Rabu, 16 Mei 2018

Mari Berjuang Sukseskan Ramadhan

02.15 12 Comments
Credit
Ramadhan merupakan bulan istimewa yang selalu dinanti. Dulu waktu kecil saya menanti bulan ini karena suasana yang ditimbulkan cukup berbeda. Pertama adalah makan bersama di waktu buka dan sahur. Kemudian bulan ini begitu semarak karena masjid menjadi ramai terutama ketika sholat tarawih dan sholat subuh. 

Makin besar saya makin sadar, bukan hanya itu yang menjadikan Ramadhan istimewa. Tapi memang Allah yang menjadikannya istimewa, seperti yang tertuang dalam surat Al-Baqarah ayat 185. Ada dua keristimewaan yang dijelaskan dalam ayat tersebut yaitu bulan diturunkannya Al-Quran dan kewajiban berpuasa di bulan ini. Selain itu Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa ada pada bulan Ramadhan pintu-pintu surga di buka, pintu neraka ditutup dan setan dibelenggu. Makanya bulan Ramadhan ini memang istimewa banget.

Terus kalau ini Ramadhan terakhir untuk kita bagaimana?

Jujur jleb banget waktu ada tantangan menulis dengan tema "Jika ini Ramadhan Terakhirku" dari Blogger Muslimah Indonesia. Rasanya tuh persiapan Ramadhan tahun ini kurang maksimal. Dan tiba-tiba ingatan saya melayang ke tahun 2016.

Tahun itu adalah tahun tersedih bagi saya. Tahun itu adalah Ramadhan terakhir bagi Ibu bahkan beliau belum sampai pada Hari Raya Idul Fitri. Ibu berpulang di hari ke 16 Ramadhan. Sungguh suatu pukulan bagi kami karena beliau bahkan sehat saat sebelum tidur dan ketika dibangungkan sahur beliau sudah tidak ada.

Betapa maut itu tak pernah memberi tahu kapan ia akan singgah. Dan setiap orang akan mengalami Ramadhan terakhirnya tidak terkecuali. Merinding setiap kali mengingat hal itu. Apakah sudah cukup bekal saya untuk menghadap-Nya?

Waktu terus saja bergulir sedangkan kita masih terlena. Begitupun Ramadhan tahun ini. Ketika yang lain sudah sibuk mempersiapkan diri menyambur Ramadhan (dari segi ibadah), saya masih sibuk dengan dunia. Semua atas tameng pekerjaan, dan itu sukses membuat saya melakukan pembenaran. Ah betapa malunya.

Kemarin juga cukup menohok, ketika melihat sekeliling sudah mulai berbenah. Mulai mempersiapkan menyambut Ramadhan baik dari segi ibadah maupun dari segi yang lainnya. Saya? Saya masih terengah-engah menenangkan diri karena kecapekan selepas pelatihan ke luar kota.

Ah betul-betul ya.... Rasanya saya ingin menampar diri sendiri. Dan kemudian terbitlah tekat untuk membuat Ramadhan tahun ini harus bisa sukses. Bagaimana agar Ramadhan kali ini bisa sukses?

1. Niatkan diri untuk beribadah di bulan suci

Kita harus meniatkan diri bahwa bulan ini kita akan beribadah. Mulai dari puasa wajib yang harus dilaksanakan kecuali memang sedang berhalangan untuk melaksanakannya. Selain itu pekerjaan lain juga harus diniatkan ibadah kepada Allah SWT. Mudah-mudahan dengan niat yang baik pahala kita juga berlipat di bulan Ramadhan.

2. Perbanyak dzikir

Perbanyak dzikir di bulan Ramadhan akan membantu kita menggugurkan dosa-dosa kecil yang pernah kita lakukan. Yang perlu juga diingat di bulan ini pahala dilipatgandakan. Makan rugi besar ketika kita tidak menjalankan hal-hal sunnah yang pahalanya setara hal-hal wajib pada bulan Ramadhan.

3. Buat target 

Bulan Ramadhan adalah saatnya menempa diri. Maka buat target di bulan ini agar kita tidak lengah dalam menjalani bulan penuh berkah ini. Misalnya target untuk qatam Al-Quran selama bulan Ramadhan, target hafalan dan sebagainya. Memang sih tidak masalah kalau tidak membuat target tapi sungguh sayang jika target ini tidak dibuat karena bisa jadi kita menjadi lengah dan Ramadhan terlewat begitu saja.

