Kamis, 17 Januari 2019

Udah Cobain Indomie Goreng Aceh? Yuk Intip Disini

15.22 0 Comments


Sejak pertama kali muncul iklan Indomie Goreng Aceh saya langsung penasaran sama rasanya. Namun rupanya mencari Indomie varian ini tidaklah mudah. Di daerah tempat tinggal saya Bangkinang saya tidak menemukannya di berbagai minimarket yang saya kunjungi. Untungnya beberapa waktu lalu ada tugas keluar kota, ke Pekanbaru.

Sebenarnya nggak niat membeli ini sih hanya mau beli buah-buahan untuk anak-anak. Eh pas baru masuk kok lihat penampakan Indomie Goreng Aceh. Wah lansung masuk keranjang deh. Sebenarnya sih banyak yang jual Mie Aceh disini, tapi belum nemu yang rasanya maknyus. Beberapa waktu lalu sempat beli dan malah dianggurin, sayang banget kan. Kebetulan juga sih anak-anak pada minta.

Nah berhubung saya berhasil menemukan mie ini saya langsung mengabarkan pada anak-anak. Namun tiba-tiba saya ingat Mie Aceh kan pedas anak-anak pasti nggak balakan doyan. Tapi Si Sulung yang sudah mulai doyan pedas memaksa dibuatkan. Ya sudahlah saya buatkan sesuai pesananya.

Nah pas dibongakar ada lima macam bumbu, yang pertama bumbu bubuk, bawang goreng, saus, kecap dan minyak sayur yang berwarna merah. Mungkin bumbu khasnya Mie Goreng Aceh. Sedangkan mi nya saya rasa biasanya saja, maksudnya tidak sebesar ukuran mi Aceh.

Nah ini dia penampakannya setelah dimasak. Mirip Samyang ya…. Rasanya juga mirip sih pedas-pedas gimana gitu, pedas enak maksudnya. Namun masih lebih pedasan Samyang ya. Nah berhubung level pedasnya Si Sulung belum sampai level ini akhirnya dia nggak doyan hehehe.

Ya wes lah biar dia tetap bisa makan Indomie Goreng Aceh akhirnya saya bikin lagi tapi kali ini saya hanya memasukkan bumbu bubuknya, kecap dan bawang goreng. Tara… jadilah Indomie Goreng Aceh yang nggak pedes. Kali ini Si Sulung masih complain juga katanya keasinan kemudian dia tambahkan saus. Emaknya cuma geleng-geleng melihat kelakuan Si Bocah.



Finally Si Sulung nggak menghabiskan mi nya, Si Tengah yang awalnya mau juga akhirnya nggak mau karena sudah ditambah saus pedas sama abangnya. Ya sudahlah rezeki emak sholeha ini namanya. Saya habiskan punya Si Sulung dan Indomie kloter pertama yang sudah dibuat. Rasanya memang nikmat, namun nampaknya belum cocok untuk para bocah. Ya iyalah ya anak kecil makan makanan rumahan saja bukan yang seperti ini wkwkwkwk.

Rabu, 16 Januari 2019

Liburan Tapi Tetap Kerja? Lakukan Lima Hal Ini Agar Tetap Asyik

10.22 0 Comments
Liburan memang selalu dinanti. Kapan lagi bisa jalan ramai-ramai dan menikmati suasana baru. Namun yang namanya pekerjaan tidak pernah ada habisnya. Apalagi pekerjaan online yang bisa dikerjakan dimana saja. Agar liburan tetap asyik meski ada pekerjaan saya melakukan lima hal ini.

1. Tidak Melakukan Perjalanan Malam
sumber gambar:pixabay

Yang namanya liburan itu nggak afdol kalau tempat yang dikunjungi dekat rumah. Inginnya ya yang lebih jauh walaupun kadang kalau dipikir-pikir objek wisatanya mirip sih hihihi. Dulu kami sering melakukan perjalanan di malam hari, namun perjalanan malam hari ternyata banyak ruginya.
Pertama tidak bisa menikmati pemandangan alam di sekitar, kedua badan lebih lelah karena tidur dalam posisi duduk, lebih-lebih suami yang nyopir malah nggak tidur dan ketiga saya nggak bisa nulis.

