

Namun akhirnya atasan saya yang merasa kasihan karena saya pegawai baru yang nggak punya apa-apa, akhirnya dipinjami sepeda motor. Awalnya saya nggak mau karena bingung mau diapain. Akhirnya atasan saya tersebut menyuruh saya untuk servis sepeda motor tersebut karena memang jarang dipakai.

Dari situ saya mulai tahu bagaimana cara merawat kendaraan khususnya sepeda motor. Dulu saya pikir kalau punya motor ya harus ngerti masalah mesin motor. Makanya sempat takut mau beli sepeda motor. Padahal cukup masuk ke bengkel dan beres deh tu motor sama montir-montir di sana.

Satu hal yang perlu dicatat adalah kota harus servis kendaraan secara berkala. Kenapa? Supaya oli motor bisa diganti tepat waktu. Soalnya oli ini memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kondisi motor seperti:
1. Komponen mesin tidak cepat rusak
2. Kinerja mesin yang makin meningkat
3. Menghemat bahan bakar. 

Biasanya kalau sudah di bengkel, kita tinggal ngikut aja. Mana yang rusak dan perlu diganti. Kalau spare part kadang masih ditawari merk ya tapi kalau oli biasanya jarang. Cuma kita bisa kok memilih sendiri jenis oli yang mau dipakai kalau bengkelnya tidak tersedia ya beli sendiri saja, jadi tinggal bayar jasanya. Sudah tahu belum bagaimana memilih oli motor yang sesuai untuk kendaraan kita?

Oli sendiri ada tiga jenis yaitu oli mineral, sintetik dan semi mineral. Bedanya yaitu bahan dan tingkat kekentalan. Oli mineral berasal dari olahan minyak bumi. Oli sintetik berasal dari senyawa buatan dan oli semi sintetik merupakan campuran keduanya dengan persentase tertentu. Sedangkan tingkat kekentalan oli mineral kurang stabil dibanding oli sintetik maupun oli semi sintetik.


Sementara hal-hal yang perlu diperhatikan ketika memilih oli motor antara lain:

1.     Tingkat Kekentalan
Tingkat kekentalan oli biasa disingkat dengan SAE (The Society of Automotive Engineering). Kode SAE ini bisa kita lihat pada kemasan oli. Misalnya SAE 10W-30 itu artinya tingkat keenceran oli mencapai 30 dan masih dapat digunakan hingga suhu minus 10 derajat celcius. Semakin kecil angka di depan W semakin tinggi tingkat keenceran oli.

Nah untuk memilih tingkat keenceran oli ini sesuaikan saja dengan suhu lingkungan. Jika berada pada dataran tinggi atau wilayah bersuhu dingin sebaiknya gunakan SAE 10W-30 hingga SAE 15W-50. Sedangkan jika tinggal di wilayah yang bersuhu panas sebaiknya gunakan SAE 15W-40 hingga SAE 20W-40.

     2.    Nilai API
            Kode API digunakan untuk mengukur kemampuan oli dalam menahan gesekan mesin. Untuk              mesin yang berbahan bakar bensin, kode API dimulai dengan huruf S. Terdapat beberapa                    jenis    kode API antara lain SA, SB, SC, SD, SE dan lain-lain. Semakin tinggi abjad di                        belakang huruf S semakin tinggi pula kemampuan oli menahan gesekan komponen mesin.

    3.      Jenis Motor dan Jenis Koplingnya
Poin ketiga ini yang sangat menentukan. Jenis motor apa yang kita miliki? Jangan sampai memilih oli matik digunakan untuk motor bebek. Duh bisa dilamar babang bengkel nanti eh.

Kita harus tahu ya motor kita jenisnya apa. Apakah motor sports, motor bebek atau motor matik. Motor sports itu motor besar yang biasa dipakai buat balapan, kalau motor bebek itu motor yang perpindahan giginya manual dan biasanya memiliki kapasitas mesin 150 cc. Sedangkan motor matik adalah motor yang perpindahan giginya otomatis. Pasti sudah pada tahu kan merk dan variannya apa aja.