Itulah 3 tips agar kita bisa mensukseskan Ramadhan tahun ini. Semoga bisa menjadi cambuk bagi diri sendiri dan bisa diambil manfaatnya bagi para pembaca.

 #PostinganTematik #PosTemSpesialRamadan #BloggerMuslimah

"Tulisan ini diikutkan dalam postingan tematik Blogger Muslimah Indonesia"


Jumat, 11 Mei 2018

Wisata Edukasi ke Polkam Training Center

03.53 2 Comments
Beberapa waktu lalu berkesempatan berkunjung ke POLKAM Training Center bersama bocah. Kebetulan acara dari TK, awalnya nggak mau ikutan tapi pas lihat pengumuman dari sekolah jadi tertarik karena ada materi pembuatan sabun disitu. Dan akhirnya ikutlah si mamak ini sama bocah.

Apa itu POLKAM?

Eh iya dari tadi ngomongin POLKAM tapi belum dijelasin POLKAM itu apa. POLKAM merupakan singkatan dari Politeknik Kampar salah satu perguruan tinggi di Kabupaten Kampar. Kampus ini memiliki empat jurusan antara lain Teknik Pengolahan Sawit, Teknik Informatika, Perawatan dan Perbaikan Mesin serta Admiistrasi Bisnis Internasional.

Lanjut ya.... Jadi sampailah kami di POLKAM Training Center menggunakan mobil jemputan dari POLKAM. Pertama-tama anak-anak dikenalkan dengan Ropipo kepanjangan dari robot pintar polkam. Robot ini cuma bisa berjalan di area yang berwarna hitam. Jadi kalau di area berwarna putih atau coklat robot tetap hidup tapi tidak bisa berjalan.

Kemudian edukasi dilanjutkan dengan menanam sawit. Menanam sawit yang baru berumur 3 bulan. Senangnya anak-anak bisa memegang tanah. Kata trainernya sawit ini akan mulai berbuah pada tahun ke tiga. Ketika anak-anak ditanya apakah mau kembali lagi setelah tiga tahun. Mereka semua menjawab mau hahahaha. Setelah itu mereka mencuci tangan dan masuk ke ruangan berikutnya.


Ruangan yang satu ini cukup menarik perhatian saya. Ada banyak tabung-tabung laboratorium, ada mikroskop, dan banyak lainnya. Pertama-tama anak-anak disuruh berbaris kemudian satu persatu secara bergiliran melihat ke dalam mikroskop. Para trainer memperkenalkan itulah kuman yang tidak nampak jika dilihat dengan mata. Si Sulung senang sekali dan asal ada kata kunci kuman dia akan mengenang momen dimana ia melihat kuman di mikroskop hehehe.


Setelah itu anak-anak diperkenalkan dengan tempat sampah otomatis. Tempat sampah ini akan terbuka secara otomatis ketika kita akan membuang sampah. Anak-anak jelas saja suka dan malah bermain di dekat tempat sampah tersebut. Setelah itu anak-anak juga dikenalkan dengan lampu yang bisa dihidupkan dan dimatikan dengan remote.

Bagi anak-anak itu sangatlah menarik. Bagi saya menjelajahi ruangan tersebut juga sangat menarik. Di dinding terdapat dua gambar tentang pengolahan sawit. Yang pertama pengolahan sawit zaman old dan satu lagi pengolahan sawit zaman now. Ada juga barang-barang lain seperti alat pemecah kelapa dan durian yang tidak sempat saya foto.

Kemudian setiap anak diberikan sebuah sabun dan plastik pembungkusnya. Mereka di ajari membungkus sabun itu dalam plastik. Hihihi lucu lihat anak-anak yang kebingungan tapi akhirnya bisa juga. Sayangnya cara membuat sabun memang benar-benar tidak dibahas disini (padahal pengen nyimak).

Di sesi terakhir anak-anak diperkenalkan dengan drone. Sangat heboh mereka mengejar drone yang diterbangkan rendah tinggi. Lihat saja videonya.

Dan seperti hari biasa setiap kegiatan di sekolah selalu ditutup dengan acara makan bersama dan berdoa. Maka kali inipun disesi terakhir juga makan-makan kemudian baris pulang.