Gimana mau nulis ya, di mobil memang Si Bungsu yang baru 2 tahun sambil elus-elus Si Tengah yang masih 4 tahun. Yah jadinya nggak bisa megang smartphone maupun laptop.
Berdasarkan pengalaman ini sekarang dalam membuat perencanaan liburan kami berusaha menghindari perjalanan di malam hari. Meskipun menyebabkan perjalanan lebih lama namun tetap santai dan tidak terlalu capai. Sayapun bisa kerja plus nulis di malam hari hihihi.

2. Siapkan Paket Data

Kita tidak pernah tahu akan mendapatkan wifi  dimana, ya kalau ada, kalau enggak? Bisa mati gaya. Makanya usahakan selalu menyediakan paket data sebelum bepergian. Jadi ketika pekerjaan itu datang sewaktu-waktu kita akan selalu update.

Jika di rumah atau di kantor memang sudah ada wifi membeli paket data secukupnya saja. Tidak perlu membeli yang terlalu besar karena biasanya ada batas waktu pemakaian data. Daripada mubazir mending dibelikan yang lain

3. Alokasikan Jam Kerja
sumber gambar:pixabay

Ingat kita saat ini sedang liburan. Butuh fisik yang kuat sehingga memerlukan asupan gizi dan istirahat yang cukup. Jangan sampai gara-gara pekerjaan kita menyepelekan istirahat. Bisa tekor badan. Harusnya senang-senang malah jadi meriang.

Agar hal tersebut tak terjadi kita harus memiliki alokasi waktu kerja saat liburan. Misalnya jam 3-4 dini hari untuk kerja, jam 9 malam sudah mulai tidur bersama anak-anak. Sehingga waktu istirahat tetap terpenuhi meski sedang liburan sambil bekerja.

Usahakan dalam waktu satu jam pekerjaan kita sudah selesai atau minimal 50 persen. Jadi besoknya bisa selesai. Karena kalau tidak dijadwal dan ditargetkan biasanya kita akan menghabiskan malam untuk kerja dan tidak memikirkan kesehatan diri.

4. Konsumsi Suplemen
sumber gambar: pixabay

Bagi yang tidak biasa traveling, bisa saja kelelahan karena seharian digunakan untuk beraktivitas di luar ruangan. Ditambah bangun pagi-pagi untuk menyelesaikan pekerjaan. Tentu menambah berat beban tubuh kita.

Untuk itu kita perlu mengonsumsi suplemen untuk menambah daya tahan tubuh. Suplemen ini ada banyak dan dijual di apotek. Tinggal pilih saja mana yang cocok.

5. Jangan Lupa Bawa Laptop

Namanya juga kerja online, kemana-mana ya harus bawa gadget termasuk yang satu ini. Laptop wajib dibawa karena bekerja di laptop kadang lebih leluasa daripada bekerja melalui smartphone. Meskipun kadang laptop membuat barang bawaan lebih banyak, tapi tak mengapa kan daripada pekerjaan tidak dapat diselesaikan.

Nah itu dia lima tips liburan tetap asyik meski sambil bekerja semoga bermanfaat.


Selasa, 15 Januari 2019

Berkunjung Ke Siak, Kota Istana

13.57 2 Comments


Kabupaten Siak merupakan salah satu kabupaten yang ada provinsi Riau. Kabupaten ini merupakan pecahan dari Kabupaten Bengkalis. Di kabupaten ini memiliki banyak destinasi wisata. Kebetulan liburan akhir tahun kemarin kami menyempatkan berkunjung ke sini.

1. Istana Siak Sri Indrapura


Istana ini juga dikenal dengan Istana Asserayah Hasyimiah atau Istana Matahari Timur. Istana ini dibangun pada tahun 1889 dan selesai pada tahun 1893 pada masa kesultanan Sultan Syarif Hasyim. Istana ini memiliki taman yang luas dan terdiri dari dua lantai. 

Di taman-taman akan kita jumpai banyak badut-badut foto dengan tarif 10 ribu rupiah, namun saya kasih 5 ribu (kejam ya...). Selain itu juga terdapat beberapa meriam di taman ini. Saya kurang tahu berapa jumlahnya.Di sekitar istana ini juga terdapat kapal Kato yang dulunya digunakan oleh Raja Siak. Sedangkan istana terdiri dari dua lantai. Lantai pertama merupakan tempat pertemua, ruang kristal, dokumen-dokumen dan koleksi barang-barang. Ada gramphone komet yang kabarnya satu-satunya di dunia. Ada juga berbagai koleksi meriam, peralatan makan dan lain-lain.

