Sabtu, 01 Desember 2018

5 Langkah Mudah Menjaga Kesehatan Badan

14.56 0 Comments

Saya bukanlah sarjana kesehatan atau dokter atau semacamnya. Bukan juga orang yang bekerja pada bidang kesehatan. Namun, yang namanya menjaga kesehatan adalah hal wajib. Walaupun cara yang akan saya sharing ini sangat sederhana, mudah-mudahan bermanfaat.

Beginilah cara saya menjaga kesehatan:

1. Istirahat yang Cukup
credit

Istirahat kadang dianggap sepele. Padahal beristirahat dapat membantu memperbaiki sel-sel yang rusak. Beda usia beda juga lama beristirahat. Untuk orang dewasa istirahat yang dianjurkan biasanya 5-8 jam sehari. Sedangkan anak-anak bisa hingga 12 jam sehari dan bayi bahkan bisa hingga 18 jam per hari.

Saya selalu mencoba memenuhi jam istiahat tersebut. Selain di badan menjadi lebih fit juga lebih bersemangat dalam menjalani kegiatan sehari-hari. Yang sangat perlu diperhatikan adalah jam istirahat anak-anak. Karena pada saat istirahat sel-sel otak anak juga berkembang, makanya anak-anak harus mempunyai jam istirahat yang cukup agar tidak menganggu tumbuh kembangnya.

2. Makan Teratur
credit

Makan saya jadwalkan 3 kali sehari. Mungkin bagi sebagian orang hal ini adalah teori lama, tapi meski demikian saya tetap melaksanakannya dan menjadikannya pegangan. Walaupun kadang tidak harus makan nasi. Selain makan besar 3 kali sehari ada lagi jam makan makanan ringan 2 kali sehari yaitu jam sepuluh pagi dan jam empat sore.

Makan yang paling agak besar porsinya saya jadwalkan di siang hari. Kalau sarapan sekedar makan kue sudah cukup, makan malam juga tidak terlalu banyak, biasanya diperbanyak sayur atau protein saja. Sedangkan jam ngemil biasanya rame-rame di kantor atau bawa cemilan sendiri.

3. Makan-makanan Bergizi
credit

Makan makanan bergizi ini penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Namun kemudian tidak semua makanan bisa dimakan apalagi bagi mereka yang menderita penyakit tertentu seperti gula darah. Ada makanan yang memang harus dihindari demi menjaga kesehatan.

Saya dan suami memiliki keluhan yang berbeda, kalau saya sering kelebihan kolesterol, kalau suami sering kelebihan asam urat. Saya tidak makan telur melainkan tahu tempe, kalau suami sebaliknya.

4. Hindari Stres
credit

Ini adalah hal yang paling penting dalam hidup, karena sebenarnya sumber segala penyakit adalah tingkat stress yang kita alami. Jadi stress juga nggak boleh didiamkan atau dipendam, harus diungkapkan kepada seseorang agar kadar stress yang dialami berkurang. Karena stress yang menumpuk akan mengakibatkan kesehatan seseorang yang buruk.

Agar tidak stress saya menulis. Menulis apa saja yang di akhri tulisan membuat saya tersenyum. Atau memasak, yang bau harumnya bisa membuat otak saya rileks dan stress berkurang.

5. Konsumsi Suplemen
credit

Ini adalah menu tambahan ketika badan terasa tidak enak juga. Suplemen ini hanya bertujuan untuk menjaga daya tahan tubuh ketika istirahat kurang, atau asupan makanan belum lengkap gizinya. Suplemen yang saya minumpun saya pilih yang berlabel jamu. Karena biasanya tidak memiliki efek samping ataupun memperberat kerja ginjal.

Harapannya dengan menerapkan lima langkah hidup sehat ini, kami makin terhindar dari yang namanya penyakit dan tidak mengkonsumsi obat-obatan kimiawi. Namun tetap saja manusia hanya berusaha, Yang Maha Kuasa lah penentu segalanya.