Pas ditanya senang atau tidak rupanya si Sulung sangat senang luar biasa. Sayapun juga senang karena sedikit banyak telah menambah ilmu persawitan. Semoga ada wisata edukasi lain yang bisa kami kunjungi suatu saat nanti. Oya pulangnya kami membawa sabun warna warni hasil buatan dari Polkam Training Center lho....


Rabu, 14 Maret 2018

Tips Memilih Kado Untuk Pasangan

01.05 12 Comments
Sumber: gotomall

Suatu ketika seorang teman curhat pada saya. Dia ingin membelikan sesuatu untuk suaminya tapi bingung mau membelikan apa dan meminta pendapat saya.

Saya cuma nyengir, nggak tahu apa yang sebaiknya diberikan untuk suami teman saya itu. Takutnya nanti nggak suka, takutnya nanti nggak cocok, takutnya nanti malah mubazir. Kan sayang ya...

Tapi kemudian kami berdiskusi dan ternyata membeli hadiah untuk pasangan itu ada formulanya (baca: tips) supaya kekhawatiran itu tidak terjadi.

Apa formulanya?




1. Cari tahu kesukaannya.

Cari tahu barang apa yang dia sukai, misalnya dompet kulit, jaket kulit, boneka. Pasti tahu dong kesukaan pasangan kita.

Kalau nggak tahu gimana?

Ya cari tahu, selidiki. Misalnya nih pancing dengan pertanyaan sambil nunjukin gambar.

"Yah jaket kulitnya bagus ya..." Sambil nyodorin gambar jaket kulit boleh dari smartphone ataupun majalah.

Kalau jawaban pasangan excited berati dia suka. Kalau jawabannya biasa saja berarti dia tidak suka.

2. Cari tahu barang yang dibutuhkan.

Supaya hadiah kita nggak mubazir kita perlu cari tahu apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh pasangan kita. Misalnya nih beberapa hari lalu waktu jalan-jalan ke pantai sandal suami saya putus, nah boleh nih beli sandal sebagai hadiah.

Atau kalaupun dari pengamatan kita tidak mendapati apa yang diperlukan oleh pasangan coba pancing dengan obrolan. Dimulai dari sesuatu yang kita inginkan.

"Yah, Ibu kayaknya perlu beli rok deh, rok yang lama udah nggak bagus."

"Ya udah beli aja."

"Kalau Ayah ada sesuatu yang perlu dibeli nggak?"

Kalau jawabannya iya berarti pancingan kita berhasil. Kalau jawabannya nggak berarti harus pancing lagi. Sebutkan beberapa barang, random saja untuk membantunya mengingat sesuatu yang diperlukan.

Barang yang diperlukan ini peranannya cukup penting karena akan sering dipakai. Jadi walaupun dia suka tapi sudah punya banyak seperti dompet misalnya punya sampai 3 terus kita mau hadiahi dompet lagi rasanya itu mubazir.

3. Cari yang unik

Cari barang yang dia suka, yang diperlukan dan yang unik. Nggak pasaran gitu lho. Nggak asyik kan pas hadiah kita dipakai ternyata seluruh orang kota pakai itu juga hihihi.

Biasanya yang begini ini produk handmade. Ada sih beberapa barang yang bisa kita buat sendiri misalnya pouch, bros, atau aksesori lainnya. Namun seringnya kita tidak bisa atau tidak punya waktu membuatnya. Contohnya saja seperti sepatu atau jaket.


Sudah ada gambaran untuk membelikan kado untuk orang terkasih?

Yang no 3 agak susah deh rasanya nyari produk handmade. Kebanyakan yang dijual adalah barang pabrikan.

Eits kata siapa...

Sekarang produk handmade sudah bisa ditemukan dengan mudah di Qlapa.com lho. Ada banyak kategori produk disana seperti pria, wanita, anak, rumah dan dekorasi, gadget dan peralatan dan lain sebagainya.

Kenapa harus di Qlapa?

Sumber: Qlapa


1. Produk yang dijual di Qlapa itu unik dan ekslusif.

Karena yang dijual disini adalah produk handmade dan unik seperti tas, sepatu, dompet, kemeja dan lainnya. Ada produk dengan sentuhan etnik dan ada juga produk dengan rancangan modern.