Nah sedangkan kopling ada dua tipe yaitu kopling basah dan kopling kering. Saya sih nggak begitu mengerti dengan dunia per-koplingan tapi kopling basah itu biasanya dimiliki oleh motor sports dan motor bebek sedangkan kopling kering biasanya dimiliki oleh motor matik.

Nah untuk memilih oli yang tepat untuk kedua jenis kopling tersebut kita harus memperhatikan kode JASO (Japanese Automative Standard Organization). Kode JASO MA digunakan untuk kopling basah sementara kode JASO MB digunakan untuk kopling kering.

Saya sendiri memiliki sepeda motor bebek, dan berdasarkan tips diatas saya mungkin akan memilih oli yang memiliki SAE 15W-40 hingga SAE 20W-40 soalnya daerah tempat tinggal saya cukup panas. Sementara itu karena sepeda motor ini hanya untuk kegiatan sehari-hari maka kode API nya yang SE atau diatasnya dan tentu saja kode JASO nya yang MA.

Nah kalau ada yang lagi cari-cri oli yang cocok untuk motornya coba deh oli motor Enduro yang merupakan produk pertamina ini. Ada lima varian oli motor keluaran pertamina antara lain Enduro 4T racing SAE 10W-40, Enduro 4T SAE 20W, 30W – 50, Enduro 4T Sport SAE 5W, 10W – 30, Enduro Gear 4T Full Synthetic Oil, Enduro Matic G SAE 20W, 30W – 40, dan Enduro Matic SAE 10W, 20W, 30W.


Untuk motor saya bisa menggunaka Enduro 4T 20W-50. Oli motor jenis ini telah memiliki mutu API SJ dan JASO MA. Keunggulan yang dimiliki oli ini antara lain;
1. Memiliki stabilitas sheer yang sangat baik, memudahkan sirkulasi pelumas, pada saat start up dan memberikan efek pendinginan dan pelumasan yang optimal pada temperatur dan kecapatan operasi yang tinggi.
2. Mencegah slip pada kopling basah
3. Memiliki stabilitas oksidasi dan degradasi yang sangat baik pada temperatur operasi yang tinggi.
4.  Menjaga kebersihan mesin dan memberikan perlindungan yang sangat baik terhadap pembetukan deposit pada piston.
5. Perlindungan terhadap karat dan keausan yang berlebihan
6. Memberikan akselerasi yang optimal sehingga motor dapat melaju lebih cepat.

Selain itu harga oli motor Enduro juga terjangkau lho. Di harga 30-an ribu rupiah hingga 160 an ribu rupiah untuk jenis oli Enduro Sport. Wah asyik banget ya pakai oli Enduro ini. Sudah banyak kelebihannya, banyak variannya dan harganyapun terjangkau. Oli Motor terbaik ya Enduro. Kalau kamu apa oli pilihanmu?

Jumat, 06 Maret 2020

5 Buku Hadiah Giveaway

09.37 18 Comments
Namanya dapat hadiah pasti senang dong ya. Termasuk dikasih hadiah buku, hasil menang lomba atau giveaway. Lumayanlah ya bisa menekan budget beli buku.

Pas dikumpulin hadiah-hadiah yang berupa buku, ternyata ada lima buku hadiah giveaway yang saya dapatkan. Bukunya lumayan lho ciamik-ciamik. Yang membuat saya kepikiran sebenarnya ongkirnya. Soalnya rata-rata yang ngasih hadiah itu berdomisili di Jawa, sedangkan saya tinggal di Sumatera jadi ongkirnya ya lumayan.

Buku apa saja sih yang saya dapat?

