Rabu, 08 Agustus 2018

Monitoring Targetmu Dengan Matrik Monioring

23.29 0 Comments


Sejauh mana dirimu melangkah dalam mewujudkan mimpi? Apakah hampir sampai? Baru separuh jalan? Atau baru mulai melangkah?

Jangan sampai kita tidak tahu dimana posisi kita. Soalnya kalau tidak tahu posisi kita, kita juga akan bingung langkah apalagi yang harus ditempuh untuk mewujudkan impian.

Misalnya nih saya punya impian untuk menjadi penulis. Seseorang dikatakan penulis jika ia pernah membuat buku. Nah maka saya punya target untuk membuat buku dalam jangka waktu sebulan misalnya. Rata-rata jumlah halaman untuk sebuah buku adalah 150 halaman, maka sayapun mentargetkan 150 halaman dalam sebulan.

Jika metrik pencapaian mencatat target dan realisasi harian, maka matrik monitoring ini mencatat dalam kurun waku sebulan dengan evaluasi per minggu. Sehingga ada evaluasi tahap I-IV. Berikut rancangan Matrik Monitoring bulanan.





Sedangkan di bawah ini adalah contoh pengisian monitoring target bulanan. Dalam dreamboard saya menulis mimpi saya untuk menjadi penulis. Untuk disebut menjadi penulis saya harus menerbitkan minimal 1 buku. Saya akan mencoba menulis sebuah buku yang tebalnya 150 halaman selama sebulan. Maka rata-rata sehari saya harus menulis minimal 5 halaman. Target harian ini tertuang dalam Metrik Pencapaian. Kemudian jadwal menulis tertuang dalam Daily Activity.

Rancangan Matrik Monitoring ini memang sangat sederhana, tapi paling tidak bisa membantu kita mewujudkan impian kita. Kira-kira pantas tidak ya mendampingi superboard yang kece ini? Yah sebagai pelengkap gitu, untuk rekapitulasi target kita dalam sebulan.


Oya mau ngomongin lagi kalau target menulis selama sebulan itu belum merupakan pencapaian mimpi saya. Kenapa? Bukankah buku harus diterbitkan? Iyes alias bener. Maka bulan berikutnya di Matrik Monitoring saya harus menuliskan mengirim draft buku ke penerbit. Dijangka waktu juga ya….walaupun memang menerbitkan buku butuh waktu tidak hanya sebulan atau dua bulan, bisa jadi setahun. Yang penting selama proses penerbitan berlangsung sudah bisa mulai nyicil bikin outline buku kedua hehehe.

Semoga mimpi menjadi penulis segera menjadi nyata. Selamat berkarya.

#IndscriptCreative
#IndscriptWriting
#EmakSuperBoard

Minggu, 05 Agustus 2018

Jangan Salah Pilih Scanner

07.46 4 Comments



“Hati-hati lho, ini harga scannernya 45 juta.” Seru saya tiap kali para pegawai menggunakan scanner di ruangan. Lebay memang sih, toh itu barang bukan kepunyaan saya. Tapi karena di bawah tanggung jawab saya jadinya ya harus cerewet ngingetin, takutnya tu barang mahal rusak.

Dan benar apa yang saya duga. Scanner mahal ini rusak gara-gara keteledoran pengguna. Maklumlah penahan kertasnya mudah sekali dibongkar pasang dan mungkin ada yang nyenggol dan pecahlah. Sedih dan marah rasanya saat itu soalnya kejadiannya pas saya lagi nggak di kantor dan si pelaku lempar batu sembunyi tangan. Padahal kebutuhan scanner saat ini sangat urgent.

Di bagian saya, setiap kali kegiatan lapangan selesai maka peta yang digunakan harus discan, jadi hampir tiap bulan saya scan kertas berpuluh-puluh lembar. Yang kedua surat menyurat di kantor saat ini juga menggunakan scan. Mau laporan pekerjaan, laporan absensi, semua setelah ditandatangi atasan langsung scan kirim ke jenjang lebih atas. Hal ini membuat saya lebih sering menggunakan scanner.