2. Produk yang dijual asli Indonesia, jadi bukan produk impor.

Meskipun yang dijual di Qlapa adalah produk lokal namun kualitasnya tidak perlu diragukan. Karena Qlapa telah memfilter produk-produk yang akan dijualnya. Oya  karena yang dijual produk lokal jadi kita bisa membantu perekonomian bangsa ya teman-teman. Karena nilai tambah yang dihasilkan benar-benar kita nikmati sendiri tidak bocor ke luar negeri.

3. Transaksi mudah dan aman.

Jangan khawatir jika barang rusak atau tidak sampai maka uang kita akan dikembalikan 100% (syarat dan ketentuan berlaku. Jadi tidak ada penipuan disini ya...

4. Hemat waktu, tenaga dan uang ( ini tambahan dari saya)

Belanja produk handmade atau produk etnik itu biasanya harus ke tempatnya langsung ya. Muter-muter nyari barang yang pas belum lagi tawar menawar yang kadang menguras emosi. Nah dengan belanja di Qlapa kita cukup duduk manis pencet sana pencet sini sudah dapat deh barang yang diinginkan.

Panduan belanja juga sudah ada lho disini jadi nggak perlu bingung waktu buka pertama kali. Oya saya kasih bocoran barang-barang yang mejeng disitu ya.

Nih saya lagi nyari sandal untuk suami saya yang tempo hari putus. Tinggal pilih kategori pria - alas kaki - sandal. Nah muncul deh pilihan sandal disini.

Sumber: Qlapa


Wah harus semedi nih mau pilih yang mana. Unik dan lucu-lucu.

Kalau teman-teman sudah dapat ide mau kasih hadiah apa ke orang tersayang?

Minggu, 11 Maret 2018

Temukan Hewan Favoritmu di Ensiklopedia Junior Hewan Pemecah Rekor

19.17 8 Comments
Judul Buku: Ensiklopedia Junior Hewan Pemecah Rekor

Konsep dan Teks: Emilie Beaumont

Ilustrator: Marie-Christine Lemayeur, Bernand Alunni, Sandra Smith-Shopie Surber, MIA: Cinzia Antinori, dan Lucia Brunelli

Pengalih Bahasa: Airin Miranda

Penyunting: Gabriella Felicia

Re-Desain: Aditya Ramadita


Tahu nggak sih kalau ternyata setelah telur-telurnya menetas perlahan-lahan gurita akan mati? Begitupun ikan salmon setelah bertelur ikan-ikan salmon tidak dapat bertahan hidup. Mau tahu kenapa? Jawabannya ada di buku ini Ensiklopedia Junior Hewan Pemecah Rekor.

Tidak hanya membahas tentang gurita dan salmon saja. Dalam buku ini membahas hampir ratusan hewan yang ada di dunia yang dibagi ke dalam lima bab. Bab tesebut antara lain Hewan-hewan yang hidup di air, Mamalia, Reptil dan Kodok, Serangga dan Archnida, serta Burung.

Membuka tiap lembarannya tidak akan membosankan. Karena tiap halaman kita akan disuguhi banyak ilustrasi menarik dan full color. Tentu saja karena buku ini memang ditujukan untuk anak-anak, tapi orang tua juga tidak ada salahnya ikut membaca karena banyak pengetahuan di dalamnya.

Lalu apa hubungannya gurita dan ikan salmon dengan pemecah rekor?

Hehe, saya kasih bocoran sedikit ya...

Jadi menurut penulis, gurita mendapatkan julukan ibu yang paling perhatian. Kenapa? Karena gurita rela mengorbankan dirinya demi menjaga telurnya. Telur-telur itu dijaganya dengan lengan-lengannya agar tidak dimakan ikan disekelilingnya. Gurita juga membersihkan dan menyirami telur-telurnya secara teratur. Ketika menetas gurita sudah kehilangan hampir setengah dari bobotnya dan kelelahan. Kemudian dia akan tinggal di gua dan mati secara perlahana-lahan.

Kasihan ya....

Selama ini kita mengenal gurita sebagai monster, padahal dia adalah ibu yang paling Te O Pe. 

Sedangkan salmon adalah satu-satunya ikan yang hidup di air tawar dan air laut. Pada masa reproduksi salmon akan kembali ke sungai tempat kelahirannya. Perjalanannya jelas tidak mudah. Bayangkan mereka melawan arus, menerjang air terjun dan sebagainya. Hal ini membuat perjalanan ikan salmon sungguh melelahkan. 