Adakah yang bertanya mengapa olahraga tidak saya masukkan dalam lima langkah hidup sehat ini? Asumsi saya kami sudah otomatis berolahraga tiap hari karena di rumah tidak ada asisten jadi beberes rumah dilakukan suami, saya memasak dan mencuci. Belum lagi ngurusin bocah-bocah hihihi.

Jumat, 30 November 2018

Empat Barang Koleksi di Rumah

14.39 2 Comments

Mengoleksi barang sebenarnya bukan hobi saya. Apalagi mengoleksi barang-barang mahal yang pastinya sangat sayang kalau tujuannya hanya untuk koleksi saja. Yah walaupun ada juga sih orang yang memang melakukannya. Seperti kerabat kami yang gemar mengoleksi guci. Guci di rumahnya banyak, tapi tentu saja rumah sudah steril sama bocah, kalau nggak bisa jejeritan tiap hari hihihi.

Tapi setelah saya selidiki, ternyata ada barang-barang yang sebenarnya terkoleksi. Alias tidak sengaja mengoleksi. Tentu saja barang-barang koleksi ini harganya sangat terjangkau bahkan gratis. Hihihi, saya mah gitu orangnya suka yang gratisan. Ada tiga jenis barang yang ternyata sudah menumpuk di rumah. Yang walaupun tak sengaja terkoleksi namun banyak memiliki manfaat.

1. Ransel

Sebagai pegawai di salah satu instansi pemerintah yang rajin mengadakan pelatihan, ransel adalah hal yang sering didapat selama pelatihan. Bermacam-macam ransel sudah dikoleksi. Ada yang hitam, pink, merah, bahkan coklatpun ada.

Barang ini sebenarnya banyak manfaatnya. Tapi ketika terlalu banyak malah banyak mudharatnya. Yang nggak terpakailah, yang bikin rumah penuh lah hihihi. Makanya untuk barang yang satu ini kalau sudah terlalu banyak, akan kami hibahkan ke ponakan. Soalnya besok-besok juga bakal dapat lagi hehehe.

2. Pensil

Ini antara terkoleksi dan mengoleksi. Pensil bukan sembarang pensil ya, ini pensil hotel. Awal mengoleksi pensil hotel ini karena diujung pensil ada merk hotelnya. Bahkan ada beberapa hotel yang pensilnya unik seperti di hotel Fox Harris, pensilnya mirip pensil alis.

Namun seiring dengan berjalannya waktu, kamipun mengoleksi pensil lebih banyak. Kadang dapat di kamar, atau setelah pelatihan usai peserta meninggalkan pensilnya, jadilah kami koleksi. Hasilnya? Buanyak pensil, dan ini khusu untuk si sulung yang pensilnya tiap hari hilang di sekolah. Eh jangan-jangan ada yang mengoleksi pensilnya wkwkwkwk.

3. Buku
Ini memang mengoleksi, sudah ada banyak buku yang dikoleksi sejak 2004. Namun banyak yang saya tinggal di Jawa karena tidak memungkinkan membawa banyak buku lintas pulau apalagi menggunakan pesawat.

Dulu saya sering menambah koleksi dengan membeli buku-buku diskon di bazar, kemudian lama-kelamaan memang menganggarkan buku per bulannya. Apalagi ada anak-anak yang memang butuh asupan buku bergizi. 

Sayangnya saat ini buku-buku belum ditempatkan dalam satu rak karena baru pindahan jadi masih berada di dalam kardus. Mudah-mudahan segera ada rezeki membeli rak buku yang  bagus untuk menempatkan rak buku.

4. Mainan
Ini jangan ditanya ada berapa banyak. Namanya juga punya banyak anak, mainan juga harus banyak hahaha. Sebenarnya belinya pas anak-anak sudah bosan dengan mainanya tapi lama-kelamaan ya terkumpul juga. 