Belum lagi membantu bagian Tata Usaha mendigitasi file pegawai. Soalnya naik pangkat sekarang juga sudah otomatis. Jadi berkas kelengkapannya hanya perlu discan kemudian diupload di sistem kepegawaian maka tring tinggal nunggu Surat Keptusan keluar. Nah yang ini nih yang sering bikin riweuh. Kadang banyak tangan membuat barang elektronik cepat rusak.

Satu lagi kegunaan scanner untuk instansi saya ini yaitu scan dokumen terutama dokumen yang dikirim ke jenjang lebih atas. Soalnya kalau difotocopy selain banyak menghabiskan kertas juga menghabiskan tempat, plus nyarinya juga susah. Makanya lebih enak kalau discan.

Kadang merasa sayang sama scanner 45 juta tadi. Soalnya ternyata ada yang bisa menggantikan si scanner tersebut dengan harga yang lebih murah. Memang sih kalau untuk kantor pengadaan yang sudah dilakukan tidak bisa diapa-apain tapi ke depannya bisa dijadikan pengalaman jangan sampai salah memilih scanner.

Emangnya apa saja yang perlu dipertimbangkan dalam memilih scanner?


1. Jenis Dokumen

Sebelum membeli sebuah scanner kita harus tahu dulu jenis dokumen apa yang akan sering kita scan. Berapa ukuran maksimal kertasnya, apakah perlu fitur duplexing untuk dokumen yang discan bolak-balik, apakah perlu fitur automatic feed ketika banyak dokumen yang harus di scan.

Selain itu perlu diperhatikan juga tentang jenis kertas yang digunakan. Apakah kartu plastik, dokumen OMR, atau yang lainnya. Soalnya salah beli scanner hasilnya bisa fatal, sudah beli mahal-mahal tapi pemkaian tidak optimal.

2. Siapa Penggunanya

Mengetahui siapa pengguna scanner juga perlu dijadikan pertimbangan dalam memilih scanner. Misalnya semua pegawai bisa menggunakan, maka jangan pilih yang terlalu mahal, karena biasanya akan cepat rusak karena yang menggunakan dari beragam karakter. Namun jika penggunanya hanya orang-orang tertentu saja bisa membeli scanner yang kualitasnya lebih baik.

3. Konektifitas

Kerepotan scan dokumen adalah harus di scan di computer yang langsung terhubung ke scanner. Kalau saya yang paling sebel ketika saya perlu computer tersebut sementara yang lain juga buru-buru perlu dokumennya untuk segera discan. Harus ada yang mau mengalah salah satu. Untungnya fitur Wireless LAN sekarang sudah mulai tersedia pada scanner. Jadi tidak akan ada yang tersakiti #eaaaaa.

4. Media Penyimpanan

Nah ini perlu diperhatikan juga lho untuk saat ini. Kalau zaman dulu scan dokumen tersimpannya cuma di computer yang terhubung dengan scanner, sekarang sudah ada scanner yang bisa langsung upload hasil scan ke flashdisk atau ke cloud. Enak kan nggak perlu mindah-mindahin file kalau kayak gini.

5. Budget

Yang ini jelas penting banget dong ya, sudah pengen scanner A taunya duit kurang, malu-maluin aja…. Maunya ya yang bisa memenuhi semua kebutuhan kita dan harganya terjangkau.

Nah kalau saya nih sudah ada inceran untuk next scanner di kantor. Nggak perlu sampai empat puluhan juga cukup dengan harga scanner 10 jutaan saja sepertinya kebutuhan scan kantor sudah terpenuhi. Ini dia Scanner Brother ADS 2400N.

Kenapa sih kok pilih Scanner ini?


1. Dokumen yang discan kantor itu buanyak dan bolak-balik jadi perlu banget fitur automatic feed dan duplexnya. Scanner ini bisa menscan hingga 50 dokumen sekaligus lho. Membantu banget mempercepat pekerjaan di kantor

2. Biasanya pengguna scanner di kantor ya hampir semua pegawai, makanya saying kalau beli scanner yang harganya sampai 40 jutaan.