Ketika sampai di sungai ikan salmon akan bereproduksi walau dalam keadaaan lelah. Biasanya mereka tidak akan bertahan hidup. Sementara itu anak salmon yang baru menetas akan memakan membran telur mereka. Setelah dua tahun mereka tinggal di sungai mereka akan bergerak ke lautan dan berkembang dewasa di sana. Setelah itu mereka akan kembali ke sungai untuk reproduksi.

Sungguh perjalanan yang luar biasa ya...

Itu baru dua spesies lho. Padahal seperti yang sudah disebutkan tadi, ada ratusan hewan di bahas dalam buku ini. Ada burung kukuk yang jahat, ada ular dan rubah yang jago akting, dan hewan kesayangan kita kerbau masuk dalam buku ini juga lho sebagai pemegang rekor tanduk-tanduk yang mengesankan.

Emak-emak kayak saya aja kecanduan baca buku ini apalagi anak-anak ya....


Selasa, 06 Maret 2018

Berakhir Pekan di Kasang Kulim Zoo

13.51 2 Comments
loket Kasang Kulim Zoo
Saking katroknya saya nggak tahu kalau di kabupaten yang saat ini saya tinggali terdapat sebuah kebun binatang. Mungkin memang cuma satu-satunya di Provinsi Riau. Seringnya kami malah pergi ke kebun binatang di provinsi sebelah yang jaraknya beratus-ratus kilometer.

Sebuah perjalanan yang melelahkan jika hanya mengunjungi satu objek saja. Tapi beberapa pekan sebelumnya kami juga ke provinsi sebelah demi memenuhi janji ke pantai pada si Sulung, ini saya ceritain nanti saja ya.

Kebetulan akhir pekan kemarin kami ada undangan walimah di kota Pekanbaru. Maka sekalian kami jadwalkan untuk ke Kebun Binatang Kasang Kulim yang berada di Kabupaten Kampar yang jaraknya masih cukup dekat dengan Kota Pekanbaru.

Sebenarnya kebun binatang ini cukup mudah diakses. Bagi yang tinggal di Kota Pekanbaru atau Kabupaten Kampar. Masuk dari Simpang Panam menuju Jalan Raya Kubang, ikuti terus jalan ini hingga menemukan gapura Kasang Kulim Zoo di sebelah kiri. Dari sini kita ikuti jalan beraspal dan sampailah ke tujuan.

mejeng dulu ya
Mungkin karena banyak isu negatif yang menerpa kebun binatang ini sehingga kebun binatang ini belum begitu ramai. Saya pernah dengan dari kawan kabarnya kandang-kandang di kebun binatang ini kurus-kurus. Kerangkeng kecil-kecil. Katanya Pemda gak mau bantu untuk makan hewan yang ada di kebun binatang ini. Makanya sekalian ngebuktiin bener nggak sih isu tersebut.

Kedatangan kami disambut hangat oleh tukang parkir yang merangkap sebagai penjaga gerbang dan juga merangkap sebagai guide. Parkir di KKZ (Kasang Kulim Zoo) sebesar Rp 5.000. Sedangkan tiket masuknya untuk dewasa Rp 25.000 dan anak-anak Rp 20.000. Kami membawa 3 anak namun yang dihitung hanya Si Sulung. Jadi kami kena Rp 70.000 untuk tiket masuk.

Saat memasuki kebun binatang, mas tukang parkir yang merangkap penjaga gerbang menyuruh kami untuk belok ke kanan terlebih dahulu meskipun seharusnya belok ke kanan searah jarum jam. Namun kami menurut saja. Disitu ada sepeda air, yang saya nggak tahu masih berfungsi atau enggak karena kami datang sudah sore dan suasana cukup sepi. 

gajahnya dimandiin, tapi ini pas
 Piknik Sekolah Si Sulung
Hewan pertama yang kami jumpai adalah merak hijau. Kemudian ada juga kolam pemandian. Masuk kolam ini diwajibkan bayar juga lho sebesar Rp 15.000 tapi karena sudah sore wahana ini sudah tutup (fiuh selamat uang di dompet hihihi).