Ada banyak mobil Mc Queen yang dulu memang kesukan si sulung. Ada juga boneka, yang sebanarnya emaknya yang suka, tapi si tengah juga senang main boneka. Namanya juga anak cewek. Sekitar tahun 2017 mendaptkan hibah boneka dari kakak di Jakarta, wuah nambah banyak deh bonekanya. Terakhir yang juga banyak adalah mainan puzzle dan lego.


Itulah empat barang koleksi di rumah. Memang sih kadang merasa bikin penuh rumah yang kecil ini. Namun yang penting anak-anak senang di rumah.

Kamis, 29 November 2018

Lima Buku Anak Yang Ciamik

16.10 27 Comments
Buku itu sudah seperti kebutuhan pokok. Tanpa buku rasanya ada sesuatu yang kurang. Kalau dulu biasanya beli buku untuk diri sendiri sekarang mulai mikir buat beli buku anak.

Membeli buku anak itu gampang-gampang susah. Beberapa permasalahan yang sering dihadapi adalah visualisasi buku. Buku yang cantik otomatis akan meningkatkan minat baca anak. Ada juga buku yang antara cerita  dan ilustrasinya nggak nyambung. Saya pernah beli buku  model begini, murah sih  namun dari segi mutu rugi rasanya.

Yang juga perlu diperhatikan yaitu cerita. Kadang ada cerita yang tidak sesuai dengan usia anak. Saya pernah menjumpai sebuah buku yang ilustrasinya bagus tapi isinya sama sekali tidak mencerminkan budi pekerti yang baik. Tokoh utamanya akhirnya bahagia namun dari hasil mencuri dari tokoh yang dijadikan antagonis.

Yang terakhir adalah budget. Budget ini perlu dijadikan pertimbangan untuk menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga.

Nah untuk ibu-ibu yang mungkin saat ini sedang bingung mencari bahan bacaan atau belajar untuk anak, mungkin lima buku ini bisa membantu.

1. Halo Balita
Usia: 1-5 tahun

Saya membeli buku ini sekitar tahun 2013. Memang satu setnya bisa dibilang  cukup menguras dompet. Namun karena ada pilihan arisan saat itu jadi tidak terasa.

Isinya cukup mendidik, karena ada 3 nilai yang diajarkan yaitu self help, value dan spiritual. Buku ini juga turun temurun ke si tengah dan si bungsu. Kadang malah rebutan minta diceritain yang ini dan yang itu. Pokoknya kalau sudah ada buku ini anak-anak senang.

2. Serial Si Kancil
credit

Usia: 3 tahun ke atas

Ingat dongeng si kancil? Dongeng klasik ini seolah membawa saya ke masa lalu. Makanya ketika melihat sampulnya yang keren langsung kepincut. Ada beberapa seri dari dongeng ini seperti Kancil dan Pak Tani, Kancil dan Buaya dan sebagainya.

3. Buku Abacaga



Usia: 4 tahun keatas

Berkat buku inilah si sulung bisa membaca. Buku ini nampaknya juga bakalan turun temurun ke adiknya. Review tentang buku ini sudah pernah saya posting di blog ini. Metode membaca yang digunakan diadaptasi dari metode qiraati, sehingga anak tidak perlu lagi mengeja. Untuk anak usia TK sudah bisa digunakan. Per halaman dialokasikan waktu sekitar sepuluh menit, namun bagi anak yang sudah bisa membaca meski belum lancar waktu yang diperlukan biasanya kurang dari itu.

4. Kisah 25 Nabi
credit

Usia: 6 tahun ke atas

Buku ini dirancang khusus untuk anak-anak agar lebih mengenal nabinya. Namun karena ilustrasinya tidak begitu banyak jadi bisa digunakan untuk usia 6 tahun ke atas. Gaya bahasanya ringan dan mudah dipahami tanpa mengurangi hikmah yang terkandung.