3. Scanner ini dilengkapi dengan fitur Wireless LAN juga. Akan memudahkan ketika ada teman yang ingin menscan dokumen namun disaat bersamaan computer induknya saya pakai.

4. Scanner ini bisa langsung menyimpan di flashdik karena sudah ada port USBnya. Biasanya sih selama ini scan kemudian ambil file di folder baru copy ke USB atau ke cloud baru diambil lagi untuk di taruh di tempat yang seharusnya. Kalau sudah langsung begini ya enak tidak bolak-balik copy file.

5. Harga scanner brother ADS 2400N ini saya rasa bisa dianggarkan. Siapa sih yang keberatan dengan produk yang harganya terjangkau dan fiturnya WOW.

Berarti kelima pertimbangan tadi sudah terceklis semua di Scanner Brother ADS 2400N ini. Mudah-mudaha tidak salah pilih lagi ya….




Jumat, 03 Agustus 2018

Membangun Konsistensi Dengan Metrik

10.54 0 Comments




Saya merasa tertampar waktu mengikuti grup Dunia Nulis #1. Saya suka ngaku hobi nulis tapi ternyata saya tidak konsisten dalam menulis. Lihat kan blog saya ini yang saya pakai untuk menuliskan uneg-uneg saya updatenya tidak terjadwal. Setahun paling banter cuma ada 27 tulisan.

What?! 27 tulisan setahun?????

Hahaha malu banget deh, malu ngaku kalau saya blogger. Asli malu banget. Suka juga menantang diri tapi nggak pernah bisa menaklukkan tantangan. Seringnya mandeg di tengah jalan. Hingga suatu hari ada tantang One Day One Challenge dari Indscript. Alhamdulillah tembus bisa menaklukkan challenge dan mulai konsisten menulis. Dan tahu nggak ini adalah hari terakhir dari challenge tersebut!

Lalu bagaimana membangun konsistensi tersebut?

Ya dengan Metrik/Matrik. Saya buat matrik biasa saja sih seperti ini di google drive, supaya bisa diedit kapan saja. Dari sini target harian menulis saya adalah posting di fb minimal dua kali, posting di fb dengan tema flash fiction di weekend dan seterusnya. Saya beri checklist ketika saya sudah selesai melaksanakannya. Jika belum ya kasih tanda silang jika harinya sudah lewat.


Dengan matrik seperti itu saya merasa sangat terbantu. Apa saja sih yang harus saya tulis hari ini? Atau sosial media mana yang belum saya sentuh hari ini? Dan dengan matrik tersebut rasanya jadwal menulis menjadi teratur meskipun yah ada beberapa yang belum bisa konsisten ya masih di silang terus hihihi jadi malu.

Ah ribet harus pake koneksi internet gitu, ogah ah yang ada habis paket ntar.

Hehehe, nggak usah bingung soalnya sekarang sudah ada yang namanya papan Metrik Pencapaian. Nggak harus pakai koneksi internet, pakai koneksi hati dan pikiran saja hihihi. Tinggal tulis target dan realisasinya setiap hari. Asyik kan? Dan papan ini nggak cuma bisa dipakai sekali lho tapi berkali-kali. Soalnya bisa dihapus, asal nulisnya nggak pakai spidol permanen ya….


Terus kalau ada teman yang mupeng sekalian aja suruh beli dan emak dapat fee dari penjualan board ini. Yuk simak infonya di channel ini ya https://t.me/ModalSukses300Ribu



Selamat membangun konsistensi, semoga sukses.


#indscriptwriting, #indscriptcreative, #emaksuperboard

Kamis, 02 Agustus 2018

3 Alat Ini Bisa Membantumu Mewujudkan Impian

09.47 0 Comments



Kayak alat Doraemon saja ya…. Hehehehe. Tapi ini alat beneran lho bukan alatnya Doraemon yang cuma ada di cerita. Punya alat inipun bukan jaminan bisa wujudkan mimpimu ya kalau tidak pernah kamu pakai.

Emang apaan sih 3 alat itu?