Setelah itu kami melewati kandang buaya yang sangat bersemak. Konon kandang itu berisi buaya muara. Buaya ini terkenal keganasannya dan sering ada kabar bahwa spesies buaya ini memakan manusia. Mungkin itulah yang menyebabkan kandang buaya ini seperti tak terawat. Sebelah kandang buaya terdapat kandang singa. Singanya cuma satu singa betina saja. Ah kasihan melihatnya, gimana bisa dilestarikan kalau tidak ada pasangannya. Kalau kandang singanya cukup bersih sayangnya singanya malas-malasan.

Perjalanan kami lanjutkan. Terdapat kandang aneka primata mulai dari orang utan, siamang, monyet dll. Yang menarik ada tracking gajah disini. Ini yang menarik perhatian Si Sulung dan pengen naik. Berhubung antri saya ajak dia melihat kuda yang tidak dikandang yang merumput di dekat kandang beruang madu.

Beruang madunya cukup banyak. Ada empat kandang yang menampungnya. Saat kami datang mereka sedang kelaparan dan kehausan. Ada tukang pemberi makan yang sedang menyiapkan makanannya namun beruang-beruang tersebut sudah tak sabar. Ah tak sempat menyaksikan para beruang makan si sulung sudah meminta naik gajah.

Gajahnya ada dua dan tidak di dalam kandang. Dekat gajah dan para primata ada satu kandang harimau dahan. Harimau dahan ini juga sendirian lho. Ah kasihan. Lanjut ke gajah ya, biaya naik gajah ini Rp 20.000 untuk dewasa dan Rp 10.000 untuk anak-anak. Si Tengah ketakutan dan menangis tapi akhirnya dia berani duduk diatas pelana gajah.

Di kebun binatang ini juga ada area outbound namun tidak begitu besar. Koleksi ularnya juga cuma satu. Tapi unggas cukup banyak seperti burung elang, burung hantu, burung kasuari, bangau tongtong, burung kakaktua dll. Oya kuda nil.juga ada disini tapi sayangnya juga cuma satu. Kuda Nil ini merupakan hibah dari Taman Safari indonesia lho. Landak Jawa dan musang juga menjadi koleksi kebun binatang ini.

Terakhir kami menikmati area bermain anak-anak yang sebenarnya adalah titik awal kebun binatang ini. Ada ayunan, jungkat-jungkit yang tidak ada pegangannya, tangga pelangi, prosotan dll. Para bocah cukup betah di area ini. Oya di area ini ada air mancur yang di dalamnya berisi kura-kura. Jadi nggak rugi juga ya walaupun rute kami dibalik, kalau searah jarum jam mungkin para bocah nggak mau move on dari area bermain ini

kijang cukup banyak namun hanya dia yang
difoto heheh
Jadi gimana soal isu yang disebutkan tadi? Saya coba jawab dari hasil pengamatan saya ya. Untuk binatangnya sih saya rasa cukup terawat, tidak seperti yang dibilang kalau binatang disini kurus-kurus. Tapi mungkin juga karena sudah tua maka ukurannya besar. Kandang termasuk kecil ya, padahal masih ada space yang lebar harusnya bisa dibuatkan kandang yang lebih besar agar para hewan lebih leluasa.

Koleksi binatang disini termasuk lengkap, eh iya saya lupa ada kijang dan tapir juga yang belum disebut. Banyak jenisnya namun sedikit bahkan ada yang sendiri. Saya tak bisa membayangkan bagaimana jika hewan-hewan yang sendiri itu mati tanpa ada regenerasi? Wah berkurang dong ya koleksi kebun binatangnya.

Tentang kekurangan bahan pangan bagi para binatang bisa jadi ya. Mungkin karena pengunjung nya sedikit sehingga pendapatan kebun binatang kurang mencukupi. Ah saya jadi merasa bersalah tidak ikut melestarikan keberadaan KKZ ini.

Overall tempatnya nyaman dan bersih. Terakhir yang menjadi perhatian khusus dari si Sulung adalah lukisan yang ada di pintu keluar.

"Itu seperti jerapah tapi kok kulitnya zebra ya?".

Dan pas saya perhatikan ternyata benar. Entah mau melukis apa kok bentuknya jerapah tapi kulitnya zebra hahaha.

Penasaran? Makanya main ke Kasang Kulim Zoo ya...