5. Ensiklopedia Junior: Hewan-hewan Pemecah Rekor.
credit

Usia: 4 tahun ke atas

Buku ensiklopedia adalah salah satu jembatan anak mengenal dunia. Ada banyak hal yang bisa dipelajari dari buku ini, apalagi ensiklopedia biasanya juga memberikan gambar yang detail dan menarik. Buku ini pernah saya review juga di blog ini ya....

Sebenarnya buku ini bisa untuk semua umur. Namun kertasnya yang tidak terlalu tebal akan sangat mudah sobek ketika balita memegang atau memainkan atau bahkan sengaja merobeknya hehehe. Makanya menggunakan buku ini untuk balita harus didampingi orang tua, kalau tidak bisa-bisa hancur deh tu.

Itulah lima buku ciamik yang ada di rumah kami. Semoga bisa diambil manfaatnya.

Rabu, 28 November 2018

Ini Dia Lima Blogger Favorit Versi Pwwidayati.com

15.21 17 Comments
credit
Apaan sih kayak mau bikin penghargaan aja.....

Hehehehe ya jelas dong ya blogger harus dihargai, nggak cuman artes aja. Soalnya dari para blogger kita ini belajar, menghibur diri dan lainnya. Coba deh klik mbah google, misalnya tutorial menanak nasi. Hayooo yang keluar apalagi kalau bukan postigan  para blogger. Ya kan?

Nah kali ini dapat tantangan dari blogger perempuan untuk membuat list lima blogger favorit beserta alasannya. Mmmm kira-kira siapa ya yang masuk daftar blogger favorit saya. Ini dia

1. Carolina Ratri

credit
Awal kenal beliau waktu ikutan gabung di grup Monday Flash Fiction. Seru-seruan tiap senin menerima tantangan menciptakan flash fiction dengan tema tertentu. Dari komen beliaulah saya kemudian mengerti bahwa logika di dalam cerita itu juga penting dan harus terjelaskan walaupun secara implisit.

Carra begitu sapaan akrabnya juga banyak mengelola blog dan merupakan mentor blogging. Selain itu beliau banyak menuangkan fiksinya di https://fiksicarra.wordpress.com. Fiksi-fiksi yang dibuatnya hampir dipastikan kelam namun apik. Yang penasaran sama fiksinya langsung cus aja ya.

2. Octaviani Nur Hasanah
credit

Kalau ada yang asing dengan nama ini mungkin pada kenal sama Octa NH blogger yang juga penulis Geek in High Heels. Suami beliau ini ternyata masih satu almamater dengan saya, pernah ketemu tapi cuma papasan di jalan. Dan ternyata kampungnya itu nggak jauh dari rumah saya saat ini. Beda kabupaten sih tapi terjangkaulah.

Saya sering kepoin blognya. Soalnya si mbak satu ini bisa menulis panjang lebar tapi nggak bikin bosen. Bacanya tu ngalir dan dijamin kita pasti pengen terus membaca sampai habis. Apalagi kalau doi ngereview film, dijamin langsung googling buat nyari filmnya hihihi.

Postingannya banyak genre. Mulai dari cerita sehari-hari, review film, buku dsb, tutoorial crafting, hingga memasak. Beliau ini juga sering menang lomba blog yang hadiahnya kece-kece lho. Ada yang jalan-jalan ke luar negeri, smarthphone dan lain-lain. Kalau mau kepoin blognya mampir disini ya http://octavianinurhasanah.net/

3. Dian Restu Agustina
credit
Postingan mbak Dian ini selalu saja bikin saya kepincut. Awal mula mengenal beliau dari sebuah grup blogging juga. Akhirnya berteman di facebook. Beliau ini fansnya banyak, lihat saja postingan facebooknya yang selalu banjir komentar hihihi #irimodeon.