Ini dia 3 alat yang bisa membantumu mewujudkan impian

1. Dreamboard


Ini adalah dreamboard alias papan mimpi yang bisa kamu gunakan untuk menuliskan mimpi-mimpimu. Kenapa mimpi perlu ditulis?

Ada istilah tulislah mimpimu lalu saksikan apa yang terjadi.

Pertama menulis mimpi akan membantu dalam keseharian kita apa yang harus dilakukan untuk mewujudkannya. Kedua akan membuat kita lebih fokus dalam mewujudkannya. Selebihnya bisa dibaca di Kenapa Sih Harus BikinDreamboard?

2. Metrik Pencapaian


Ini adalah Metrik Pencapaian. Ketika kamu sudah punya mimpi dan mulai action untuk mewujudkannya gunakanlah Metrik ini. Metrik Pencapaian ini sangat membantu dalam mengevaluasi dan mengawal target kita.

Ketika kita sudah bisa mencapai target-target kecil yang telah ditetapkan, insyaAllah impian semakin dekat untuk diwujudkan. Tetap konsisten di jalurnya ya. Bagaimana cara kerja Metrik ini pernah dibahas pada postingan Pantau dan Evaluasi Target dengan Metrik Pencapaian.

3. Daily Activity


Mewujudkan impian harus disiplin sama waktu. Bener nggak?

Rasanya bener sih ya. Jangan ada lagi waktu kita yang terbuang sia-sia. Bukankah menyia-nyiakan waktu akan merugikan diri kita sendiri? Nah dengan daily activity ini kita bisa memanajemen waktu dengan baik. Susun jadwal dengan mudah dan ingat harus ditepati lho jadwalnya.

Dengan Daily Activity ini kita nggak akan mati gaya mau ngapain lagi atau nggak akan sempat nongkrong di depan TV lama-lama keburu waktu habis hihihi. Sulit? Ah enggak kok kalau dijalanin mah bakalan ketagihan.

Nah ketiga alat tersebut dinamai superboard ya manteman. Sekarang ada packaging barunya lho yang keren habis kayak gini.


Bener-bener membantu untuk emak-emak multitalenta kayak kita-kita gini. Harganya juga murce lho sepaket cuma 300 ribu rupiah saja. Terus kalau temen kamu mau kamu bisa juga bantu dia dapetin superboard ini dan pastinya kamu bakalan dapat fee. Nggak percaya? Coba deh cek dimari https://t.me/ModalSukses300Ribu

Semoga bermanfaat ya

#indscriptwriting, #indscriptcreative, #emaksuperboard



Rabu, 01 Agustus 2018

Kembali Merajut Mimpi

10.00 0 Comments



Pernah merasakan di titik terendah dalam kehidupan dan merasa tidak bisa bangkit lagi?

Saya pernah. 2016 adalah masa tersuram bagi saya. Semua impian hampir saya kubur karena merasa tak sanggup lagi bergerak. Saya mencoba berbisnis namun kemudian saya abaikan. Saya ini pegawai tapi saya merasa malas kembali bekerja. Lalu kemudian saya tersadar saya sedang putus asa dan itu dilarang oleh Allah SWT.

Kemudian saya mencoba bangkit lagi, kembali menuliskan mimpi-mimpi yang pernah dirajut. Kumpul bersama anak-anak, memulai bisnis baru, dan menjadi pegawai yang disiplin. Alhamdulillah satu per satu terwujud, hingga di tahun 2017 saya kembali mantap kembali menuliskan impian tertinggi saya.

Yah begitulah kehidupan, kadang di bawah kadang di atas. Ketika di bawah jangan putus asa untuk merangkak ke atas. Ketika di atas jangan lupa bersyukur dan janganlah berlaku sombong karena toh kehidupan ini hanya sementara.

Ketika merasa di titik terendah, coba ingat-ingat apa yang diimpikan dalam jangka waktu terdekat dan segera wujudkan. Hal ini akan menjadi pacuan semangat bagi kita. Masih ingat kan kalau impian itu perlu ditulis? Siapkan buku khusus untuk mencatat impianmu, atau gunakan dreamboard ini.