Rabu, 14 Februari 2018

Lindungi Anak dari Pedofilia

22.21 21 Comments

Beberapa waktu lalu media heboh dengan kasus pelecehan (diduga pedofilia) yang menimpa anak Nafa Urbach. Berawal dari komentar di foto anak yang diunggahnya di IG, Nafa merasa komentar tersebut tidak pantas dan cenderung kepada pelaku pedofilia. Bahkan pelaku juga mengirimkan gambar tak pantas memalalui PM di IG. Dari situ akhirnya pelaku yang katanya juga ngefans sama Nafa malah masuk bui. Habis serem sih ya.

Masih ingat juga kasus pedofilia yang menimpa Jakarta Internasional School? Kasus ini mencuat ke media lantaran salah seorang anak didiknya menjadi korban kejahatan pedofil yang pelakunya adalah gurunya sendiri.

Miris.

Sekolah yang seharusnya menjadi salah satu tempat yang aman bagi anak-anak kita malah menjadi tempat kejadian perkara. Guru yang seharusnya menjadi pendidik malah menjadi pelaku.

Sebagai orang tua tentu kita menjadi khawatir dengan banyaknya kasus pedofilia di Indonesia ini. Dan sebagai tindak lanjut kita perlu melakukan tindakan preventif sebagai berikut.

1. Batasi upload foto anak di medsos

Ibu-ibu zaman now banyak yang senang memfoto anaknya kemudian mengunggahnya ke media sosial, baik itu lewat instagram, facebook dan media sosial lainnya. Hati-hati kini pedofil mengincar foto anak-anak melalui media sosial.

Masih ingat kasus Nafa Urbach kan? Itu juga berawal dari posting foto anak di media sosial. Untungnya si pelaku dengan 'bodohnya' berkomentar tak pantas disitu. Nggak kebayang bagaimana kalau pedofil tersebut menggunakan tipu muslihat untuk menjerat anak-anak kita. Jadi mulai sekarang kurangi upload foto anak di media sosial. Apalagi foto-foto mereka saat mandi atau berenang.

Memposting sesuatu di media sosial yang menunjukkan bahwa kita sedang bepergian tanpa anak-anak juga rawan lho. Orang yang mempunyai niat buruk akan memanfaatkan situasi ini untuk berbuat jahat.

2. Edukasi kepada anak
Beberapa waktu lalu sekitar akhir tahun 2016 saya mendapat kiriman lagu yang syairnya seperti ini:

Sentuhan boleh sentuhan boleh
Kepala Tangan Kaki
Karena sayang karena sayang
Karena sayang
Sentuhan tidak boleh sentuhan tidak boleh
Yang tertutup baju dalam
Hanya diriku hanya diriku
Yang boleh menyentuh.
Katakan tidak boleh
Lebih baik menghindar
Bilang ayah ibu
Tubuhmu berharga nak
Nggak boleh sembarangan disentuh
Kalau ada sesuatu atau seseorang yang membuatmu nggak nyaman
Bilang ya sama ayah atau ibu

Lagu tersebut banyak dijadikan bahan edukasi kepada anak bahwa orang lain tidak boleh menyentuhnya dengan sembarangan. Jika anak-anak tahu hal tersebut mungkin mereka bisa menolak ketika pelaku mulai menegang bagian yang seharusnya tidak boleh dipegang.

3. Senantiasa memantau Anak

Tahu kemana anak pergi bermain di luar rumah? Coba ayah dan ibu lihat kemana mereka pergi bermain. Amankah tempatnya? Dan jika perlu pantau terus agar orang yang hendak berbuat jahat mengurungkan niatnya karena kita tak lengah mengawasinya. Jangan sampai kita menyesal kemudian setelah anak menjadi korban.

Pantau juga gadgetnya. Berikan akses yang terbatas atau dalam pengawasan orang tua. Karena kejahatan sekarang banyak yang berawal dari gagdet dan media sosial.

Masih banyak tindakan preventif lain yang bisa dilakukan oleh orang tua tapi jangan sampai terlalu over protektif juga. Kita juga harus selalu waspada dengan hal-hal yang tidak wajar di sekeliling kita. Misalnya orang baru yang sangat baik ( duh bukannya suudzon, hanya waspada) jangan dulu kita percaya kalau belum mengenalnya dengan baik.

Tulisan ini diikutkan dalam postingan tematik Blogger Muslimah Indonesia.

#PostinganTematik
#BloggerMuslimah