Mbak Dian ini juga sering memenagi lomba blogging. Soalnya tulisannya memang ciamik, apalagi tentang travelling. Deuh bikin ngiler dan maunya langsung angkut koper wkwkwkwk. Nggak percaya? Coba deh cek di http://www.dianrestuagustina.com

4. Nurin Ainistikmalia
credit
Beliau ini adalah teman seangkatan saya waktu kuliah. Beliau juga seorang penulis dan juga blogger. Saya suka membaca postingan sahabat saya ini yang sarat hikmah. Tidak ada kesan menggurui dan kisah yang dibangunnya membuat kita seolah-olah sedang membaca sebuah cerita pendek.

Nurin juga merupakan founder Perempuan BPS Menulis yang membantu para karyawati BPS untuk dapat menelurkan tulisannya di media. Pokonya Te O Pe banget deh. Saya sering terkagum-kagum sama sepak terjangnya yang luar biasa. Ingin mendapatkan hikmah juga dari tulisan Nurin? Simak disini ya https://www.istikmalia.com/.

5. Triani Retno A
credit
Pertama kali mengenal nama beliau dari sebuah buku tentang kepenulisan khususnya menulis fiksi. Banyak tips-tips yang beliau sampaikan dalam buku tersebut, dan terbukti jitu. Dan rupanya selain penulis buku beliau juga seorang blogger. Blognya nggak cuma satu lho.

Ada blog yang dikhususkan untuk menulis resensi dan lomba menulis, sementara ada juga blog yang isinya macam-macam ada keuangan, kuliner, parenting dan lain-lain. Hebatnya beliau ini juga penulis buku yang produktif. Padahal di blognya https://www.trianiretno.com aja sudah bahas macem-macem ditambah nulis buku. Wah gimana bagi waktunya ya.... 


Itulah kelima blogger favorit saya. Kesemuanya wanita karena biasanya blogger laki-laki kebanyakan membahas tentang techno dan saya agak nggak nyambung dengan tema tersebut. Semoga bisa meneladani mereka dalam berkarya.

Selasa, 27 November 2018

[Jangan Intip]: Lima Barang Yang Selalu Di Tas, No Dua Tak Boleh Ketinggalan

15.56 6 Comments
Berasa jadi artis pas disuruh nulis ini. Gimana enggak, wong saya yang bukan siapa-siapa disuruh membuat list lima barang yang selalu ada di tas. Sebenarnya bingung juga sih, soalnya saya sering acak memasukkan segala barang ke dalam tas yang kadang dikira mau pindahan wkwkwkwk. 

Tapi pas udah dipikir-pikir lagi ternyata emang ada penghuni tetap di tas yang tidak pernah ketinggalan digondol sana-sini. Kalau anak-anak tahu mungkin mereka akan iri sama barang-barang ini. Anaknya aja kadang ditinggal masak barang ini dibawa mulu.

1. Smartphone

Benda wajib ini selalu setia berada di dalam tas. Kenapa tidak disaku? Soalnya saya takut kalau pas ke kamar mandi terus ni barang nyemplung ke bak mandi. Bisa-bisa nangis bombai di kamar mandi. Pernah juga sih ni barang ketinggalan di rumah. Biasanya kalau lagi dicas terus kami mau pergi ke mana gitu dan anak-anak udah pada rewel, sudah deh pecah konsetrasi emak dan bapaknya.

Alasan kedua kenapa benda ini ditaruh di dalam tas adalah tas merupakan tempat persembunyian yang aman. Aman dari anak-anak maksudnya. Mereka suka merogoh saku untuk mencari keberadaan smartphone ini. Kadang juga kalau kelihatan ada di meja sama anak-anak sudah pasti jadi barang rebutan. Makanya paling aman di taruh di dalam tas.

2. Dompet Kartu

Bukan dompetnya yang penting tapi kartunya. Soalnya bermacam-macam kartu ada disini. Mulai kartu KTP, SIM, KARIS (kartu istri), Kartu Berobat dan ATM. Nah yang terakhir ni yang penting. ATM merupakan benda penting yang nggak boleh ketinggalan. Kalau ketinggalan bisa bahaya dan celaka. Lebih berbahaya daripada sekedar ketinggalan smartphone.