1. Burlian

Buku ini saya dapatkan saat mengikuti giveaway dari sahabat saya. Tap meskipun kami bersahabat bukan berarti ada kong kalikong lho ya, soalnya sahabat saya itu sudah sewa juri khusus untuk lomba yang dia adakan.

Ada lima pemenang yang dipilih dan alhamdulillah saya menjadi pemenang ketiga. Sistem pemberian hadiahnya dengan cara memilih. Jadi juara pertama berhak memilih buku paling pertama dilanjutkan dengan pemenang lainnya. Ini tulisan saya wakti itu Sepenggal Kisah Perjalanan Hidupku.

Sepeti karya Tere Liye yang lain buku ini juga cukup menarik. Mengingatkan saya akan kehidupan di kampung dulu. Buku ini juga banyak mengajarkan tentang budi pekerti seperti hukuman unik yang diterima akibat bolos sekolah.

2. Penyihir di Manik-Manik Mataku


Buku ini saya dapatkan waktu mengikuti /marathon Flash Fiction di grup Monday Flash Fiction (yang sekarang grup ini hiatus). Waktu itu ada sistem poin yang diterapkan, dan saya keluar sebagai juara kedua. 

Sistem penentuan hadiah juga berdasarkan pilihan pemenang, pemenang pertama memilih dua buku, kemudian pemenang kedua dan ketiga. Meski hanya ada tiga pemenang buku yang tersedia banyak, jadi juara ketiga pun tetap bisa memilih.

Buku ini sendiri merupakan buku kumpulan Flash Fiction karya Red Carra, alias mbak Carolina Ratri yang merupakan founder dari komunitas Monday Flash Fiction. Buku ini juga pernah saya review di websitenya Kumpulan Emak-Emak Blogger (KEB)

3. Misteri Kamar Tersembunyi



Buku yang satu ini saya dapatkan dari event yang sama dengan buku sebelumnya. Sengaja saya memilih buku karya Enid Blyton karena biasanya ceritanya menarik. Jika buku-bukunya yang terkenal adalah Lima Sekawan di buku ini anggotanya ada Pasukan Mau Tahu.

4. Dikejar Deadline

Buku ini saya dapatkan dari challenge one day one post dari Nulis Bareng Area Sumatera. Dan tak disangka saya jadi juara ketiga dan mendapatkan hadiah sebuah buku. Judulnya ini kayak nyindir saya banget hehehe. 

Beda dengan tiga buku sebelumnya yang memang pilihan saya buku ini sudah ditentukan dari penyelenggara. Buku ini merupakan buku antologi yang berkisah tentang perjuangan orang-orang yang tengah dikejar deadline. Sayang banget saya nggak ikutan nulis buku ini, pengalaman saya dikerjar deadline sepertinya banyak hahaha.

5. Sang Pangeran dan Janissary Terakhir

Buku yang satu ini adalah buku yang tidak pernah saya sangka akan berada dalam genggaman saya. Berawal dari postingan mbak Sinta Legian tentang giveaway yang diselenggarakan saya langsung tergerak ikutan. Kenapa? Karena hadiahnya buku, fiksi sejarah lagi, favorit saya banget.

Awalnya saya nggak berharap menang. Karena syaratnya cuma repost link beliau di twitter lalu sebagai tanda keikutsertaan komen di kolom komentar postingan beliau. Sedangkan pemilihan pemenang berdasarkan undian. Nah yang begini-begini saya biasanya nggak dapat tapi pas diumukan pemenangnya ternyata adalah saya hahaha.

Buku ini mengisahkan tentang perjuangan Pangeran Diponegoro melawan Belanda. Saya belum selesai baca saat ini. Tapi isinya detail sekali dan membuat saya kembali mengenal sosok Pangeran Diponegoro yang awalnya saya cuma tahu beliau perang melawan Belanda tahun 1825 hingga 1830.

Nah itu dia buku-buku yang berhasil saya dapatkan dari hadiah giveaway. Alhamdulillah lha ya apapun hadiahnya tetap disyukuri hihihi.