Menuju lantai kedua terdapat dua buah tangga. Agar tertib satu tangga untuk naik dan tangga lannya untuk turun. Pengunjung yang naik juga dibatasi mengingat kondisi bangunan yang sudah tua. Di lantai atas terdiri dari kamar-kamar dan lebih banyak koleksi foto disini. Disini saya membayangkan menjadi seorang putri yang sedang berada di dalam istana hihihi.

Oiya untuk masuk ke area istana kita dikenakan tiket masuk. Pembelian tiket masuk ada di seberang istana. Tarif masuk 10 ribu untuk dewasa dan 5 ribu untuk anak-anak bagi wisatawan domestik, sedangkan tarif wisatawan mancanegara tarif masuk desawa 15 ribu dan anak-anak 10 ribu.

2. Komplek Makam Koto Tinggi dan Gudang Mesiu

Letak Komplek Makam Koto Tinggi dan Gudang Mesiu letaknya tidak jauh dari Istana Siak, tepatnya di depan parkiran mobil. Namun karena membawa anak-anak kami tidak masuk ke tempat ini, hanya melihat dari luar saja. Berdasarkan catatan sejarah yang saya baca, Makam Koto Tinggi merupakan makan Raja Siak ke-VI hingga ke XI serta kerabat dan keluarga raja. 

Sedangkan gudang mesiu dulunya merupakan tempat menyimpan persenjataan kerajaan Siak terutama mesiu. Masih ingat kan di Istana Siak banyak terdapat meriam? Membaca sejarahnya cukup menarik, apalagi ketika terjadi pergantian raja dari Sultan Syarif Hasyim ke Sultan Syarif Kasim II yang menurut Belanda merupakan ancaman. Karena Sultan Syarif Kasim II cukup terpelajar (menempuh pendidikan di Batavia) sehingga sang Sultan menentang Belanda.

3. Klenteng Hock Siu Kong


Klenteng ini berjarak sekitar 500 meter dari Istana Siak . Klenteng ini dibanguna pada tahun 1871 dan merupakan bangunan tertua di Siak yang juga digunakan sebagai tempat ibadah masyarakat Tionghoa di Siak. Bangunannya cukup unik berwarna merah. Di sisi kanannya terdapat berbagai lambang sio dan pembakaran dupa.Karena ini tempat ibadah jadi kami tidak berani masuk. Hanya berfoto ria di pelataran Klenteng saja. 

4. Taman Air Mancur Mahratu.

Jika dilihat sebenarnya taman ini berada di seberang istana Siak. Taman ini berada tepat di tepi Sungai Siak. Sangat cocok untuk bersantai. Daya tarik taman ini terletak pada air mancurnya. air mancur menari dengan lampu warna warni yang dapat dinikmati di malam hari. Kami menyempatkan diri kesini malamnya demi melihat air manur menarinya.

5. Makam Sultan Syari Kasim II

Sultan Syarif Kasim II merupakan Sultan ke XII kerajaan Siak dan merupakan raja terakhir.. Beliau wafat pada usia 74 tahun di Rumbai, Pekanbaru dan dimakamkan di Siak. Makam ini terletak di sebalah Masjid Raya Syahabuddin, dan tak jauh dari Taman Air Mancur Mahratu.

Bentuk makamnya sangat indah dengan arsitektur yang mirip dengan istana. Namun behubung membawa bayi kami hanya melihat dari luar dan tidak masuk.

6. Balairung Sri, Muesum Budaya dan Sejarah Kabupaten Siak

Jika kita berjalan lurus terus dari makan ini kita akan menemukan Museum. Museum ini dulunya merupakan balai rapat Kerajaan Siak. Masuk kesini juga dikenakan biaya 10 ribu per orang dewasa dan 5 ribu per orang untuk anak-anak. Sayangnya tidak ada ketentuan tarif maupun tiket yang diberikan kepada kami, tidak seperti waktu di Istana.

Balairung Sri ini juga terdiri dari dua lantai. Lantai pertama berisi maket Kerajaan Siak dan berbagai kebudayaan Siak seperti permainan tradisional dan alat menangkap ikan. Di lantai dua merupakan tempat rapat zaman dulu. Disini banyak terdapat hasil-hasil kesepakatan dalam bahasa Belanda dan Melayu.

Balairung ini memiliki pintu yang menghadap ke sungai dan menghadap ke jalan raya. Di museum ini juga diletakkan kereta Kerajaan Siak. Kirain nggak boleh naik namun ternyata boleh. Saya nggak tahu ini kereta asli atau replika.