Soalnya saya jarang memegang uang kas terlalu banyak. Makanya kadang belanja cukup gesek atau ambil seperlunya. Memegang uang terlalu banyak itu sering membuat saya boros dan gelap mata menghadapi barang dagangan yang digelar hampir sepanjang jalan di perjalanan sepulang kantor. Jadi kalau pulang kantor cukup windows shopping aja jangan sampai shopping beneran.

3. Pulpen dan Kertas

Ini juga wajib ada di tas untuk menghabiskan waktu senggang kalau lagi di jalan dan tidak dapat menggunakan hape maupun laptop. Biasanya untuk mencatat ide yang nanti bisa dieksekusi di rumah. Soalnya ide kalau tidak di bungkus dengan tulisan suka menguap dan saya sulit untuk mencarinya.

4. Buku Agenda

Buku agenda ini sudah seperti sekretaris pribadi bagi saya. Buku Agenda yang saya miliki memang sudah didesain khusus untuk mencatat to do list kantor dan bisnis. Jadi ketika saya mati gaya mau ngapain tinggal buka ni buku untuk mengeksekusi tugas selanjutnya yang ternyata masih banyak kalau dilihat berdasarkan catatan. Kalau dipikiran mah rasanya sudah selesai semua.

5. Kartu Pembayaran Sekolah

Mungkin ini adalah hal yang sangat aneh ada di tas terus menerus. Tapi mau bagaimana lagi, memang ini kenyatannya. Saya membawa kartu pembayaran sekolah anak saya di dalam tas. Takut hilang, atau lupa ditaruh dimana. Makanya biar aman saya letakkan di dalam tas sepanjang masa. 

Senin, 26 November 2018

5 Tempat Makan Favorit di Bangkinang

22.28 2 Comments
Kulineran itu juga merupakan salah satu hobi saya selain menulis, membaca dan crafting. Makanya jangan kaget kalau ketemu saya pipinya gedenya ngalahin bakpao. Meskipun kini kulineran itu sudah berbeda dari zaman saya single dulu.

Dulu zaman masih single saya lebih bebas menentukan mau makan apa dan dimana. Gak peduli tu makanan enak atau enggak. Kalau nggak enak ya ganti tempat, kalau porsinya kecil ya nambah lagi. Dah gitu aja rumusnya. Simple.

Beda dulu beda sekarang. Kalau sekarang mau kulineran ya harus mikirin selera lima orang. Harus sinkron dan ini yang biasanya agak njlimet hehehe. Masalahnya selera anak-anak kan nggak seperti selera orang dewasa. Selain itu tempatnya juga harus bersih dan ramah anak, yah walaupun nggak ada tempat mainnya tapi amanlah makan disitu bareng bocah. Terus juga harus enak, walaupun enak ini tidak dicerminkan dari penampilan resto nya juga sih mesti trial n error.

Nah kalau teman-teman ada kesempatan berkunjung ke ibu kota kabupaten Kampar alias ke Bangkinang jangan lupa singgah di lima tempat yang sudah jadi langganan kami ini ya....

1. Zacky Dicky Cafe

Kafe ini terletak di depan SMAN 1 Bangkinang. Seringnya kesini buat sarapan. Soalnya menu sarapannya yang laziz juga ramah di kantong ditambah gorengan dengan saus yang tiada duanya. Menu favorit kami disini adalah ketupat gulai paku. Soalnya nggak semua penjual lontong itu sedia lontong jenis ini. Ada satu penjual lontong yang menjual lontong gulai paku namun pedasnya minta ampunnnn.