Afirmasi diri setiap hari bahwa impian itu akan diwujudkan. Dengan doa keajaiban akan terjadi, entah itu dipermudah urusannya, atau mendapat rezeki yang tidak terduga. Dengan mencacat kita juga akan tahu impian apa saja yang sudah dicapai dan apalagi impian yang ingin diraih.

Tak perlu malu pada mimpi sendiri, toh tidak membayar. Kalau ada yang menertawakan ya cuekin saja itu tandanya mereka tidak punya impian, atau bahkan takut pada impian. show must go on, mimpi-mimpi itu harus kita wujudkan. Jangan sampai karena ditertawakan impian kita jadi gagal. Jangan sampai dia jadi penghalang mimpimu ya… Dengan mewujudkan mimpi kita orang tersebut juga akan tersadar bahwa memiliki impian itu penting, tapi nggak cuma dikhayalin hihihi. Bantu dia dengan dreamboard juga ya….


Oya punya impian untuk punya bisnis sendiri? Mungkin informasi di channel ini bisa membantumu ya https://t.me/ModalSukses300Ribu.

#indscriptwriting
#indscriptcreative
#emaksuperboard

Selasa, 31 Juli 2018

Reward Untuk Bocah

10.34 0 Comments

Siapa sih yang tidak suka diberi reward? Jangankan anak-anak orang dewasa seperti kita juga suka kali ya. Dan lagi reward ini pastinya akan membuat kita termotivasi dan lebih bersemangat dalam melakukan pekerjaan. Begitupun untuk bocah, supaya dia termotivasi dan lebih bersemangat sekolah maka saya juga terapkan sistem reward ini untuknya. Belum tahu juga sih dampak buruk yang ditimbulkan tapi sejauh ini sekolah aman refreshing juga aman.

Mula-mula saya memberinya target. Berhubung dia belum bisa membaca dan ada hafalan yang harus diingat setiap hari maka saya membuat target kecil-kecilan. Yang pertama adalah membaca, jika dia bisa membaca beberapa kata sederhana dalam buku pelajarannya maka akan saya beri hadiah berupa uang tabungan. Sedangkan untuk hafalan jika selesai satu surah maka rewardnya adalah jalan-jalan di akhir pekan.

Alhamdulillah anak cukup termotivasi dan semangat dalam belajar. Yah meskipun di sekolah masih sering ngambeg. Mudah-mudahan seiring berjalannya waktu ngambegnya bisa hilang. Berproses itu memang tidak instan.

Nah untuk memantau target-targetnya saya harus mengevaluasinya setiap hari. Misalnya untuk hafalan saya targetkan satu haru satu surat, mungkin akan ditingkatkan seiring pertambahan umurnya. Jadi setiap minggu dia harus hafal lima ayat. Sejauh ini masih dalam koridor, dalam artian dia masih bisa menghafalkan lima ayat per minggu walaupun kadang masih ada yang lupa, namun jika diingatkan langsung nyambung. Dan dengan pengulangan setiap hari maka lama-lama juga akan lancar.

Kelihatannya ribet ya? Tapi jika menggunakan Metrik Pencapaian ini sangat mudah lho memantau hafalan anak. Yup tinggal tulis saja berapa target hafalan untuk anak dalam sebulan dan membreakdownnya per hari. Pantau terus setiap hari. Jangan sampai orang tua lengah dan anak menjadi tidak terkontrol perkembangan akademisnya. Kalau tidak terkontrolnya lebih maju daripada sekolah sih nggak papa. Takutnya kalau dia ketinggalan hafalan di kelas, kan kasihan.

Metrik pencapaian ini memiliki dua teman lain yaitu dreamboard dan daily activity. Mereka ini sepaket bernama superboard. Selain bisa digunakan sendiri, superboard ini juga bisa dipasarkan dengan modal tiga ratus ribu saja. Nggak percaya? Nih sini lihat deh penjelasannya di channel berikut https://t.me/ModalSukses300Ribu.


Semoga bermanfaat

#indscriptwriting, #indscriptcreative, #emaksuperboard