7. Tangsi Belanda

Kami tidak berkunjung kesini sih, namun melihatnya di dalam museum. Karena biasanya bangunan peninggalan Belanda itu angker hihihi. apalagi bangunan ini berada di seberang sungai dan kami tidak menjangkau sampai sana.

Tangsi ini merupakan benteng peninggalan Belanda yang digunakan sebagai kantor residen, rumah tahanan, gudang peluru, serta barak pasukan Belanda. 

8. Masjid Sultan Syarif Hasyim

Masjid ini merupakan masjid besar dengan pelataran yang cukup besar juga dan banyak penjual disini serta sewa mainan seperti otoped, mobil remote, becak mini dan motor mini. Kami bersantai cukup lama disini.

Mesjidnya cukup nyaman karena banyak angin sepoi-sepoi yang melintas di setiap pintu yang ada. Sayangnya kamar mandi perempuan kurang terjaga kebersihannya. Baru masuk sudah tercium aroma yang kurang sedap. Semoga bisa ditingkatkan kebersihannya.


Perjalanan kali ini sangat luar biasa, karena ternyata banyak yang bisa didatangi di Siak. Sebenarnya masih ada tempat wisata yaitu Queen Waterpark namun waktu kami sudah tidak cukup untuk berkunjung ke sini. Semoga lain kali bisa berkunjung lagi.


Senin, 14 Januari 2019

Suka Jalan-jalan? Abadikan Pengalamanmu di Travelblog.id

23.15 0 Comments
Siapa yang suka jalan-jalan tunjuk tangan….

Pasti pada tunjuk tangan semua ya…. Setelah jalan-jalan apa yang dilakukan? Biasanya sih pada share foto di sosial media ya. Atau bahkan menceritakan pengalaman yang sudah dialami selama liburan di blog? Yuk cobain posting pengalaman jalan-jalanmu ke travelblog.id yuk.

Apa itu travelblog.id?
Website ini pada awalnya adalah blog pribadi yang bertema travelling. Namun karena pemiliknya ingin berkontribusi terhadap pariwisata Indonesia maka akhirnya blog ini dijadikan blog bersama agar bisa menjadi wadah bagi traveller juga wisatawan untuk berbagi pengalaman mereka.

Agar dapat menulis di blogtravel.id terlebih dahulu kita haus mendaftarkan diri dengan cara:
1. klik menu sign in pada website travelblog.id kemudian pilih daftar.

2. Isi data-data yang diperlukan kemudian klik daftar. Yang perlu diingat password yang dibuat minimal harus menggunakan satu huruf kapital.

3. Setelah mendaftar maka akan dikirimkan email konfirmasi yang memuat kode token yang harus dimasukkan.

4. Hore akun sudah jadi


Sebagai kontributor kita bisa membuat artikel dan video. Ada beberapa ketentuan yang haus dipatuhi ketika memposting artikel dan video. Untuk artikel tidak diperbolehkan topik dan judul yang sama diposting ulang, kecuali jika temanya sama dan diambil dari perspektif yang berbeda masih diperkenankan. Sedangkan video bebas ya asal tidak mengandung unsur pornografi dan SARA.

Nah dalam menu dashboard, ada empat menu utama yaitu profil, artikel, video, dan poin. Profil jelas berisi identitas kita. Di menu ini kita bisa upload foto diri, melengkapi profil dan mengganti password. Sedangkan untuk artikel dan video memiliki sub menu yang mirip, yaitu buat, draft, pending dan diterbitkan. Jadi artikel tidak harus langsung jadi ya karena dalam bentuk draftpun bisa disimpan disini. Sedangkan buat video, sebenarnya cukup memberikan link video kita dari youtube.

Terakhir menu poin. Poin diberikan kepada mereka yang postingannya berhasil tayang. Jadi sebagai bentuk apresiasi terhadap para kontributornya. Poin ini dapat ditukarkan dengan berbagai hadiah yang ada jika sudah mencukupi. Untuk setiap artikel yang tayang mendapatkan 50 poin sedangkan video 40 poin. Poin ini sendiri memiliki masa kadaluarsa selama satu tahu.


Lalu seperti apa tayangan blognya?