Selain lontong seperti standar kafe lainnya, kafe ini tentu saja juga menyediakan kopi. Namun saya belum berkesempatan mencicipi kopi disini, mungkin lain kali ya. Suasananya sangat nyaman, dan ada outdoor maupun indoor. Selain lontong saya juga suka kwetiau disini, enaknya nggak ada yang ngalahin.

2. Bubur Ayam Teh Lilis

Bubur ayam teh lilis ini merupakan warung pertama bubur ayam di Bangkinang yang bertahan hingga saat ini. Waktu awal berdiri kadang Teh Lilis menjual nasi kuning, tapi kemudian menu ini dihilangkan karena terlalu ribet membuat aneka toppingnya. Kemudian Teh Lilis menambah daftar menunya dengan nasi goreng.

Keunikan Bubur Ayam Teh Lilis ini adalah jika ke tempat lain kita disuguhi air putih saja, disini kita juga disuguhi teh tawar hangat. Tinggal tuang sendiri berapa banyak yang mau diminum, asyiknya lagi teh tawar ini free. Kemudian untuk kerupuk di bubur, kerupuk tidak ditaburkan di atas bubur namun dimasukkan dalam toples kecil. Bagi saya penggemar kerupuk rasanya bahagia banget dapat krupuk setoples wkwkwkwk.

3. Sate Ayam Kampung Kuok

Sate ini cukup terkenal. Awalnya saya merasa aneh dengan kuahnya yang berwarna kuning dan juga rasa rempahnya yang banyak. Namun lambat laun saya menyukainya bahkan ketagihan. Disini memang hanya menyediakan satu jenis menu ini saja. Namun kita bisa pesan satenya seperti sate telur, ati, leher dan sebagainya.

Sate ayam kampung ini juga enak dimakan dengan cabai merah yang memang sangat digemari oleh orang Bangkinang. Selain itu kuah satenya juga enak dimakan dengan kerupuk ubi cabai, rambak kulit dan kerupuk putih yang memang tersedia disini.

4. Bakso Putra Solo

Rasa bakso dimana-mana standar, ya gitu-gitu saja. Tapi tetap saja citarasanya berbeda. Mulai dari pentol baksonya, kuahnya bahkan sambelnya yang memengaruhi kenikmatan saat menikmati semangkok bakso.

Bakso Putra Solo ini memiliki pentol bakso yang lebih enak. Saya tidak tahu komposisinya namun banyak yang baksonya dicampur dengan ayam, sehingga pentol baksonya terdapat tulang-tulang ayam kecil-kecil yang cukup mengganggu buat saya. Selain itu tekstur baksonya juga jadi lebih lembek. Kedua kuahnya, ada beberapa tempat bakso yang kuahnya seperti sayur bening, hanya ditambah garam dan micin. Rasanya tuh kurang nendang. Kalau bakso disini kuahnya memang nampol sampai-sampai tak tersisa di mangkok. Yang terakhir adalah sambalnya yang lain daripada yang lain. 

Sambal di warung lain itu cabai rawit hijau yang digiling namun kadang cabainya mentah. Jadi agak mengurangi citarasa. Selain itu cabai rawit hijau disini biasanya kurang pedas jadi pakai lima sendokpun pedasnya ya segitu-gitu aja. Kalau disini mungkin menggunakan rawit setan yang berwarna merah bentuknya gemuk dan pedasnya luar biasa. Pakai satu sendok saja sudah pedasnya bikin mata berkaca-kaca.

5. KFC

Ini sih tempat makan favorit bocah. Pokoknya kalau jalan atau kalau lagi nggak ada ide mau kasih makan sama si bocah apa ya kesini. Memang sih lebih mahal tapi daripada beli di pinggir jalan yang kadang saya ragu sama minyak yang dipakainya.

Sering juga mojok sama si sulung disini kalau pasa bapaknya lagi gak ada. Dia adalah partner yang asyik diajak kongkow. Kalau sama bapaknya ya mojoknya di tempat bakso tadi, biar bisa hu ha bareng hihihi.