Ada tujuh menu yang ditampilkan disini. Pertama Logo travelblog.id yang mengarah ke beranda. Kedua menu jalan-jalan yang berisi kisah perjalanan ke berbagai lokasi wisata di Indonesia. Kedua kuliner, menu yang cocok bagi kamu yang doyan dan cinta makanan. Artikel yang ditampilkan disini dijamin bikin ngiler.

Ketiga adalah tips dan info seputar travelling. Ada banyak tips dan info yang pastinya bermanfaat bagi para traveler. Keempat seni dan budaya yang akan banyak menambah wawasan mengenai kekayaan seni dan budaya nusantara. Keempat merupakan panduan dan menu terakhir adalah menu sign in.

Travelblog.id ini memiliki beberapa kelebihan yang membuatnya unik, antara lain:
1. Merupakan satu-satunya blog bersama dengan niche travelling.
2. Tampilannya user friendly sehingga membuat pengunjung betah meng-explore konten di dalamnya.
3. Memberikan poin sebagai apresiasi kepada kontributor.
4. Memberikan hadiah yang unik bagi kontributor yang poinnya sudah cukup.
5. Tak hanya menampilkan artikel namun juga video, sehingga sasaran pengunjung lebih luas.

Dengan adanya situs travelblog.id ini akan memberikan banyak manfaat terutama di dunia pariwisata, antara lain:
1. Merupakan tempat berbagi informasi mengenai destinasi wisata di berbagai penjuru nusantara.
2. Tak hanya tempat wisata, situs ini juga memberikan rekomendasi tempat-tempat kuliner yang menarik.
3. Mengedukasi dan mengenalkan tentang seni dan budaya yang ada di seluruh nusantara.
4. Banyak memberikan tips dan info seputar travelling.
5. Kontennya terjaga karena ada proses review dan editing.


Menarik bukan? Baik untuk penulis maupun para pembaca semua mendapatkan banyak keuntungan dari blog ini.

Minggu, 13 Januari 2019

Kereta Zaman Dulu, Kereta Masa Kini, Kereta Masa Depan, Semua Ada Di Ensiklopedia Anak : Kereta Api

00.46 2 Comments

Judul Buku: Ensiklopedia Junior Kereta Api
Jumlah halaman: 125 halaman
Penerbit: Bhuana Ilmu Populer
Pengalih Bahasa: Tim Tulislah.com


Seri Ensiklopedia Junior itu ada banyak, dan saya sudah berniat mau mengoleksi satu per satu. Tapi tetap ya disesuaikan dengan budget. Setelah buku Ensiklopedia Junior Hewan Pemecah Rekor, akhirnya pilihan kedua jatuh ke Kereta Api. Kenapa saya memilih ini? Awalnya karena anak-anak suka kereta api. Dan mereka juga memiliki impian bisa naik kereta api hihihi. Padahal emaknya dulu tukang naik kereta api pas kereta api masih ganas-ganasnya (baca: banyak pengamen dan copet).


Buku ini cukup menarik. Diawali dari sejarah kereta api yang cukup panjang. Dengan model yang berubah-ubah. Rupanya konsep dari jalur kereta api terinspirasi dari jalanan di Romawi. Di Romawi karena banyak kereta hilir mudik menyebabkan jalan yang dilewati membentuk alur-alur yang mengarahkan roda kereta. Diawali dari rel ini cikal bakal kereta api dibuat.

Ada banyak lokomotif dibuat, pun bentuk kereta apinya. Awalnya kereta ini hanya mengangkut barang, namun seiring perkembangan zaman juga mengangkut manusia. Bahkan dulupun sudah dibedakan per kelas ya. Ada kelas 1 dimana gerbongnya ditutup dan memiliki jendela, ada kelas 2 yang hanya memiliki atap dan kelas 3 tidak beratap.


Di awal dijelaskan juga tentang penataan wilayah karena ada kereta, seperti membangun viaduk, terowongan dan jembatan. Dari sini saya baru tahu apa itu viaduk hihihi. Dalam buku ini juga sedikit dibahas mengenai pembuatan terowongan bawah tanah. Alatnya itu lho gede banget, nggak nyangka ternyata alat pengebor terowongan itu menakjubkan.


Kemudian dijelaskan juga tentang sistem pendolino, apa itu sistem pendolina? Bisa dibaca di halaman 57 ya… Juga dijelaskan bagaimana masinis mengendalikan kereta dengan melihat lampu sinyal dan panel sehingga kereta api bisa lewat tanpa bertabrakan satu sama lain.

Di akhir buku kita akan dibuat terbelalak dengan kereta api luar biasa dari berbagai belahan dunia. Ada orient express yang sangat mewah, ada kereta api dengan jalur tertinggi dengan ketinggian lebih dari 5000 meter di Tibet, ada kereta ap terpanjan yang memiliki 682 gerbong, kereta api di India yang penumpanya sampai luber, hingga rancangan kereta api masa depan ada yang memiliki kecepatan hingga 1220km/jam ada kereta kapsul, dan lain-lain.


Membaca buku ini seperti berpetualang menemukan kereta api kemudian menjadikannya kereta cepat yang mengangkut penumpang hingga menjelajahi belahan dunia untuk melihat keunikan masing-masing kereta pi. Ditambah berbagi pengetahuan per-keretaapian seperti membangun jalur kereta api, sistem pendolino, lampu sinyal dan panel dan lain sebagainya.


Menarik bukan?

Sabtu, 12 Januari 2019

Manajemen Hutang, Resolusi 2020 Bebas Hutang

23.46 0 Comments

Dua tahun silam saya mengikuti sebuah kelas bayar suka-suka yang diadakan oleh Indscript. Judulnya The Power of Celengan. Kelasnya langsung dipandu mentor kece The Indari Mastuti. Waktu itu saya masih kondisi cuti setelah melahirkan anak ketiga. Dan alhamdulillah materi langsung bisa dipraktekkan.

Dalam training tersebut dibahas bagaimana sebuah celengan bisa untuk memenuhi kebutuhan masa depan, melunasi hutang, memotivasi kita untuk bekerja lebih keras dan cerdas. Hah?! Bagaimana bisa sebuah celengan dapat melakukan banyak hal untuk perbaikan diri?

Jadi begini sodara-sodara, uang yang akan kita masukkan celengen itu sudah ada alokasinya untuk apa. Misalnya biaya anak sekolah, perkirakan berapa biaya pembangunan untuk masuk sekolah beberapa tahun ke depan, breakdown keperluan tersebut boleh dalam hari, minggu atau bulan. Misalnya anak saya yang mau masuk SD uang pembangunannya 4 juta. Maka dalam setahun saya harus menabung kurang lebih 350 ribu rupiah per bulan selama 12 bulan.

Keperluan kita kadang kan nggak cuma satu, misalnya yang satu lagi beli lemari seharga 3 juta dalam waktu 6 bulan ke depan. Maka saya harus menabung 500 ribu per bulan. Dan keduanya disimpan dalam celengan yang berbeda. Celengan tersebut harus ditulisi ya, celengan pertama biaya anak sekolah, celengan kedua beli lemari.

Contoh di atas saya buat per bulan karena saya adalah seorang karyawati yang gajiannya tiap bulan. Beda sama ibu-ibu yang punya bisnis gajiannya kan tiap hari, jadi nabungnya juga bisa di breakdown per hari.

Di akhir materi kami dapat bonus materi manajemen hutang. Bagaimana melunasi hutang-hutang yang sudah ada dengan baik. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.

1. Catat Semua Hutang

Catat semua hutang yang kita miliki dengan rinci. Mulai dari jumlah hutang, hutang kepada siap dan kapan ingin dilunasi. Nah waktu ini akan menentukan berapa jumlah tabungan per hari.

2. Tentukan Jumlah Tabungan Per Hari

Misalnya kita ada hutang 4 juta di tempat si A. Mau dilunasi dalam waktu 200 hari maka per hari harus menabung sebanyak 20 ribu rupiah.

3. Tulis di Celengan

Celengan yang digunakan bukan sekedar celengan. Agar lebih greget maka tulisi celengan sesuai dengan tujuan, yaitu melunasi hutang A, jumlah hutang yaitu 4 juta, dan jangka waktu pelunasan yaitu misalnya 13 Januari sampai 31 Juli.

4. Buka Celengan Pada Hari H
Setiap celengan sudah memiliki masanya, baik untuk keperluan hutang maupun yang lainnya. Maka buka celengan pada hari H, sesuai dengan yang sudah kita tuliskan.

Itulah langkah-langkah sederhana memanajemen hutang. Alhamdulillah walaupun berat di awal, namun meniatkan melunasi hutang saja rezeki sudah lumayan mengalir. Dan berdasakan hitungan kami Insya Allah bebas hutang tahun 2020. Semoga tercapai. Amiin.